Kamis, 13 Mei 2010

SLEMAN (KRjogja.com) - Logistik Pemilukada Sleman berupa surat suara, alat coblos serta segel, sudah diterima KPU setempat dari rekanan di Surakarta, Senin (10/5) kemarin sore. Kini, pihaknya pun siap melakukan packing untuk tiap-tiap TPS serta mendistribusikannya sesuai kebutuhan.

Ketua KPU Sleman, Djajadi mengatakan, seluruh kertas suara yang diterimanya tersebut sudah terlipat dengan rapi. Pihaknya pun memastikan, tidak akan ada kerusakan yang berarti dalam logistik tersebut. Pasalnya, KPU Sleman sudah mengirimkan 2 petugas untuk memantau secara langsung proses penyortiran yang dilakukan oleh rekanan.

"Seperti pengalaman pemilukada 2005 lalu, hampir tidak ada masalah. Penyortiran surat suara memang kami serahkan sekaligus kepada pihak rekanan yang mencetak. Dua petugas dari kami juga melakukan pengawasan, sehingga ketika tiba disini sudah dipastikan tidak ada yang rusak," terang Djajadi saat ditemui KRjogja.com di ruang kerjanya, Selasa (11/5).

Oleh karena itu, KPU Sleman sendiri tidak direpotkan kembali dengan kegiatan pelipatan kertas suara. Alokasi dana yang dikeluarkannya pun jauh lebih hemat jika dibanding dengan sortir sendiri. "Supaya tidak repot dan irit. Toh, pengawasan juga tetap kami lakukan," tambah Djajadi.

Jumlah surat suara yang diterima oleh KPU Sleman ini sejumlah DPT ditambah 2,5 persennya, yakni total 779.039 surat suara. Surat suara tersebut terbagi dalam 780 blok, dimana tiap bloknya berisi seribu surat suara.

"Setelah ini kami akan melakukan packing untuk kebutuhan di masing-masing TPS mulai 15 Mei 2010 mendatang. Hal ini sembari menunggu template pencoblosan bagi difable yang akan datang besok (12/5). Pokoknya, H-1 sebelum pencoblosan semua logistik sudah sampai di masing-masing TPS," terang Djajadi.

Saat ini, ribuan surat suara serta logistik lainnya tersebut disimpan di Gedung Kesenian Kabupaten Sleman. Penjagaan terhadap surat suara juga dilakukan 24 jam non stop oleh petugas dari KPU Sleman dan dibantu personel dari Polres Sleman. (Dhi)


EmoticonEmoticon