Konsumen dan Pengecer Menyerbu OP Bawang Putih di Beringharjo - Jogja Info [dot] net

“Nderek Tumut Nguri-uri Kabudayan Jawi”


Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Saturday, 27 April 2019

Konsumen dan Pengecer Menyerbu OP Bawang Putih di Beringharjo

Yogyakarta (ANTARA) - Puluhan konsumen dan pedagang eceran menyerbu operasi pasar bawang putih yang digelar di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Sabtu demi memperoleh harga bawang putih yang lebih murah.

“Selain konsumen langsung atau masyarakat umum dan pedagang eceran di Pasar Beringharjo, banyak juga pengecer dari luar Pasar Beringharjo yang datang ke operasi pasar ini,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono di Yogyakarta, Sabtu.

Operasi pasar tersebut merupakan hasil kerja sama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta dengan importir bawang putih dari pusat. Dalam kegiatan tersebut, disediakan delapan ton bawang putih yang bisa dibeli dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.

Pedagang kecil atau pengecer bisa membeli bawang putih jenis sinco dengan harga Rp20.000 per kg dan Rp32.000 per kg untuk jenis kating. Namun demikian, diberlakukan kuota untuk pembelian bawang putih khusus untuk pedagang kecil.

Pengecer maksimal membeli dua karung dengan berat tiap karung 18 kilogram untuk masing-masing komoditas, yaitu sinco dan kating.

Sedangkan harga untuk konsumen selama operasi pasar adalah Rp30.000 per kilogram untuk jenis sinco dan Rp37.000 per kilogram untuk jenis kating.

Harga jual saat operasi pasar tersebut jauh lebih murah dibanding harga jual bawang putih yang saat ini mencapai sekitar Rp58.000 hingga Rp60.000 per kilogram.

Meskipun demikian, Yunianto mengatakan, tidak ada kelangkaan komoditas bawang putih di pasar tradisional di Kota Yogyakarta. “Bila dibanding dengan kabupaten lain di DIY, harga bawang putih di Kota Yogyakarta bahkan tergolong paling murah. Bahkan kami antisipasi dengan operasi pasar,” katanya.

Ia berharap, bawang putih yang disediakan selama operasi pasar dapat terserap seluruhnya, sehingga tidak menutup kemungkinan akan diselenggarakan operasi pasar-operasi pasar tahap berikutnya jika dinilai masih dibutuhkan.

“Usai operasi pasar akan kami evaluasi karena tujuan kegiatan ini adalah mengendalikan harga bawang agar tetap wajar dan persediaan cukup,” katanya.

Sumber : AntaraNews Yogyakarta

No comments:

Post a Comment

loading...
Disclaimer: Gambar dan video artikel pada website ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Post Bottom Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Form Lowongan Kerja (FREE)