Pengerukan "Underpass" Simpang Kentungan Mulai Dilakukan - Jogja Info [dot] net

“Nderek Tumut Nguri-uri Kabudayan Jawi”


Pasang Iklan Banner 790x90
Harga Rp. 100.000,-/Bulan

Breaking

Home Top Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Post Top Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Sunday, 20 January 2019

Pengerukan "Underpass" Simpang Kentungan Mulai Dilakukan

Sleman  (Antaranews Jogja) - Penggerukan proyek "underpass" atau terowongan di Jalan Lingkar Utara simpang empat Kentungan, Depok Kabupaten Sleman mulai dilakukan dimulai dari sisi bagian barat.

"Pengerjaan pengerukan sisi barat ini kami targetkan selesai dalam waktu tiga bulan ke depan," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Kretek2 dan "Underpas" Kentungan cs Wilayah DIY Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Muhammad Sidiq Hidayat di Sleman, Minggu.
     
Dengan dimulainya pengerukan ini arus lalu lintas jalur cepat dari arah timur ke barat dan sebaliknya ditutup dan kendaraan dialihkan lewat jalur lambat.

"Kami imbau agar kendaraan besar menghindari simpang empat Kentungan," katanya.
 
Ia menuangkan karena masih banyak kendaraan bermotor berbadan besar seperti truk dan bus luar kota yang masih melintas di jalur tersebut.
   
"Kami sebelumnya sudah memasang rambu peringatan di sejumlah titik. Lebih dari 16 titik di simpang yang menjadi jalur fital. Ukuran rambu juga besar dan terlihat," katanya.
 
KBO Lalu lintas Polres Sleman Iptu Riki Heriyanto mengatakan mulai Jumat (18/1) telah melakukan rekayasa arus lalu-lintas kendaraan bermotor yang menuju ke arah barat.
   
"Kendaraan yang dari timur kami alihkan ke jalur lambat," katanya.
   
Ia mengatakan, selain itu pihaknya juga melakukan rekayasa alur lampu pengatur lali-lintas dengan cara diubah alur perputarannya.
   
"Pertama dari timur dulu menuju ke barat, lalu sebaliknya dari barat ke timur. Diikuti dari salatan ke utara dan sebaliknya, agar lalu-lintas tetap bisa berjalan dengan baik," katanya.
   
Menurut dia, guna membantu kelancaran rekayasa lalu lintas, pihaknya juga menyiagakan anggota selama 24 jam.
   
"Namun tetap melihat kondisi di lapangan, Pos Kentungan ini hanya sampai pukul 22.00 WIB, kemudian nanti di bantu dari pos Jombor," katanya.

Sumber : AntaraNew Yogyakarta

No comments:

Post a Comment

loading...
Disclaimer: Gambar dan video artikel pada website ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Post Bottom Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Form Lowongan Kerja (FREE)