Sultan Terima Kunjungan Ahli Kanker Dari China - Jogja Info [dot] net

“Nderek Tumut Nguri-uri Kabudayan Jawi”


Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Tuesday, 5 April 2011

Sultan Terima Kunjungan Ahli Kanker Dari China

YOGYA (KRjogja.com) - Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menerima kunjungan ahli kanker dan gastronomi dari China di gedong Wilis Komplek Kepatihan, Senin (4/4). Dalam kesempatan tersebut Sultan mengharapkan, pengobatan kanker secara tradisional terutama dengan bahan herbal bisa memiliki prospek yang mengglobal.


"Harapannya mereka bisa menularkan ilmu bagaimana menangani kanker dengan teknologi dan ilmu yang baru. Termasuk bagaimana bisa membantu untuk research soal herbal. Siapa tahu obat tradisional bisa mengglobal," ujar Sultan.


Menurut Sultan, masyarakat saat ini diharapkan tidak hanya berorientasi pada gaya pengobatan barat saja. Karena justru banyak orang luar yang kini menghindari pengobatan modern dan beralih ke herbal. Konsolidasi potensi antar negara mengenai hal tersebut diharapkan bisa memberikan transfer ilmu.

Masyarakat maupun ahli kedokteran di Indonesia sendiri juga diharapkan bisa melakukan transfer ilmu dan teknologi dari negara lain. Jangan hanya orang asing yang tahu potensi temulawak atau jahe misalnya, sementara kita sendiri tidak tahu," kata Sultan.


Sementara itu, terkait kunjungan yang dilakukan tamu dari China, Prof. Xu Kecheng, Sultan menuturkan jika hal tersebut juga merupakan salah satu kesediaan beliau untuk mengkonsolidasikan ilmu kesehatan herbal agar bisa tumbuh dan berkembang di Indonesia.


"Dengan perkembangan tersebut diharapkan dokter-dokter kita bisa lebih terbuka dalam menyampaikan informasinya kepada calon pasien apakah mau disembuhkan dengan pengobatan modern atau memilih dengan herbal. Serta dokter bisa menjelaskan untung dan ruginya," tandas Sultan. (Ran)




Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction


Sultan Receives Visits Cancer Expert From China


YOGYA (KRjogja.com) - Governor of Yogyakarta, Sri Sultan HB X received a visit from cancer and gastronomic experts from China in gedong Willis Kepatihan Complex, Monday (4 / 4). On the occasion of Sultan expect, traditional cancer treatment, especially with herbal ingredients can have a global outlook.


"Hopefully they can pass the knowledge on how to handle cancer with new technologies and science. Includes how to get help for research about herbs. Who knows traditional medicine could be globalized," said Sultan.


According to Sultan, the community now expected not only oriented to the style of Western medicine alone. Since many of the outsiders who now avoid modern medicine and turned to herbs. Consolidation potential between countries regarding this matter is expected to provide knowledge transfer.


Society and medical experts in Indonesia itself is also expected to transfer knowledge and technology from other countries. Do not just strangers who know the potential of ginger or ginger for example, while we ourselves do not know, "said Sultan.


Meanwhile, related to visits by guests from China, Prof.. Xu Kecheng, Sultan said if it is also one of his willingness to consolidate health science herbal order to grow and flourish in Indonesia.


"With these developments we expect doctors to be more open in conveying information to prospective patients are willing to be cured with modern medicine or herbal selections. And the doctor can explain the advantages and disadvantages," said Sultan.

No comments:

Post a Comment

loading...
Disclaimer: Gambar dan video artikel pada website ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Post Bottom Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Form Lowongan Kerja (FREE)