Senin, 21 Juni 2010

YOGYA (KRjogja.com) - Jelajah wisata menelusuri jejak dakwah pendiri gerakan Islam Muhammadiyah Kiai Haji Ahmad Dahlan di Yogyakarta bertajuk "Tour de Muhammadiyah" akan memeriahkan Muktamar ke-46 atau Muktamar Satu Abad Muhammadiyah.

"Tour de Muhammadiyah baru pertama kali digelar dalam arena muktamar. Kegiatan itu diperuntukkan bagi para penggembira untuk lebih mengenalkan jejak dakwah Kiai Haji Ahmad Dahlan," kata Koordinator Seksi Syiar Muktamar Satu Abad Muhammadiyah, Iwan Setiawan, di Yogyakarta, Minggu (20/6).

Menurut dia, kegiatan yang akan diselenggarakan pada 4 Juli 2010 itu selain sebagai wisata alternatif bagi penggembira muktamar, juga sebagai upaya untuk mengenalkan kembali jejak dakwah pendiri Muhammadiyah.

"Dalam kegiatan itu para penggembira muktamar juga bisa melakukan studi banding untuk melihat suasana dan amal usaha Muhammadiyah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)," katanya.

Ia mengatakan, ada tiga jalur "tour de Muhammadiyah yang ditawarkan panitia, yakni jalur utara, timur, dan selatan. Rute jalur utara meliputi Kauman-Suronatan-Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Moyudan-PCM Nanggulan-kebun salak Turi-bazar Muktamar Muhammadiyah.

Rute jalur timur meliputi Kauman-Suronatan-PCM Kotagede-PRM Potorono-Ratu Boko-bazar Muktamar Aisyiyah. Rute jalur selatan dimulai dari Kauman-Suronatan-makam KH Ahmad Dahlan-Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Nitikan-PCM Imogiri-Sewulagur-Pasar Seni Gabusan-bazar Muktamar Muhammadiyah.

Menurut dia, masing-masing peserta harus memilih salah satu jalur yang disediakan, karena kegiatan hanya dilangsungkan satu hari mulai pukul 07.00-18.00 WIB. Para peserta tidak bisa memilih lebih dari satu jalur.

"Peserta yang yang telah mendaftar untuk mengikuti kegiatan itu hingga kini berjumlah 800 orang. Panitia menyediakan kursi sebanyak 1.500 buah, sehingga masih ada kesempatan bagi para penggembira baik perseorangan maupun kelompok yang ingin ikut untuk mendaftarkan diri,"tandasnya. (Ant/Tom)




EmoticonEmoticon