Rabu, 04 Mei 2011

YOGYAKARTA--MICOM: Puluhan abdi dalem Kesultanan Yogyakarta, Selasa (3/5) berziarah ke makam Sri Sultan Hamengku Buwono I di Kasuwargan kompleks makam Raja-raja Mataram di Imogiri.


Ziarah yang dipimpin GKR Pembayun dan GBPH H Joyokusumo tersebut dalam rangka memperingati hari jadi ke-264 Negari Ngayogyakarta Hadiningrat. Peringatan ke-264 tahun atau 33 windu Hadeging Negari Dalem Ngayogyakarta Hadiningrat ini menurut salah satu pengageng Keraton Yogyakarta GBPH H Joyokusumo, sebelumnya sudah diselenggarakan tasyakur dan semanan Quran di Pagelaran Keraton Yogyakarta.

Mereka yang ikut masuk ke kompleks makam, harus mengenakan busana tradisional Mataraman. Bagi yang pria mengenakan baju pranakan, blangkon, jarik wiron engkol. Sedangkan yang perempuan mengenakan kain jarik dan kemben (kain penutup dada). Doa arwah pada kegiatan ziarah dipimpin oleh KH Habib Lutfi dari Pekalongan, Jawa Tengah.


Menurut GBPH H Joyokusumo, acara ini sengaja digelar sederhana sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas para abdi dalem serta para pangeran maupun penganggeng Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. "Peringatan Hadeging Negari Dalem Ngayogyakarta Hadiningrat, memang sengaja kami gelar sederhana," katanya. (AU/OL-04)





Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction


Yogyakarta Anniversary to-264: Abdi Dalem Pilgrimage To Sri Sultan Hamengku Buwono I


YOGYAKARTA - MICOM: Tens of courtiers Sultanate of Yogyakarta, on Tuesday (3 / 5) pilgrimage to the tomb of lane I in the tomb complex Kasuwargan Mataram Kings in Imogiri.


Pilgrimage led by GKR Pembayun and GBPH H Joyokusumo in order to commemorate the anniversary Negari Ngayogyakarta-264. Warning to-264 years or 33 tiger Hadeging Negari Dalem this Ngayogyakarta according to one pengageng GBPH H Joyokusumo Sultan Palace, previously held tasyakur and semanan Quran Exhibition Palace in Yogyakarta.


Those who go into the tomb complex, must wear traditional dress Mataraman. For a man wearing a shirt pranakan, blangkon, jarik wiron crank. While the women wear a cloth jarik and tank top (cloth covering the chest). Spirits in a pilgrimage of prayer led by KH Habib Lutfi from Pekalongan, Central Java.


According GBPH H Joyokusumo, the event was intentionally held simply as an effort to improve the quality of the servants and the princes and palace penganggeng Ngayogyakarta. "Warning Hadeging Negari Ngayogyakarta Dalem, we deliberately simple title," he said.


 


EmoticonEmoticon