Belajar Nyetir Mobil, Pria di Gunungkidul Tabrak Pemotor dan Sepeda - Jogja Info [dot] net

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Senin, 13 April 2020

Belajar Nyetir Mobil, Pria di Gunungkidul Tabrak Pemotor dan Sepeda

Gunungkidul - Bermaksud latihan mengemudikan mobil, seorang pengemudi, Sukadi (55) warga Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, kehilangan kendali dan menabrak motor, sepeda dan pembatas. Akibatnya 2 orang mengalami luka-luka.

Kanit Laka Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Sony Yuniawan mengatakan kejadian yang terjadi kemarin, Minggu (12/4) sore itu bermula saat Sukadi latihan mengemudikan mobil di halaman parkir Pasar Hewan Siyono, Desa Logandeng, Kecamatan Playen. Mobil bernomor polisi B 1482 ZEP ini selanjutnya melaju tak terkendali.

"Dari informasi, begitu mobil langsung distater langsung melaju lurus, mungkin posisi persneling tidak nol (netral) saat itu dan kemungkinan yang bersangkutan (Sukadi) lupa mengerem," papar Sony saat dihubungi detikcom, Senin (13/4/2020).

Mobil melaju lurus dan menabrak motor jenis matic bernomor polisi AB 3009 PW, 3 unit sepeda kayuh yang terparkir di kompleks Pasar tersebut. Laju mobil pun baru terhenti setelah menabrak pembatas parkir.

"Dari kejadian itu ada 2 orang yang cedera yaitu penumpang mobil di samping sopir dan pengendara Vario. Kalau yang sepeda-sepeda itu hanya penyok, karena hanya kebetulan sepeda itu terparkir di lokasi kejadian," ujar Sony.

Adapun penumpang mobil yang mengalami cedera bernama Tri Suharmanto (39) warga Playen, Gunungkidul dan Dita Khaerunisa (15), warga Desa Piyaman, Wonosari. Sony menyebut, usai kejadian nahas itu keduanya telah mendapatkan pertolongan medis.

"Tidak ada korban jiwa, tapi yang (pengendara motor) Vario patah kaki, tapi masih dalam proses observasi. Kalau yang (penumpang) di mobil mengalami patah tangan kiri, tapi untuk sopirnya malah tidak apa-apa," ucapnya.

Lebih lanjut, saat ini kasus tersebut ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Gunungkidul. Bahkan, polisi telah mengamankan barang bukti terkait kejadian tersebut. "Sementara sudah ditangani dan BB (barang bukti) dibawa ke unit laka semua," katanya.

Berkaca dari kejadian tersebut, Sony mengimbau agar masyarakat yang hendak berlatih mengemudikan mobil benar-benar didampingi oleh orang yang berkompeten. Atau, setidaknya masyarakat berlatih di lembaga pelatihan khusus mengemudi mobil.

"Imbauannya, kalau latihan mengemudikan mobil ya mending ke ahlinya langsung, atau kalau tidak ke LPK, karena LPK kan dirancang untuk program latihan," ucapnya.

Sumber : detikNews Yogyakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Disclaimer: Gambar dan video artikel pada website ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Post Bottom Ad

loading...
loading...

Pages