Dewan Prihatin Audit BPK

Terhadap Laporan Keuangan Tahun 2007
RADAR JOGJA- GUNUNGKIDUL – Laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DIJ terhadap laporan penggunaan keuangan Pemkab Gunungkidul Tahun Anggaran 2007 menarik perhatian kalangan legislatif. Dewan menyatakan prihatin terhadap laporan tersebut.

“Kami merasa prihatin atas penilaian BPK,” kata juru bicara Fraksi Partai Golkar Nurasyid
Ada pertanyaan yang menggayut di benak Nurasyid, apakah selama ini pemkab tidak berhasil melakukan perbaikan atau ada faktor lain yang mengakibatkan pendapat BPK tetap sama?
BPK dalam laporan tersebut menilai laporan keuangan Pemkab Gunungkidul tahun anggaran 2007 tidak dapat diyakini kewajarannya.

03.38 | Posted in , , , | Read More »

Laptop Bukan Barang Mahal

Rp.2,5 Juta Dapat Barang OK
RADAR JOGJA-Computa Computer Jogja hendak membuktikan pada konsumen bahwa harga produk komputer, termasuk notebook (laptop) sangat terjangkau. Untuk itu, pusat penjualan komputer di Jalan Cik Di Tiro tersebut menggelar Super Bazar berbagai produk komputer, LCD dan printer 4- 9 Agustus.

Dalam Super Bazaar ini, setiap harinya disediakan sepuluh unit notebook berbagai merek yang dijual dengan harga cukup murah, mulai dari Rp 2,5 juta hingga Rp 3 jutaan. Ritel Marketing Departement Computa Jogjakarta Nanang Satrio menjelaskan, notebook yang dijual tidak ada garansinya dan kebanyakan adalah tipe lama. “Tetapi kita sudah melakukan test terhadap produk yang akan dijual,” papar Nanang, saat ditemui di sela-sela acara bazar.

03.37 | Posted in , , , | Read More »

6.500 PERDA DINILAI BERMASALAH ; Hambat Investasi, 968 Dibatalkan

YOGYA (KR) - Sebanyak 6.500 Peraturan Daerah (Perda) dari berbagai daerah di seluruh Indonesia dinilai bermasalah, karena bisa menghambat pertumbuhan ekonomi di daerah khususnya di bidang investasi atau penanaman modal. Untuk itu, Departemen Dalam Negeri (Depdagri) dan Departemen Keuangan (Depkeu) telah membatalkan 968 Perda di antaranya, karena terbukti menghambat perkembangan ekonomi daerah khususnya dalam hal investasi. Sedang Perda-perda lainnya masih dalam tahap evaluasi.

03.31 | Posted in , , , | Read More »

SOAL TANGGAL PEMATIAN SELOKAN ; Informasi yang Diterima Petani Berlainan

MOYUDAN (KR) - Para petani yang mengandalkan aliran air dari Selokan Mataram dan Selokan Van der Wijk belum memiliki kesamaan informasi mengenai tanggal dimulainya pematian kedua selokan itu. Namun pada umumnya menyambut positif waktu pematian yang hanya tiga hari, sebab tidak akan terlalu berpengaruh terhadap tanaman mereka.

Ditemui sedang mengairi sawahnya, Rabu (6/8), Jumingun (60), petani dari Dusun I Celungan Desa Sumberagung, Kecamatan Moyudan mengaku sudah mendengar jadwal pematian Selokan Mataram dan Selokan Van der Wijk. Jadwal tersebut menurutnya disampaikan sewaktu pertemuan kelompok tani, kemarin.

03.30 | Posted in , , , , | Read More »

StarOne Muter Jogja

RADAR JOGJA- Penyedia jasa layanan telekomunikasi berbasis CDMA, PT StarOne Mitra Telekomunikasi (SMT) selama bulan Juli cukup sibuk, karena mereka melakukan kegiatan roadshow atau disebut Star One Muter Jogja.

Branch Jogja Area Manager PT SMT, Pandapatan Pardede mengatakan, program itu dibuat dengan tujuan sosialisasi program baru yaitu StarOne Ngorbit Sepuasnya. Selain itu tentunya juga dengan maksud untuk menjaring pelanggan baru.

“Untuk memperkuat imej StarOne sebagai kartu CDMA termurah, serta wujud strategis dalam meningkatkan penjualan. Program ini merupakan kelanjutan dari Program StarOne Ngorbit Rp 25 Ribu Sebulan Sepuasnya yang sudah berakhir pada bulan Maret lalu,” ungkap Pandapotan, kemarin.

Sedangkan Marketing Communications PT SMT area Jogja Rendita Citriany menambahkan, dengan program itu, pelanggan bisa menikmati tarif irit dengan berbagai pilihan. Seperti ngorbit menitan, ngorbit jam-jaman, ngorbit harian dan mingguan, serta SMS seminggu sepuasnya dengan tarif Rp 1.500.

“Sosialisasi StarOne kali ini untuk kalangan menengah ke bawah. Kita melakukan interaksi dengan mereka dan memberikan hiburan bagi masyarakat,” tukas Rendita Citriany di dampingi Hakim, Handoko dan Wisnu selaku Indirect Sales.

Selain itu, masyarakat juga diperbolehkan untuk melakukan ujicoba gratis layanan StarOne, berupa nelpon dan internet selama acara berlangsung. Ada 16 tempat yang dikunjungi, seperti Pasar Karangmojo, Pasar Pleret, Pasar Semin, Pasar Bendungan, Pasar Temon, Pasar Ngagkruk, Pasar Imogiri, Pasar Srandakan, Pasar Sleman, Pasar Godean, Pasar Pakem, Lembah UGM, Pasar Sambilegi, Pasar Kranggan, Pasar Klitikan dan Bursa Mobil TVRI.

Rendita melanjutkan, program tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin mendapat layanan prabayar maupun pascabayar. (hes)

09.51 | Posted in , , , | Read More »

Speedy Tawarkan Paket Merdeka

YOGYA (KR) - Speedy menawarkan Paket Merdeka yang berlaku hingga Agustus 2008. Paket ini dipasarkan dalam pameran yang digelar Mavindo bertajuk 'Jogja Motor Show 2008', 28 Juli-2 Agustus 2008 di Atrium Malioboro Mall Yogya.
Menurut Taryoko, Manajer Data Internet Kandatel Yogya, paket ini memberikan fasilitas bebas biaya aktivasi, modem, plus diskon 50% untuk bulanannya. Program ini dikedepankan Speedy dalam menyemarakkan HUT RI.
Selama pameran, ternyata banyak transaksi berasal dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk siswa sekolah dan pelaku usaha khususnya UKM. Mereka mengaku mendapatkan masukan dari berbagai pihak tentang keuntungan berlangganan Speedy dan ingin membuktikannya sendiri.

09.38 | Posted in , , , | Read More »

Sekolah Jangan 'Ngurusi' Seragam

YOGYA (KR) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Drs Syamsury MM menegaskan sampai dengan dua minggu pelaksanaan tahun ajaran baru belum ada komplain terkait seragam sekolah. Namun demikian ia sudah wanti-wanti pada sekolah untuk tidak mengurusi masalah seragam.
"Saya sudah tegaskan pada sekolah jangan ikut ngurusi pembelian seragam. Kalau ada orang tua tetap memaksa silakan diarahkan koperasi. Kepala sekolah dan guru jangan ngurusi seragam," tandasnya.
Dikatakan, jauh sebelum pengumuman penerimaan peserta didik baru pihaknya sudah mensosialisasikan terkait pembelian seragam. Orang tua diminta untuk membeli seragam sendiri tanpa melalui sekolah. Jika keberatan, bisa diupayakan oleh koperasi.

09.37 | Posted in , , , | Read More »

Blog Archive

Labels