Raja Swedia Resmikan Desa Pramuka di Bantul - Jogja Info [dot] net

“Nderek Tumut Nguri-uri Kabudayan Jawi”


Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Wednesday, 1 February 2012

Raja Swedia Resmikan Desa Pramuka di Bantul

Raja Swedia Carl XVI Gustaf adalah ketua pramuka dunia.

Bantul – Raja Swedia, Carl XVI Gustaf, mengukuhkan Desa Wukirsari sebagai desa pramuka. Desa Wukirsari terletak di Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia juga meresmikan pendapa Sanggar Among Budoyo Pramuka di Dusun Nogosari, desa tersebut.

Raja Swedia merupakan ketua pramuka dunia. Sebagai desa pramuka, di belakang pandapa Sanggar Among Budoyo Pramuka, Wukirsari, dibangun lokasi bumi perkemahan untuk menunjang kegiatan kepramukaan. Pandapa itu sendiri direncanakan menjadi pusat kegiatan untuk mendukung usaha rakyat yang mengandung kearifan lokal, misalnya kerajinan batik dan kerajinan kulit atau tatah sungging.

Dalam peresmian desa pramuka itu, Raja Swedia Carl XVI Gustaf didampingi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Duta Besar Swedia untuk RI Ewa Ulrika Polano,  Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam IX, Pangdam IV Diponegoro Mayjen Mulhim Asyrof, dan Kwartir Nasional Pramuka Azrul Anas.

Rombongan itu disambut oleh Bupati Bantul Sri Suryawidati beserta jajaran Pemkab Bantul di Dusun Nogosari, Desa Wukirsari. Kedatangan Raja Swedia juga disemarakkan oleh alunan tembang panembrama kinanti subakastowo yang merupakan musik ucapan selamat datang. Raja Swedia juga disuguhi sajian tari gambyong.

Raja Carl XVI Gustaf mengaku terkesan dengan Pandu Pramuka di Kabupaten Bantul yang telah membangun pusat pelatihan kepramukaan yang menurutnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat. “Proyek seperti ini yang dinamakan Messenger of Peace juga dilakukan kepanduan di berbagai negara, termasuk Arab Saudi,” kata dia di Bantul, DIY, Rabu 1 Februari 2012.

Gustaf menjelaskan, proyek Massenger of Peace bertujuan membantu masyarakat berkembang menjadi lebih baik. “Indonesia telah melaksanakan program tersebut dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bantul Sri Suryawidati menyatakan, di Indonesia terdapat 20 juta pandu, dan 35 ribu di antaranya berasal dari Bantul. “Pemerintah Bantul punya komitmen untuk mengembangkan pramuka dari SD hingga SMA,” kata dia.(np)

Sumber  Berita: Vivanews
Sumber Gambar : Pramuka.or.id

No comments:

Post a Comment

loading...
Disclaimer: Gambar dan video artikel pada website ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Post Bottom Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Form Lowongan Kerja (FREE)