Sabtu, 08 Mei 2010

Yogyakarta - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Budi Mulia Dua (BMD) merayakan kelulusan bersama mantan ketua yayasan Amien Rais. Amien merasa bangga sekolah yang didirikannya itu ada beberapa siswa yang lulus dengan meraih nilai tertinggi se-Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Saya bangga dengan capaian ini. SMP Budi Mulia Dua baru meluluskan empat angkatan ternyata sudah mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya," ungkap Amien saat merayakan kelulusan di komplek SMP BMD di Dusun Panjen, Desa Wedomartani, Ngemplak, Sleman, DIY, Jumat (7/5/2010) petang.

Acara syukuran yang dihadiri murid dan wali murid berlangsung sederhana. Beberapa makanan dan minuman kemasan disediakan sekolah. Bahkan istri Amien, Kusnariati yang datang bersama juga membawakan satu nampan penuh berisi berbagai kue/makanan kecil.

Amien kemudian memberikan berbagai motivasi kepada murid, wali murid dan guru agar tidak patah semangat dan terus berkarya. Hasil kerja keras selama ini telah terbukti dengan nilai kelulusan yang masuk kategori A di Kabupaten Sleman.

Dia pun kemudian nasehat dengan mengutip pepatah lama, 'siapa menanam akan mengetam'. Itu artinya siapa yang bekerja keras akan merasakan hasilnya. Sebaliknya siapa yang bekerja lembek, hasilnya juga kurang bagus.

"Kita sudah on the right track, Insya Allah SMA internasional yang ada di kompleks ini juga
mampu bersaing dengan SMA-SMA favorit lainnya," ungkap mantan Ketua MPR RI itu.

Sebagai mantan ketua yayasan BMD, dia mengharapkan sekolah yang dirintis selama hampir 11 tahun itu agar mampu memberikan kontribusi yang besar kepada bangsa Indonesia. "Kalau ada satu atau dua orang yang mengulang itu wajar," katanya.

Sementara itu Direktur Perguruan Budia Mulia Dua, Ny Siti Nurlisa menambahkan dari 51 siswa SMP yang mengikuti Ujian Nasional sebanyak 44 siswa dinyatakan lulus. Sebanyak 7 orang siswa tidak lulus dan harus mengikuti ujian ulangan.

"Tujuh siswa ini merupakan siswa special need atau ABK (Anak Berkebutuhan Khusus), sehingga sudah kita prediksikan sebelumnya," ungkap dia.

Menurut Lisa dari 44 siswa yang lulus atau sebesar 87 persen itu beberapa siswa mampu meraih nilai tertinggi di seluruh Kabupaten Sleman. Sebanyak 8 siswa meraih nilai antara 9-9,65 dan 16 siswa meraih nilai 8-9.

"Untuk mata pelajaran Bahasa Inggris 20 anak dengan nilai 9,80; matematika 9,75; IPA 9,50 dan Bahasa Indonesia 9,60. Ini membuktikan kita tidak kalah dengan sekolah lainnya," pungkas Lisa.

(bgs/nwk)


EmoticonEmoticon