RUU Keistimewaan DIY Terancam Molor

Liputan6.com, Yogyakarta: Penyelesaian Rancangan Undang-undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta terancam molor dari target waktu yang ditetapkan, karena masih ada tarik ulur di DPR. "Yakni mekanisme pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY," kata Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY Esti Wijayati, di Yogyakarta, Ahad (27/2).

Menurut dia, penyelesaian RUU Keistimewaan DIY diperkirakan molor dari jadwal yang telah ditetapkan Oktober 2011, karena Dewan masih mencari masukan dari berbagai pihak. "Kami pesimistis tenggat waktu penyelesaian pembahasan RUUK DIY pada Oktober 2011 akan dapat dicapai, karena hingga kini DPR masih minta masukan dari berbagai pihak, meskipun hal yang sama sudah dilakukan bertahun-tahun yang lalu," katanya.

16.07 | Posted in , , , , | Read More »

32 Cara Penanganan Perubahan Iklim Dunia

Setiap negara diharuskan promosi pertukaran pengetahuan dan pengalaman tentang mitigasi.


VIVAnews - International Youth Conference (IYC) yang berlangsung di Yogyakarta 20-25 Februari 2010 telah menghasilkan 32 resolusi penting untuk penanganan perubahan iklim dan lingkungan. Resolusi ini ditujukan kepada setiap negara di seluruh dunia.


IYC ini diikuti oleh 144 pemuda dari 37 negara. Mereka menuangkan 32 resolusi itu dalam 'Yogyakarta Youth Declaration'.


Beberapa butir rekomendasi yang dibacakan oleh empat orang peserta konferensi, Gina Karina (Indonesia), Ginesta Confait (Seychelles), Avril Mihembre (Zimbabwe), dan Mikko Nivala (Finlandia) diantaranya adalah mendesak tiap negara mengembangkan sumber energi berkelanjutan dan mempromosikan penggunaan energi terbarukan seperti energi surya, panas bumi, energi angin, dan sebagainya.


16.13 | Posted in , , , | Read More »

Kota Yogya Diguyur Hujan Es

YOGYAKARTA(SINDO) – Beberapa daerah di Kota Yogyakarta diguyur hujan es selama 10-15 menit,kemarin. Di sekitar Dipowinatan,Kecamatan Mergangsan,hujan es terjadi sekitar pukul 14.15 WIB (Jum'at, 25/2).


Sedangkan di sekitar Tamansari,Patehan, Kecamatan Keraton hujan es mulai mengguyur pukul 16.30 WIB.Suhu udara di daerah tersebut terasa sangat dingin. Danik, warga Dipowinatan RT 07/02 Mergangsan mengatakan, awalnya turun hujan kemudian disusul hujan es yang berlangsung sekitar 10-15 menit. “Saat hujan turun,warga biasabiasanya. Namun 15 menit kemudian, atap-atap rumah terdengar seperti dilempari kerikil dengan suara yang keras.


Ternyata suara keras itu adalah akibat hujan es. Butiran hujan es sebesar kuku jari kelingking atau kerikil kecil,” katanya, kemarin. Antonius Sasongko, 31,Warga Tamansari RT 36,RW 09 Kelurahan Patehan, Tamansari, Kecamatan Kraton menambahkan, saat hujan es terjadi juga disertai angin kencang. Dia bersama warga lainnya mengaku kaget dengan bunyi keras di atap-atap rumah mereka.

16.22 | Posted in , , , , | Read More »

Sleman Kekurangan Pegawai Kecamatan

Harian Jogja | SLEMAN: Kabupaten Sleman kekurangan pegawai Kecamatan. Dari 17 kecamatan yang ada, pegawainya kurang dari jumlah ideal, yakni 35 sampai 40 pegawai per kecamatan.

"Sekarang rata rata ada 25-30 pegawai setiap kecamatan, masih kurang ideal. Khusus Depok idealnya 50 pegawai," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sleman, Iswoyo Hadiwarno kepada Harian Jogja dikantornya, Jumat (25/2).

Menurut Iswoyo, kekurangan pegawai dikarenakan rasio antara kuota penerimaan PNS dan kebutuhan pegawai yang kurang seimbang. Belum lagi jumlah pegawai pensiun setiap tahun cukup banyak.

08.01 | Posted in , , , , , | Read More »

Lahar Dingin Masih Mengancam Hingga 4 Tahun Mendatang

YOGYA (KRjogja.com) - Material lahar dingin Merapi yang mengalir dan mengarah sungai di wilayah Magelang diperkirakan masih akan mengancam paling cepat dalam periode 4 tahun kedepan. Bahkan, muntahan lahar yang terjadi saat ini diperkirakan belum mencapai sepertiga bagian dari material yang keluar.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM, Surono, mengungkapkan, aliran lahar dingin yang merusakkan sebagian jembatan dan jalan di Magelang tersebut sudah dipastikan tidak akan selesai tahun ini. Terlebih jika hujan turun dengan intensitas yang cukup tinggi.

21.49 | Posted in , , , , | Read More »

Seorang Bocah Dua Tahun Nyaris Diculik

Liputan6.com, Sleman: Aninda, bocah berumur dua tahun nyaris menjadi korban penculikan di Gang Pinus Janti, Desa Catur Tunggal, Kecamatan Depok, Sleman, Yogyakarta, Selasa (22/2).


Korban yang sehari-hari tinggal bersama nenek dan kakeknya itu tiba-tiba menghilang saat bermain di luar rumah. Sang kakek pun langsung mencari hingga mendekati Bandara Adi Sucipto. Aninda berhasil ditemukan sedang digandeng seorang perempuan muda yang diketahui bernama Irianti.

16.25 | Posted in , , , | Read More »

Ultah Pertama Bancakan 2.0 di Yogyakarta

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Komunitas startup dan para pengembang web dan aplikasi di Kota Yogyakarta, Bancakan 2.0, telah memasuki usia satu tahun. Sejumlah acara pun digelar untuk memperingatinya.

Bancakan 2.0 merupakan sebuah komunitas untuk mengumpulkan para developer, startup enthusiasts, dan orang-orang yang tertarik dengan dunia teknologi informasi di Yogyakarta. Acara ini rutin diselenggarakan setiap bulan dengan mengundang praktisi-praktisi yang telah berpengalaman di bidang teknologi informasi. Bancakan 2.0 diprakarsai oleh beberapa praktisi teknologi informasi di Yogyakarta pada bulan Februari 2010.

15.12 | Posted in , , | Read More »

Presiden PKS Borong Batik & Bakpia di Pasar Beringharjo

Yogyakarta - Waktu menjelang Mukernas DPP PKS di Yogyakarta dimanfaatkan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq untuk berkeliling Kota Gudeg. Di Pasar Beringharjo, Luthfi mampir memborong tas batik dan bakpia.

Luthfi dan istrinya datang di Pasar Beringharjo, Jl Malioboro, Yogyakarta, Senin (21/2/2011) pukul 13.30 WIB. Dia didampingi Ketua DPW PKS DIY Sukamta dan Sekum DPW PKS DIY Zuhrif Hudaya, sekaligus jago PKS untuk calon Walikota Yogyakarta dalam Pemilukada 2011.

Luthfi tampak memakai kaus putih bertuliskan 'PKS bekerja untuk Indonesia' di bagian dada. Dia langsung menuju los penjual batik dan tampak asyik memilih-milih kemeja batik. Namun kemudian yang dibeli dia adalah lima tas batik.

17.57 | Posted in , , , , | Read More »

Protes Sampah, Warga Yogya Kirim Tumpeng Sampah ke Balaikota

Yogyakarta - Puluhan warga Yogyakarta kecewa dengan buruknya penanganan sampah oleh pemerintah setempat. Mereka pun mengirim tumpeng sampah setinggi 2 meter ke Balaikota Yogyakarta sebagai bentuk protes.

Aksi bertajuk 'Gerebek Sampah' ini dilakukan massa dari Masyarakat Korban Sampah (Markosam) Yogyakarta. Mereka mendesak pemerintah kabupaten/kota dan provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk serius menangani masalah sampah yang semakin hari bertambah banyak.

Pantauan detikcom, aksi pada Senin (21/2/2011) dimulai dari Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara Yogyakarta. Sebelumnya memulai aksi, massa melakukan acara tabur bunga di pusara makam Jenderal Sudirman. Massa kemudian melanjutkan aksi longmarch menuju ke Balaikota Yogyakarta di Timoho yang berjarak sekitar 1,5 km dengan dikawal aparat kepolisian.

21.32 | Posted in , , , , | Read More »

75% IPAL Komunal diYogya Tak Optimal

YOGYAKARTA (SINDO) – Sebanyak 75% Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal di Kota Yogyakarta belum berfungsi optimal.

Dari 43 buah IPAL komunal yang ada, saat ini baru sekitar sembilan IPAL atau sekitar 25% yang dapat berfungsi optimal mengolah limbah masyarakat Kota Yogyakarta. Perencanaan yang tidak matang saat pembangunan IPAL komunal ditengarai sebagai penyebabnya. Ketua Komisi C DPRD Kota Yogyakarta Zuhrif Hudaya mengatakan, hingga 2009 baru ada enam IPAL komunal yang benar-benar dimanfaatkan optimal oleh masyarakat Kota Yogyakarta. Selama 2010 sudah ada tiga IPAL komunal lagi yang dioptimalkan.

“Tidak optimalnya pemanfaatan IPAL komunal lebih dikarenakan pada saat pembangunan dilakukan perencanaannya tidak dilakukan secara matang. Karena itulah saluran sambungan ke rumah-rumah tangga tidak ada,” paparnya.

05.00 | Posted in , , | Read More »

Serangan DBD di Sleman Meluas

SLEMAN (KRjogja.com) - Serangan penyakit demam berdarah dengue di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 2010 bergeser dari sebelumnya di wilayah barat, yakni Kecamatan Gamping, ke wilayah timur di Kecamatan Kalasan.


"Serangan demam berdarah dengue (DBD) pada 2010 menunjukkan pergerseran dari ujung barat ke ujung timur Sleman, sebelumnya kasus tertinggi DBD di daerah ini terjadi di Kecamatan Gamping, namun pada 2010 kasus terbanyak di Kecamatan Kalasan," kata Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dr Cahya Purnama, Sabtu (19/2).

22.45 | Posted in , , , | Read More »

UIN Siap Tekan Biaya Pendidikan S1

HARIAN JOGJA: Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Musa Asy'arie, melantik Akh. Minhaji sebagai Dekan Fakultas Sains dan Teknologi periode 2011-2015 di Gedung PAU kampus setempat, Kamis (17/2). Dalam sambutannya, Musa memaparkan kebijakan-kebijakan yang akan dijalani universitasnya, salah satunya adalah menekan biaya pendidikan.

“Biaya pendidikan S1 ditekan sedemikian hingga tidak memberatkan mahasiswa. Namun, sebaliknya untuk program pasca sarjana, karena mereka yang mengenyam pendidikan S2 pastilah orang-orang profesional sehingga masalah pembiayaan bukanlah hal yang harus dipikirkan,” tandasnya.

Terkait penyelenggaraan kegiatan akademik, ia menekankan pada trilogi kepemimpinan Musa, kesatuan, kesejahteraan, dan kebersamaan.

15.44 | Posted in , , , , , | Read More »

Grebeg Gunungan, Tradisi Maulid di Yogyakarta

Liputan6.com, Yogyakarta: Ribuan warga Yogyakarta menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, baru-baru ini. Mereka menunggu arak-arakan gunungan yang berisi hasil bumi, sayuran, dan aneka makanan yang selalu ada dalam setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad.


Perayaan Maulid Nabi Muhammad ditandai dengan keluarnya gunungan grebeg dari Keraton Yogyakarta. Gunungan itu kemudian diarak dari keraton menuju Masjid Gede Kauman untuk diperebutkan warga.


Sedangkan prosesi arak-arakan gunungan dimulai dengan tiupan terompet dari prajurit keraton. Arak-arakan kemudian dikawal beberapa regu prajurit keraton. Puluhan Abdi Dalem terlihat mengusung gunungan yang semuanya berjumlah tujuh buah.

16.14 | Posted in , , , , , | Read More »

Pengungsi Merapi Mulai Tempati Shelter

SLEMAN, KOMPAS.com - Korban bencana erupsi Merapi dari Dusun Kaliadem, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman yang sebelumnya mengungsi di Balai Desa Sariharjo, Ngaglik, Selasa (15/2/2011) mulai menempati shelter atau hunian sementara di Gondang 1 dusun Gondang Pusung, Desa Wukirsari, Cangkringan.

Pelaksana tugas Kepala BPBD, Kabupaten Sleman Urip Bahagia mengatakan perpindahan tersebut merupakan keinginan warga sendiri untuk pindah meski pembangunan shelter belum selesai seluruhnya.

"Dari 140 kepala keluarga (KK) yang mulai menghuni shelter saat ini, 20 KK di antaranya belum bisa memiliki shelter sendiri karena masih dalam proses penyelesaian sehingga mereka harus digabung," katanya.

15.04 | Posted in , , , , | Read More »

Konsumsi Pertamax Naik 40%

YOGYAKARTA(SINDO) – Konsumsi pertamax di wilayah DIY dan Jawa Tengah masih cukup besar mencapai 136 kilo liter per hari.

Dari jumlah tersebut, 110 kilo liter (kl) dikonsumsi masyarakat Jawa Tengah dan sisanya DIY. Kepala Pertamina Pemasaran BBM Retail IV Jateng-DIY Iwan Hartawan mengatakan jumlah pemakaian BBM itu tergolong lebih besar 40% dibanding 2009 silam dimana penyerapan pertamax hanya mencapai 80 kilo liter per hari di DIY/- Jateng. ”Kami akan terus melakukan sosialitasi, meskipun jika program pembatasan premium batal dilakukan pemerintah,”kata Iwan Hartawan usai peluncuran First Love with Pertamax bersama Nasmoco Group di SPBU COCO Pertamina, Jalan Laksda Adi Sutjipto, Yogyakarta,kemarin.

13.24 | Posted in , , | Read More »

Bantul Digoyang Gempa 3,9 SR

Okezone | Gempa kembali mengguncang Yogyakarta. Kali ini gempa berkekuatan 3,9 Skala Richter (SR) terjadi di kawasan Bantul, Yogyakarta.

Gempa tersebut sempat dirasakan oleh sejumlah warga Yogyakarta yang berada di tengah kota dan Kabupaten Sleman.

"Memang ada gempa sebentar, kurang dari satu menit, getarannya terasa sedikit," ujar Sari seorang warga yang tinggal di wilayah Condong Catur, Sleman, Yogyakarta kepada okezone, Minggu (13/2/2011)

08.35 | Posted in , , , , | Read More »

Polres Sleman Ungkap Pengoplos Solar Jadi Minyak Tanah

SLEMAN (KRjogja.com) - Polres Sleman berhasil membongkar pengoplosan minyak solar menjadi minyak tanah. Kasus ini, merupakan yang pertama kalinya terjadi di wilayah Sleman.


Kapolres Sleman, AKBP Irwan Ramaini menjelaskan, pengoplosan solar menjadi minyak tanah ini dilakukan oleh Muslimin, warga Cirebon yang tinggal di wilayah Mlati, Sleman. "Motifnya ialah untuk mencari keuntungan. Tindakan pengoplosan minyak ini melanggar UU Migas pasal 32 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp 50 miliar," jelasnya didampingi Kanit Reskrim Polres Sleman, AKP Danang Kuntadi di Mapolres Sleman, Sabtu (12/2).

15.37 | Posted in , , , , , | Read More »

Pemkot Terus Tekan Pencemaran Air dan Udara

HARIAN JOGJA: Langkah-langkah menjadikan Jogja sebagai kota layak huni terus dilakukan. Diantaranya dengan menekan tingkat pencemaran baik udara maupun air.

Untuk pencemaran air, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Jogja terus intens melakukan survey lokasi-lokasi yang tingkat pencemaran sungainya cukup tinggi. Di lokasi-lokasi tersebut selanjutnya akan dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

”Kalau dari BLH difokuskan limbah dari industri seperti UKM,” kata Kepala BLH Kota Jogja, Suyana. Dihubungi Harian Jogja, Sabtu (12/2) Suyana mengatakan, tahun 2011 ini BLH mengoperasikan satu IPAL baru yaitu di RT 23 RW 04 Tejokusuman Notoprajan. IPAL tersebut digunakan untuk mengolah limbah dari 10 pengusaha tahu-tempe yang setiap harinya memproduksi sekitar 250kg kedelai.

00.55 | Posted in , , , , , | Read More »

Warga Minta Shelter Diselesaikan

SLEMAN (SINDO) – Warga Dusun Baselan, Desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman yang menjadi korban bencana Merapi, mendesak shelter atau hunian sementara (huntara) segera diselesaikan.

Sesuai target,pembangunan huntara itu selesai akhir Februari ini. Sejak erupsi dan banjir lahar dingin menerjang wilayah ini 5 November 2010 lalu,selain masih berada di pengungsian,sebagian besar warga juga kehilangan mata pencaharian pokok. Sehingga selama di pengungsian tidak ada aktivitas seperti sebelum ada bencana.

“Saat ini, pikiran kami masih tempat tinggal,setelah itu baru kegiatan lainnya. Kalau shelter sudah jadi,kami baru tenang dan bisa berfikir, khususnya upaya atau tindakan untuk masa depan setelah ini,” ungkap salah seorang warga Baselan, Sriyono,45, kemarin. Menurut dia,saat terjadi erupsi dan lahar dingin Merapi,ada puluhan warga yang menjadi korban. Enam orang di antaranya meninggal dunia.

17.00 | Posted in , , , , | Read More »

Buntut Penundaan Umumkan Susu Berbakteri

Sikap pemerintah akan berbuntut panjang dan membuat masyarakat resah.

VIVAnews - Pemerintah dalam hal ini Menteri Kesehatan, belum mengumumkan merek susu formula yang mengandung bakteri Enterobacter Sakazakii, meski Mahkamah Agung telah memutuskan untuk diumumkan kepada masyarakat.

Tindakan Kementerian Kesehatan RI akan berbuntut panjang, meski pihak Kementerian Kesehatan sebagai salah satu pihak tergugat mengakui kalau lembaganya bukan pihak yang harus mengungkap hasil penelitian itu.

Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY) bersama dengan lembaga konsumen lain dari seluruh Indonesia, berencana melakukan gugatan secara hukum jika Kementerian Kesehatan tidak mengumumkan merek susu formula yang berbahaya dikonsumsi bayi itu.

03.21 | Posted in , , , | Read More »

Pemimpin Bijaksana

Oleh Toha MT


Suatu saat ketika Rasulullah SAW bersama para sahabat selesai melaksanakan shalat berjamaah, Umar bin Khattab salah satu sahabat dekat Rasul yang berada di shaf depan merasa terganggu pikirannya. Setiap gerakan Rasulullah SAW di depan para sahabat terasa berat dan sukar. Terdengar bebunyian yang demikian mencolok seolah persendian beliau saling bergesekan satu sama lain. Shalat kali ini terasa lebih lama dari biasanya.


Usai shalat, Umar ra yang begitu khawatir dengan kondisi Rasulullah mendatangi beliau. Dengan hati-hati Umar duduk di sisi beliau yang serta-merta beliau sambut dengan senyuman. “Ya Rasulullah, kami melihat seolah-olah engkau sedang menanggung penderitaan yang sangat berat, sakitkah engkau, ya Rasul?” tanya Umar. Rasulullah SAW tersenyum sambil menggeleng, “Tidak wahai Umar, Alhamdulilah aku sehat.

16.31 | Posted in , , , , , , | Read More »

Empat Negara Studi Banding di Kali Code

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Empat negara yang terdiri atas Thailand, Jepang, Filipina dan Malaysia akan melakukan studi banding di kawasan Sungai Code Yogyakarta pada 13-22 Februari 2011.

"Hasil studi banding itu selanjutnya akan digunakan sebagai elemen perencanaan kawasan Code ke depan," kata Ketua Pemerti Code, Toto Pratopo usai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Yogyakarta, Rabu (9/2/2011).

Menurut dia, momentum itu merupakan waktu yang sangat tepat pascabencana erupsi Gunung Merapi untuk secara serius menata kawasan Code ke depan, termasuk adanya pembentukan kelembagaan multi pemangku kepentingan yang bisa menangani kawasan tersebut.

14.10 | Posted in , , , , , | Read More »

SMS Gelap Uang Pensiun Resahkan PNS Kulonprogo

KULONPROGO: Para Pegawai Negeri Sipil (PNS), terutama di kalangan guru SD, di Kabupaten Kulonprogo belakangan diresahkan dengan adanya isu yang menyebutkan tidak adanya uang pensiun. Isu tersebut beredar melalui SMS.

Berdasakan SMS gelap tersebut, para guru justru akan mendapat pesangon yang cukup besar. Gaji PNS golongan I sebesar Rp3 juta, golongan II Rp5 juta, golongan III A-B sebesar Rp7,5 juta, golongan III C-D sebesar Rp8,5 juta, golongan IV A-B sebesar Rp9,5 juta,sementara golongan IV C-D sebesar Rp12 juta.

Perubahan tersebut konon akan mula berlaku 1 April 2011 nanti. Anehnya kiriman SMS tersebut mengaku berasal dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD), padahal selama ini yang menangani gaji PNS adalah Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA).

03.38 | Posted in , , , , , , | Read More »

Mahasiswa UII Lolos Final Lomba Desain Dasbor F1

SLEMAN (KRjogja.com) - Tiga mahasiswa Fakultas Ekonomi UII Yogyakarta menorehkan prestasi membanggakan. mereka adalah Yuyus Afandi, Muhammad Elza Rifki dan Aidin Satria Jati,yang tergabung dalam Tim Garuda dan berhasil lolos grand final System Aplication Production (SAP) F1 Dashboard Design Challenge.

Tim Garuda merupakan satu-satunya wakil dari Indonesia yang lolos masuk final. Selain itu, Tim Garuda juga satu-satunya tim yang berasal dari Fakultas Ekonomi. "Ada 6 tim yang lolos grand final. Dan Tim Garuda ini semuanya adalah mahasiswa Ekonomi. Padahal, tim yang lain berasal dari Fakultas Tekhnik. Makanya, ini menjadi kebanggaan kami karena mewakili Indonesia," ungkap Rektor UII Edi Suandi Hamid di kampus UII Terpadu, Selasa (8/2).

18.54 | Posted in , , , , , | Read More »

Pasar Komputer DIY Mulai Lesu

YOGYAKARTA(SINDO) – Pangsa pasar komputer di Yogyakarta mulai lesu.Ini dipicu oleh outlet-outlet komputer,khususnya dari Jawa Tengah tidak lagi memasok barang dari distributor di DIY,tapi langsung mengambil ke Jakarta.

Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) DIY Hadi Santono mengatakan, penjualan komputer di pasar DIY dari sisi omzet sebenarnya tergolong tinggi. Sayangnya, perkembangan dari tahun ke tahun relatif stagnan. Kondisi ini dipengaruhi tingkat order dari berbagai daerah yang tadinya melalui distributor di Yogyakarta, kini beralih ke Jakarta.

”Daerah-daerah luar DIY seperti Purwokerto, Banyumas, Purworejo, dan lainnya dulu mengambil komputer di DIY.Seiring pertumbuhan penjualan komputer di daerah, mereka justru mengambil produk komputasi langsung ke Jakarta,” paparnya kemarin. Saat ini penjualan komputer di DIY menduduki posisi ketiga secara nasional dengan persentase sebesar 12% dari total perkiraan 4,64 juta unit.

06.59 | Posted in , , , , , , | Read More »

UGM: Lahar Dingin Ancam Prambanan

"Upaya pengerukan dan pembuatan tanggul harus segera dilakukan."

VIVAnews - Ancaman letusan dan awan panas Merapi sudah berlalu. Kini bahaya mengintai dalam bentuk lain, lahar dingin. Tak hanya menghancurkan wilayah bantaran sungai dan berkali-kali memutus jalur Yogyakarta-Magelang, banjir juga mengancam Candi Prambanan.

Pakar Geologi dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta sekaligus tim
peneliti geologi, Profesor Dwikorita Karnawati, banjir lahar mengancam kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia tersebut karena lokasinya tak jauh dari aliran Sungai Opak, yang kini dangkal dipenuhi material Merapi.

"Endapan lahar berupa pasir, kerikil dan bongkahan sudah berada
sekitar 6 kilometer dari wilayah candi," kata Dwikorita, Senin 7 Februari 2011.

01.46 | Posted in , , , , | Read More »

Lahar Dingin Sumbat Tiga Selokan

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Aliran lahar dingin yang terus-menerus turun dari puncak Gunung Merapi berulang kali menyumbat pintu air selokan Mataram, selokan Van Der Wijck, dan selokan Kalibawang yang berhulu di Sungai Progo. Akibatnya, pasokan air ke empat daerah, meliputi Sleman, Kota Yogyakarta, Bantul, dan Kulon Progo tersendat.

Peran ketiga selokan yang pasokan airnya bertumpu pada Sungai Progo ini sangat vital. Selokan Mataram dan Van Der Wijck mengaliri sekitar 19.900 hektar lahan pertanian yang tersebar di Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul. Adapun selokan Kalibawang menjadi tumpuan bagi 11 kecamatan dari 12 kecamatan di Kulon Progo dengan total luas lahan pertanian sekitar 7.152 hektar.

12.31 | Posted in , , , , , | Read More »

2011, Pesisir Gunungkidul Masih Gelap

| GUNUNGKIDUL: Harapan sebagian warga masyarakat di wilayah pesisir untuk merasakan pijar cahaya dan saluran listrik tidak akan terwujud tahun ini. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul masih menyusun perencanaan pengusulan jaringan listrik untuk kawasan pesisir ke Pemerintah Pusat dan PLN. Usulan serupa sebenarnya pernah diajukan pada 1986, namun hingga kini belum dikabulkan.

Warga pesisir yang masih akan merasakan kegelapan kala malam hari sepanjang tahun ini adalah yang tinggal di sebagian Kecamatan Tepus dan Tanjungsari. Usulan pemasangan jaringan listrik di dua wilayah itu kemungkinan baru dapat dipastikan pada 2012.

17.00 | Posted in , , , | Read More »

UGM Kembalikan 100 Persen Uang Pendaftaran UM

YOGYA (KRjogja.com) - Setelah memutuskan untuk menghapuskan seleksi mandiri penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Ujian Masuk (UM), UGM memutuskan untuk mengembalikan 100 persen biaya pendaftaran UM yang telah masuk. Tahun ini, UGM sepenuhnya akan melakukan penerimaan mahasiswa hanya melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Direktur Administrasi Akademik UGM, Dr. Ir. Budi Prasetyo Widyobroto mengungkapkan, keputusan untuk mengembalikan 100 persen uang penndaftaran UM tersebut dilakukan karena menganggap prosedur yang sebelumnya ditetapkan cendrung rumit. Dimana, seluruh peserta yang telah mendaftarkan ke UM dengan biaya Rp200 ribu akan dialihkan langsung ke jalur SNMPTN yang biayanya memiliki selisih berbeda-beda.

16.12 | Posted in , , , | Read More »

Solo-Yogya Mulai Terintegrasi

(SINDO) – Integrasi sistem tiket terpadu antarmoda transportasi antara Solo danYogyakarta mulai dirintis.Sistem ini diharapkan mampu memanjakan pengguna angkutan umum dan menekan pertumbuhan kendaraan pribadi.

Cara kerja tiket berlangganan tersebut menyerupai penggunaan pulsa pada telepon genggam. Tiket secara otomatis akan berkurang nilainya ketika diperlihatkan pada mesin pendeteksi tiket.Tiket transportasi tersebut dijual dalam dua model, sekali jalan dan berlangganan. Untuk tiket sekali jalan,di Solo dijual seharga Rp3.000 dan hanya untuk mengakses Bus Rapid Transit (BRT) Batik Solo Trans (BST).

18.15 | Posted in , , | Read More »

Sudah 7 Hari Tak Ada SMS dari Mesir ke Yogya

Orangtua mahasiswa asal Yogyakarta berharap Pemerintah mencari keberadaan anak mereka.
VIVAnews - Krisis politik di Mesir membuat sejumlah orangtua di Yogyakarta mengkhawatirkan nasib anak-anak mereka yang menimba ilmu di Negeri Seribu Menara itu. Sejak Kairo digoyang aksi yang menuntut turunnya Hosni Mubarak dari jabatan Presiden, para orangtua ini tidak lagi mendengar kabar tentang anak-anak mereka.

"Hampir sepekan ini saya kehilangan kontak," kata KH Aliy As'ad, yang anaknya menuntut ilmu di Kairo dalam perbincangan di Yogyakarta, Selasa, 1 Februari 2011. Saat ini sedikitnya ada 50 mahasiswa asal Yogyakarta yang menimba ilmu di berbagai perguruan tinggi di Kairo.

Menurut Aliy, putranya Rajif Dienal Maula sudah tiga tahun kuliah di Fakultas Ushuluddin, Universitas Al Azhar. Ia berangkat bersama tujuh temannya dari Yogyakarta.

18.16 | Posted in , , , , , | Read More »

Sudah Ada 11 Warung Vegetarian di Yogya

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Di Yogyakarta, sudah ada 11 tempat makan untuk vegetarian. Setahun terakhir, perkembangannya amat pesat. Ini menggambarkan minat masyarakat yang bertambah besar untuk bervegetarian.

Hal itu disampaikan Chindy Tanjung, Sekretaris Vegan Society of Indonesia yang juga Pemimpin Redaksi Malajah Info Vegetarian di Yogyakarta, Senin (31/1/2011) kemarin.

Tempat-tempat makan vegetarian itu adalah Jasmine 1 (Jalan Solo), Jasmine 2 (Janti), L usidus (Ruko Babarsari), Milas (Prawirotaman), Somayoga (Babarsari), Soja (Jalan Mozes), Loving Hut (Ambarukmo Plaza), Vega (Ring-road Utara, Depok), Mi Kirata (Jalan Mozes), Mie sehat Pelangi (Depan Ambarukmo Plaza), Murni Sehat (Prawirotaman).

17.28 | Posted in , , | Read More »

4 Orang dalam Waktu 4 Jam Bisa Membuat Crop Circle

DetikNews | Fenomena crop circle belakangan ini bermunculan di beberapa daerah di Pulau Jawa. Crop circle ini konon jejak yang ditinggalkan oleh Unidentified Flying Object (UFO). Namun 4 orang dalam waktu 4 jam diyakini bisa membuat pola lingkaran misterius itu.

Demikian pendapat dari praktisi telematika Abimanyu Wachjoewidajat mengomentari crop circle pertama di Indonesia yang ditemukan di Dusun Berbah, Sleman, pekan lalu. Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Abah ini dalam penjelasan tertulis yang diterima detikcom, Senin (31/1/2011).

Abah menuturkan, teori yang menyatakan bahwa pola crop circle di Sleman, Yogyakarta, merupakan Muladhara Chakra memicu persilangan pendapat. Karena jika diperhatikan desain Muladhara Chakra yang sebenarnya, bentuknya menyerupai kembang dengan 4 sudut. Di setiap sudutnya terdapat tulisan Sansekerta yaitu Va, Scha, Sha dan Sa.

17.28 | Posted in , , , | Read More »

Blog Archive

Labels