Ekspor DIY Anjlok Akibat Krisis Ekonomi

GUNUNGKIDUL (KRjogja.com) - Bank Indonesia (BI) Yogyakarta mencatat tingkat ekspor DIY anjlok pasca krisis ekonomi yang terjadi di sejumlah negara negara Eropa dan Amerika Serikat. Sektor yang paling terpukul akibat situasi global tersebut adalah ekspor manufaktur pakaian dan perabot rumah tangga.

Ekonomi Muda dan Peneliti Senior BI Yogyakarta, Fadhil Nugroho, mengatakan, komoditas ekspor DIY sebagian besar didominasi trade chanel atau perdagangan. Ironisnya, berbagai produk yang diperdagangkan tersebut sebagian besar terserap di negara-negara yang kini tengah dihantam krisis ekonomi.

"Sebesar 42 hingga 45 persen produk ekspor di DIY selama ini terserap ke Pasar Amerika. Sementara 30 hingga 33 persen masuk ke Pasar Eropa," katanya saat workshop ekonomi dan perbankan di Pantai Indrayanti, Gunungkidul, Minggu (30/10).

15.20 | Posted in , , | Read More »

TNI Ledakkan Bom, 6 Rumah Bolong

BANTUL – Warga Dusun Pelemlor, Baturetno, Banguntapan, Kabupaten Bantul kemarin gempar. Sebuah ledakan keras dari bom berjenis trinitoluena (TNT) TNT tiba-tiba mengagetkan keheningan kampung.

Tak hanya itu, bom yang diledakkan prajurit TNI AU sebagai bagian simulasi pertahanan pangkalandiLanud Adisutjipto Yogyakarta itu juga membuat wilayah ini bergetar hebat.Tercatat enam rumah mengalami rusak ringan. Dusun Pelemlor ini lokasinya berada di sebelah timur Paskhas TNI AU Kebanyakan rumah yang rusak pada bagian genteng.

Bahkan seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA),Vincent, mengalami luka ringan di bagian tangan kanannya. Mahasiswa asal Kupang, NTT ini langsung dilarikan ke rumah Sakit TNI AU Hardjolukito Yogyakarta untuk mendapatkan perawatan. Ngadiyono,warga setempat mengaku getaran dari ledakan bom yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB tersebut seperti gempa bumi.

14.17 | Posted in , , | Read More »

Bagi Ilmu Perangi Korupsi, Wariskan Taman Pintar

Mengintip Kesibukan Wali Kota Jogja Herry Zudianto Jelang Akhir Masa Jabatannya
Bagi Ilmu Perangi Korupsi, Wariskan Taman Pintar

Wali Kota Herry Zudianto 20 Desember mendatang telah resmi meninggalkan jabatannya. Menjelang hari-hari terakhirnya sebagai kepala pelayan masyarakat tersebut, Kang Herry—pangilan akrabnya, bukannya lakin lengang, tapi malah semakin padat aktivitasnya.

Tak kurang dari dua bulan lagi, kursi wali kota Jogja bakal berganti dari Herry Zudianto kepada wakilnya, Haryadi Suyuti. Menjelang akhir masa tugasnya tersebut, Kang Herry ternyata malah memiliki aktivitas yang sangat padat. Tak hanya soal menyelesaikan tugas-tugasnya sebagai kepala pemerintahan, Kang Herry juga mendapatkan undangan ke luar kota untuk berbagi ilmu.

Ilmu tersebut adalah soal antikorupsi yang sukses membuat Pemkot Jogja selalu berada di peringkat teratas dalam memerangi korupsi. Herry menjadi salah satu keynote speaker bersama Wali Kota Solo Joko Widodo dalam sebuah seminar antikorupsi di Makassar (Sulawesi Selatan).

19.58 | Posted in , , | Read More »

Taufiq Ismail Sentil Ariel-Luna Lewat Puisi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Budayawan Taufiq Ismail tak henti berkarya dan menebar semangat kebudayaan. Kali ini, ratusan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang beruntung mendapat wejangan budaya langsung dalam sebuah seminar nasional tentang kebudayaan di kampus mereka, Kamis (27/10).

Kecuali memberikan paparan tentang kebudayaan, Taufiq Ismail juga unjuk kebolehan dengan membacakan beberapa buah naskah puisinya. Salah satu puisi yang dibawakan Taufiq menyentil kasus video pornografi artis Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari yang heboh beberapa waktu lalu.

Saat mengucapkan judul puisi tersebut, ratusan mahasiswa yang hadir memenuhi ruang Auditorium UNY bersorak-sorai. Dalam puisinya, Taufiq mengatakan, 'Penampilan kalian di layar kaca takjub luar biasa/ generasi tua dengan segala cara sibuk mengumpulkan harta/ sibuk mengumpulkan harta dengan segala cara// Kalian generasi muda, sibuk dengan gerakan syahwat merdeka...//'

21.40 | Posted in , , , | Read More »

Dinkes DIY akan Musnahkan 7,5 Ton Obat Kedaluarsa

YOGYAKARTA--MICOM: Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, akan memusnahkan 7,5 ton obat-obatan dan alat kesehatan lainnya yang sudah kedaluwarsa. Obat dan alat kesehatan itu kebanyakan merupakan sisa sumbangan ketika DIY dilanda gempa dan erupsi Gunung Merapi.

Kepala Seksi Farmasi, Makanan dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DIY Hardiah Juliani, Senin (24/10) mengatakan rencananya obat-obatan dan alat kesehatan itu akan dimusnahkan di kawasan Cikampek, Jawa Barat dengan cara dibakar.

"Obat dan alat kesehatan ini mayoritas merupakan sisa gempa yang terjadi di Bantul. Sebagian kecil lainnya adalah sisa bencana Merapi di 2010 lalu. Saat gempa, aliran obat baik dari dalam dan luar negeri jumlahnya cukup banyak. Bahkan seluruh obat sudah didistribusikan ke daerah yang membutuhkan. Karena jumlahnya cukup banyak, ada yang tersisa," katanya. (AU/OL-04)

13.45 | Posted in , , | Read More »

Monumen Setahun Gunung Merapi

Liputan6.com, Sleman: Jelang peringatan setahun erupsi Gunung Merapi, beragam cara ditempuh warga Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengingatkan warga bahaya awan panas. Satu di antaranya dengan memajang bangkai mobil yang pernah digunakan untuk mengevakuasi warga di sekitar kediaman Mbah Maridjan di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Sleman, Ahad (23/10)

Mengenang saat evakuasi, mobil tersebut rusak dan terbakar. Kejadian berlangsung petang hari, 26 Oktober 2010. Petugas PMI Bantul kala itu mencoba mengajak Mbah Maridjan meninggalkan rumah dengan mobil ini. Sayang, niat tak terwujud karena awan panas lebih dulu datang.

Anggota tim evakuasi Tutur Priyanto, Mbah Maridjan, dan jurnalis media online, Vivanews.com Yuniawan Wahyu Nugroho tewas dalam peristiwa itu. Kini almarhum Mbah Maridjan beristirahat dengan tenang di samping pusara kakeknya, Parto Setiko berjarak sekitar lima kilometer dari rumah pemilik nama asli Mas Penewu Suraksohargo ini.

10.35 | Posted in , , , | Read More »

Musim Hujan, Yogya Antisipasi Lahar Dingin

Ada 13 ribu jiwa di 8 kecamatan di Yogyakarta yang terancam banjir lahar dingin Merapi.

VIVAnews - Pada akhir Oktober ini musim penghujan telah berlangsung di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Musim penghujan dimulai dari Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul.

Ancaman bahaya banjir lahar dingin pun kembali menghantui masyarakat Kota Yogyakarta yang tinggal di pinggiran bantaran sungai Code. Karena sungai yang membelah kota Yogyakarta tersebut berhulu di lereng Merapi.

Untuk menghadapi bahaya banjir lahar dingin akibat hujan deeras di lereng Merapi, Pemerintah Kota Yogyakarta akan memasang dua alat early warning system (EWS) di sepanjang Kali Code sebanyak 5 unit.

“Tahun lalu kami memasang EWS sebanyak 3 unit. Untuk tahun ini kami tambah lagi 2 EWS sehingga total yang terpasang di sepanjang sungai Code mencapai 5 unit,” kata Kepala Kantor Perlindungan Masyarakat yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kota Yogyakarta Sudarsono, Senin 24 Oktober 2011.

21.57 | Posted in , , , | Read More »

Terjerat Lintah Darat, Ibu Dua Anak Nekat Maling Motor

BANTUL—Mengaku terjerat utang pada empat lintah darat, membuat Sutilah, 33, berani berbuat nekat. Sejak Juli hingga Jumat (21/10) lalu, ibu dua anak asal Menayu Kulon, Tirtonirmolo, Kasihan itu tercatat telah mencuri empat sepeda motor.

“Terakhir adalah motor Yamaha Mio nopol AB 2427 T milik Suyono, 32, warga Nitiprayan, Kasihan pada Jumat (21/10) lalu,” kata Kapolsek Kasihan, Kompol Beja melalui Kanit Reskrim AKP Ngadianta, Senin (24/10) siang.

Ngadianta mengungkapkan, kejadian itu bermula ketika pelaku datang ke rumah Tembong, 45, makelar motor yang tinggal di Nitiprayan, Kasihan sekitar pukul 17.00 WIB. Kepada Tembong, pelaku berniat hendak menjual motor Yamaha Vega nopol AB 5267 WB.

Sementara keduanya tawar menawar harga, datanglah Suyono ke rumah Tembong dengan mengendarai motor Yamaha Mio. Sama halnya dengan pelaku, kedatangan Suyono sore itu juga untuk menjual motor.

08.38 | Posted in , | Read More »

Stok Menipis, Harga Cabai Tambah 'Pedas'

YOGYA (KRjogja.com) - Harga komoditas cabai di pasaran terus mengalami kenaikan akibat semakin minimnya pasokan. Namun, kondisi ini masih dinilai wajar dan menguntungkan para petani.

Demikian diungkapkan Kepala Seksi Pengadaan dan Penyaluran Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop dan UKM, Sri Hartati, Senin (24/10). Menurutnya, harga cabai merah keriting terus melambung dari Rp 21 ribu menjadi Rp 22 ribu per kilogram, cabai merah besar dari Rp 18.350 menjadi Rp 18.850 per kilogram. Sedangkan cabai rawit hijau masih Rp 18 ribu per kilogram dan cabai merah Rp 10.500 per kilogram.

"Minggu ini komoditas cabai rawit minggu ini naik Rp 500 per kilogram akibat menipisnya pasokan saat musim kemarau. Bahkan di Sleman sebagai sentra pemasok cabai di DIY selama musim kemarau mengalami keterbatasan air sehingga panen juga terbatas," ujarnya, Selasa (24/10).

18.06 | Posted in , , | Read More »

Pameran Teknologi Grafik di JEC

YOGYAKARTA – Jogja Expo Center menyelenggarakan pameran bisnis dan teknologi grafik terkini All Graphic Expo’ 2011 yang berlangsung 21–25 Oktober 2011. Event perdana ini menghadirkan setidaknya 52 peserta dari perusahaan penyedia jasa, bisnis, dan teknologi grafik nasional.

Panitia All Graphic Expo 2011 Aulia mengatakan,pameran diharapkan menjadi jembatan penghubung antara penyedia jasa dan teknologi grafik nasional untuk berinteraksi langsung dengan konsumen. Selama ini, penyelenggaraan pameran grafik hanya diselenggarakan di Jakarta, Surabaya, dan baru-baru ini di Solo.

Padahal, lanjut dia, DIY merupakan daerah strategis dan berpotensi lantaran memiliki banyak penerbit dan percetakan. Provinsi ini juga menjadi jalur penghubung Semarang dan Solo atau Joglosemar. “Pameran ini menghadirkan produk mesin terbaru berteknologi grafik yang langka.

11.46 | Posted in , , , | Read More »

Ada Komodo di Malioboro

JOGJA - Ribuan warga memebanjiri sepanjang jalan di kawasan Malioboro tadi malam (22/10). Mereka antusias menyaksikan karnaval budaya tahunan Jogja Java Carnival edisi ke-8.

Karnaval baru mulai sekitar pukul 19.00, namun puluhan ribu masyarakat sudah memadati tepi jalan antara Taman Parkir Abu Bakar Ali hingga Titik Nol Kilometer sejak beberapa jam sebelumnya. Bahkan, sejak sore sudah terlihat ribuan warga di kanan-kiri ruas jalan yang menjadi rute karnaval.

Sekitar pukul 20.00, kelompok peserta karnaval bergerak. Ada 37 kelompok yang berpartisipasi. Mereka berasal dari berbagai kelompok budaya. Selain itu, ada replika delapan keajaiban dunia. Patung Liberty, Menara Eiffel, Piramid dan Spinx, Kota Terlarang, Sleeping Budha, Taj Mahal, Menara Miring Pisa, serta Akropolis dan Kuda Troya.

13.12 | Posted in , , , | Read More »

Hotel Saphir Diancam Ditutup

Hotel Saphir Diancam Ditutup. Pascasidak, Komisi A Panggil Instansi Terkait

JOGJA - Komisi A DPRD Kota Jogja, bereaksi cepat. Usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Saphir Hotel yang diduga tak mengantongi izin, Rabu (20/10), mereka segera memanggil pihak-pihak terkait dugaan penyalahgunaan Izin Mendirikan Bangun-Bangunan (IMBB) mal untuk hotel. Jika terbukti menyalahgunakan izin, Hotel Saphir yang berada di lantai tiga Saphir Square, ditutup.

"Kalau memang menyalahi aturan, kenapa tidak (penutupan hotel),” kata Ketua Komisi A DPRD Kota Jogja Chang Wendriyanto, kemarin (21/10). Menurutnya, sudah cukup jelas, jika penambahan kamar tak mendapatkan izin, maka usaha mereka selama ini sama dengan illegal.

Chang menambahkan, permasalahan penyalahgunaan peruntukan IMBB hotel di lantai tiga Saphir Square tersebut, merupakan kesalahan yang sangat fatal bagi Dinas Perizinan (Dinzin) Kota Jogja. Apalagi, hal tersebut telah berlangsung lama.

"Sangat tidak wajar, perizinan sampai kecolongan. Karena, usaha membuka kamar di atas Saphir Square sudah lama," tandasnya serius.

10.00 | Posted in , , , | Read More »

Sultan akan Kembalikan Kelebihan Sumbangan Pejabat atas Pernikahan Putrinya

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan akan mengembalikan kelebihan sumbangan yang diberikan para pejabat pada saat pernikahan putri bungsunya Gusti Kanjeng Ratu Bendara dengan Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara.

"Jika nanti hasil penghitungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sumbangan itu terdapat kelebihan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan aturan negara, saya akan mengembalikannya," kata Sultan yang juga Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat di Yogyakarta, Kamis (20/10).

Menurut dia, sejak awal rencana pernikahan putrinya, KPK sudah melakukan pendataan secara administratif. Misalnya, dengan memberikan nomor urut pada setiap sumbangan untuk memudahkan pendataan.

Selanjutnya, KPK akan melakukan pengecekan jenis sumbangan dan ditentukan apakah masih memenuhi ketentuan atau tidak. "Sejak awal sumbangan itu sudah diberi nomor, misalnya terima amplop dinomori, begitu pula dengan barang. Jadi nanti tinggal mengecek nomor tersebut," katanya.

08.06 | Posted in , , , | Read More »

Besok Jalan Malioboro Ditutup

YOGYAKARTA--MICOM: Besok Sabtu (22/10), Jalan Malioboro ditutup untuk pelaksanaan Jogja Java Carnival 2011. Jalan Pasar Kembang dari sisi barat dan Timur ditutup mulai pukul 15.30 WIB, sedangkan jalan menuju Malioboro dari Gardu PLN ditutup pukul 18.00.

"Kami menerjunkan 200 personil dari Polresta Yogyakarta untuk pengamanan lalu lintas dan lokasi," ungkap Kompol Bambang Sukmo Wibowo Kasatlantas Polresta Yogyakarta.

Acara tersebut rencananya akan dimulai pada pukul 19.00. Ribuan masyarakat akan memadati acara yang sekaligus menjadi rangkaian penutup Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Yogyakarta ke-255.

Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, beberapa jalan yang menuju Malioboro akan dialihkan. Beberapa jalan lagi akan dilakukan sistem buka tutup. (AT/OL-9)

19.05 | Posted in , , , | Read More »

Pantai Kuwaru di Bantul Tergerus Abrasi

Liputan6.com, Yogyakarta: Beberapa hari terakhir pantai selatan Yogyakarta dihempas gelombang tinggi. Dampaknya jelas terlihat, seperti di pantai Kuwaru, Bantul. Abrasi bertambah luas, garis pantai pun kian menjorok ke dalam, menumbangkan sejumlah pohon cemara yang selama ini menaungi wilayah tersebut.

Abrasi juga merobohkan posko tim penolong yang sebelumnya berada lima meter dari bibir pantai. Padahal dari sinilah pengamanan pengunjung pantai dilakukan. Tidak hanya itu, gelombang tinggi juga merusak sejumlah perahu nelayan dan warung di kawasan wisata tersebut.

11.16 | Posted in , , | Read More »

Pantai Selatan Yogya Dilanda Gelombang Pasang

”Kondisi sangat parah. Baru kali ini gelombang pasang akibatkan abrasi yang hebat."

VIVAnews - Gelombang pasang yang berlangsung hampir satu pekan di kawasan Pantai Selatan Yogyakarta khususnya pantai Kuwaru, Kabupaten Bantul mengakibatkan ratusan pohon cemara udang di tepi pantai tumbang, kolam permainan anak hancur, posko SAR mengalami kerusakan parah dan lapak-lapak pedagang porak-poranda.

”Gelombang pasang yang terjadi sejak hari Jumat minggu lalu hingga hari ini telah merusak tanaman, bangunan bahkan aspal jalan di bibir pantai Kuwaru,” kata Gambos, 34, salah seorang warga di Pantai Kuwaru, Kabupaten Bantul, DIY, Rabu 19 Oktober 2011.

Gambos mengatakan terjangan gelombang pasang merusak pemandangan pantai. Kawasan yang dulu teduh, kini panas akibat tidak ada lagi pepohonan yang menaungi. Ditambah lagi, pohon yang tumbang belum dibersihkan. Begitu pula dengan sampah yang menumpuk hingga 50 meter dari bibir pantai.

”Kondisi sangat parah. Baru kali ini gelombang pasang mengakibatkan abrasi yang begitu hebat,”paparnya

09.40 | Posted in , , | Read More »

Administrasi Bantuan Sosial Ditertibkan

SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman menertibkan administrasi hibah bantuan sosial (bansos). Bansos bagi masyarakat tidak boleh diberikan secara berturut-turut. Penertiban ini sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 32 tahun 2011 tentang pemberian hibah dan bansos tidak boleh terus menerus.

"Namun untuk organisasi tertentu masih boleh," kata Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) Sleman, Samsidi, Selasa (18/10).

Misalnya untuk KONI tetap mendapat hibah karena ada UU Keolahragaan, organisasi lain yang masih dapat hibah adalah Pramuka, PMI, Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) dan Karya Bakti TNI.

Sementara untuk bansos masyarakat dilakukan selang-seling. Samsidi mencontohkan, proposal bansos untuk pembangunan masjid tidak boleh dua tahun berturut-turut. Misalnya akan mengajukan proposal baru lagi harus dengan susunan kepanitiaan yang berbeda atau objek lain.

19.10 | Posted in , , | Read More »

Ratusan Angkringan Ludes Diserbu Massa

YOGYA (KRjogjacom) - Usai kereta mempelai kraton lewat, sekitar 200 angkringan dan PKL yang ada di kawasan Malioboro yang disediakan panitia Pawiwahan Ageng langsung diserbu warga. Mereka menikmati berbagai menu yang ada, mulai dari nasi kucing, gorengan, hingga minuman pelepas dahaga seperti es teh. Dalam waktu kurang dari satu jam, hampir seluruh makanan/minuman yang disajikan ludes diserbu massa.

Para pedagang angkringan yang dilibatkan datang dari berbagai titik di Kota Yogya, terutama di kawasan Malioboro. Sejumlah pedagang memakai pakaian tradisional seperti blangkon atau lurik sebagai bentuk apresiasi mereka terhadap acara Pawiwahan Ageng.

Rubiman, seorang pedagang angkringan di kawasan Malioboro menuturkan, untuk ajang ini gerobag angkringan miliknya beserta isinya dihargai panitia Rp.500 ribu. Ia mengaku senang, karena baru kali ini angkringannya disewa untuk hajat yang cukup akbar. "Saya menyiapkan 50 nasi dan 100 gorengan dan juga teh puluhan plastik. Semua disini kompak melayani kalau kereta sudah lewat," ujarnya.

21.21 | Posted in , , , | Read More »

Tamu Sultan Banjiri Yogya

YOGYAKARTA– Hari ini, puncak prosesi pernikahan GKR Bendara dengan KPH Yudanegara akan digelar. Ribuan tamu Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri acara yang langka ini.

Pernikahan ini juga menjadi pesta rakyat. Di beberapa tempat, rakyat menggelar pesta sebagai wujud kebahagiaan atas gawe Raja Keraton Yogyakarta ini.Selain menggelar pentas seni, warga secara sukarela juga memasang penjor di Jalan Malioboro hingga menyediakan 200 angkringan bagi warga saat kirab pengantin sore ini. Di dalam keraton, suasana hajatan megah semakin kental terasa.

Mulai kemarin pagi dilakukan pemasangan tarub, yang identik dengan aneka janur kuning dan beberapa tuwuhan. Tarub ini dipasang di hampir semua pintu masuk ke KeratonYogyakarta.Tarub merupakan salah satu tradisi yang ada di keraton dan masyarakat Yogyakarta ketika menggelar pesta pernikahan. Tarub ini terdiri dari janur kuning yang dirangkai.

Kemarin, sejumlah tamu undangan termasuk VVIP telah tiba di Yogyakarta.Wakil Presiden Boediono telah tiba pukul 11.00 WIB .Sore harinya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama istri juga datang menyusul. Sehari sebelum acara puncak,mantan Presiden Megawati Soekarnoputri kemarin juga sudah berada di Kota Solo.

11.20 | Posted in , , , | Read More »

Polda Pecat Empat Polisi

DEPOK - Jajaran Polda DIJ memberhentikan empat anggota secara tidak dengan hormat selama kurun waktu Januari-September 2011. Empat polisi itu dipecat karena terlibat berbagai masalah pelanggaran. Keempatnya masing-masing Briptu PJP, 31, anggota Satuan Brimob yang dipecat karena meninggalkan tugasnya secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Briptu DMW, 30, dipecat sebagai akibat tindak asusila di wilayah Seyegan, Sleman. Bripda AI, 31, dari Polres Bantul mempunyai skumplin (pelanggaran disiplin) lebih dari tiga dan telah dipidana penjara enam bulan.

Terakhir Brigadir SMR, 33, dari Polresta Jogjakarta yang dipecat lantaran melakukan tindak pidana penggelapan dan meninggalkan tugas selama lebih dari 30 hari. SMR dihukum penjara selama tiga bulan.
’’Empat anggota itu diberi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat sesuai aturan institusi kepolisian. Baik pelanggaran disiplin, tidak profesional atau penyalahgunaan wewenang,’’ ungkap Kabid Humas Polda DIJ AKBP Anny Pudjiastuti.

08.54 | Posted in , , | Read More »

150 Angkringan Gratis Disuguhkan dalam Pesta Rakyat Pernikahan Putri Sultan HB X

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Pesta rakyat mangayubayo pernikahan agung GKR Bendoro dengan KPH Yudanegara akan menghadirkan sebanyak 150 angkringan yang akan disediakan di sekitar Plaza SO 1 Maret Kompleks Benteng Vredeburg Yogyakarta dan sepanjang Malioboro pada Senin dan Selasa (17 dan 18 Oktober) besok.

Hal itu dikemukakan Ketua Sekretaris Bersama Keistimewaan DIY Widihasto Wasana Putra pada Republika, Ahad (16/10). Pada Senin dan Selasa masing-masing akan disediakan 75 angkringan dan setiap angkringan bisa untuk sekitar 250-300 orang.
"Pada hari Senin angkringan disediakan pukul 15.00 - 24.00, sedangkan hari Selasa angkringan disediakan pukul 14.00-22.00 WIB," tuturnya.

Angkringan tersebut akan menyediakan makanan khas yang dikenal dengan sego kucing. Angkringan tersebut merupakan sumbangan sukarela dari berbagai perusahaan swasta, perguruan tinggi, organisasi profesi, komunitas hobbi, komunitas sosial serta individu.

19.04 | Posted in , , , | Read More »

November Hujan Merata di DIY

YOGYAKARTA--MICOM: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memperkirakan hujan akan turun secara merata di seluruh wilayah Provinsi DIY mulai pertengahan November.

"Wilayah bagian utara Provinsi DIY akan mengalami hujan terlebih dulu dibanding wilayah lain. Di utara, hujan diperkirakan akan turun pada akhir Oktober. Hujan kemudian mengarah ke selatan dan seluruh wilayah Provinsi DIY akan mengalami hujan mulai pertengahan November," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Yogyakarta Tony Agus Wijaya, Jumat (14/10).

Menurut dia, datangnya musim hujan di Provinsi DIY pada akhir Oktober tersebut masih tergolong normal dan berharap tidak ada gangguan cuaca yang menyebabkan musim hujan mundur. Pada akhir Oktober, katanya, intensitas hujan yang mengguyur bagian utara DIY masih ringan bahkan di bawah normal.

18.23 | Posted in , , | Read More »

Keraton Yogyakarta Gelar Gladi Resik

Liputan6.com, Yogyakarta: Keraton Yogyakarta mengadakan gladi resik jelang pernikahan putri Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Bendara dan KPH Yudanegara pada 16-19 Oktober mendatang, Jumat (14/10). Kegiatan gladi di antaranya prosesi penjemputan calon mempelai pria dari Dalem Mangkubumen menuju Bangsal Kesatriyan, Keraton Yogyakarta. Prosesi penjemputan dilakukan dengan kirab menggunakan tiga buah kereta dan pengawalan prajurit berkuda.

Prosesi penjemputan diawali dari halaman Magangan Komplek Keraton Yogyakarta. Ada dua buah kereta jenis tertutup yang digunakan, yaitu untuk utusan keraton dan calon mempelai pria. Sambil dikawal satu regu prajurit berkuda, rombongan penjemput mempelai pria bergerak menuju Dalem Mangkubumen, tempat mempelai pria dan keluarganya menginap.

Prosesi ini merupakan rangkaian ritual nyantri, yaitu mempelai pria menginap di Bangsal Kesatriyan Keraton Yogyakarta sehari sebelum acara pernikahan dimulai.

08.43 | Posted in , , | Read More »

Paket 'Bom' Gegerkan Warga Mergangsan Yogyakarta

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Warga seputaran Mapolsek Mergangsan Yogyakarta geger didatangi tim gegana Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (13/10) sekitar pukul 19.30 WIB. Pasalnya, ada warga Keparakan Kidul Mergangsan Yogyakarta membawa paket kotak tanpa identitas, yang diduga berisi bom.

Informasi yang dihimpun Tribun Jogja di Mapolsek Mergangsan, warga bernama Aramaniko dan istrinya Andamari Ramhawati, warga Keparakan Kidul, mendatangi Mapolsek seraya membawa paket kotak warna hitam dibungkus kertas koran, Kamis sekitar pukul 18.00 WIB. Keduanya menyerahkan paket yang semula diantar seseorang tak dikenal, Kamis (13/10) sekitar pukul 10.15.

Paket itu ditujukan kepada Farid (Sela) dengan alamat sama dengan Armaniko. Karena alamat sama persis, dan kebetulan keluarga ada nama panggilan yang sama, paket diterima begitu saja. Selanjutnya, sebelum ditanya siapa pengirim paket, orang yang mengantarkan paket langsung pergi. Di kotak juga tak disebutkan siapa pengirimnya. Selidik punya selidik,anggota keluarga tak ada yang memesan paket barang. Karena itulah mereka kemudian melapor ke polisi.

08.40 | Posted in , , | Read More »

Pemkot Jogja Tidak Terima CPNS Tahun Ini

JOGJA—Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kota Jogja dipastikan tidak akan menerima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini.

Keputusan BKD Kota Jogja itu dilakukan jika berpedoman pada keputusan SKB tiga menteri. Kepala BKD Kota Jogja, Tri Widayanto menjelaskan, kemungkinan tidak akan menerima CPNS itu dilakukan sampai 2012. “Kami masih berpegang pada SKB tiga menteri, tetap kami tidak bisa untuk membuka CPNS selama SKB berlaku seperti itu,” katanya.

Tri menjelaskan, dalam petunjuk SKB tersebut dimaknai pemerintahan yang memiliki belanja pegawai diatas 50 persen dari APBD maka tidak melakukan rekrutmen CPNS. Sementara bagi pemerintahan yang memiliki belanja pegawai di bawah 50 persen masih bisa melakukan rekrutmen CPNS.

“Kalau melihat dari penjelasan petunjuk SKB tiga menteri, APBD Kota Jogja sudah terserap sekitar 60 persen untuk belanja pegawai sehingga tidak diperbolehkan mengangkat CPNS. Dan selama SKB tentang moratorium PNS itu belum berubah, maka kemungkinan besar Jogja tidak akan ada penerimaan CPNS sampai 2012,” katanya di Balaikota.

08.39 | Posted in , , , | Read More »

PMI Alokasikan 100 Mobil Darah

YOGYA (KRjogja.com) - Palang Merah Indonesia (PMI) akan mendistribusikan 100 mobil darah di seluruh propinsi di Indonesia. Mobil darah ini difungsikan untuk mempercepat pengumpulan darah dari pendonor sampai pada proses penyaluran kantong darah ke unit PMI maupun rumah sakit.

Ketua umum PMI Pusat, Jusuf Kalla mengungkapkan mobil darah ini diharapkan dapat menjangkau semua kalangan masyarakat bahkan sampai di tingkat RT dan RW. Nantinya, tiap propinsi dengan 3 juta penduduk akan mendapatkan masing-masing satu mobil darah. Dimana propinsi dengan kebutuhan mobil darah paling banyak adalah Jawa Barat dengan jumlah penduduk hampir 20 juta.

"Seratus mobil darah yang efisien ini diharapkan bisa mendekatkan fasilitas agar aktivitas donor darah menjadi lebih baik. Dengan mobil ini kita ingin mempersingkat waktu rata-rata pendistribusian darah. Misalnya di Jakarta dengan rata-rata distribusi darah 6 jam, maka dengan mobil darah ini kita targetkan menjadi 2 jam saja," ujarnya dalam peluncuran direktori darah di FK UGM, Rabu (12/10).

17.06 | Posted in , | Read More »

Anggota Kunker, Kantor DPRD Lengang

KULONPROGO – Kantor DPRD Kulonprogo yang berada di Jalan Sugiman Wates tampak lengang. Pasalnya, semua anggota DPRD setempat berangkat kunjungan kerja (kunker).Komisi I dan III ke Batam,Komisi II dan IV ke Makassar.

Kantor DPRD akan lengang sampai empat hari ke depan atau Kamis (13/10). Biaya untuk transportasi dan penginapan selama empat hari di Batam dan Makassar Rp169 juta dari APBD setempat. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kulonprogo, Djuwardi membenarkan semua anggota DPRD Kulonprogo berangkat kunker ke Batam dan Makassar kemarin.

Selama empat hari ke depan,Gedung DPRD tersebut akan sepi tanpa kegiatan.”Untuk sementara memang sepi,tidak ada agenda kegiatan rapatrapat. Namun, bukan berati lumpuh,karena kalau ada surat yang masuk akan di-backup oleh sekwan,”tandasnya kemarin.

Djuwardi enggan menyebutkan biaya yang dibutuhkan secara pasti. Dia menjelaskan biaya pelaksanaan kunker yang diberikan kepada ketua, wakil ketua, dan anggota berbeda. Untuk Ketua DPRD, biaya transportasi dan akomodasi senilai Rp1,2 juta per hari,wakil ketua Rp1,1 juta per hari, dan anggota Rp1,05 juta per hari.

08.57 | Posted in , | Read More »

Jelang 'Royal Wedding' Hotel di Yogya Laris

Acara masih sepekan lagi, tapi 90% kamar hotel berbintang di Malioboro telah direservasi.

VIVAnews -- Pernikahan putri bungsu Sri Sultan Hamengku Buwana X, GKRj Wijareni atau yang lebih dikenal dengan jeng Reni dengan KPH Yuda Negara atau Achmad Ubaidillah, baru akan digelar satu pekan lagi, tanggal 16 Oktober hingga 19 Oktober mendatang.

Namun, dampaknya sudah mulai kelihatan. Salah satunya, terhadap peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke Yogyakarta. Parameternya, dari tingkat hunian hotel pada hari pelaksanaan sudah mencapai 90 persen.

"Menjelang satu pekan pelaksanaan royal wedding ini hampir 90 persen hotel bintang khususnya bintang 3 hingga 5, telah di-booking oleh tamu. Khususnya hotel bintang yang berada di kawasan Malioboro yang tak jauh lokasinya dengan Keraton Yogyakarta," kata Deddy Pranowo Eryono, Ketua Badan Promosi dan Pariwisata Kota Yogyakarta, Senin 10 Oktober 2011.

16.26 | Posted in , , | Read More »

Ribuan Ikan Lele Sesaki Trotoar Jalanan Yogya

REPUBLIKA.CO.ID, Yogyakarta – Sedikitnya tiga kuintal ikan lele memenuhi trotoar Jalan Pangeran Mangkubumi, Yogyakarta sebagai bahan olah pada Festival Masak Ikan Lele, Ahad (9/10).

Festival yang dimaksudkan sebagai sosialisasi makan ikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Harian Kedaulatan Rakyat tersebut digunakan untuk lomba dan pesta rakyat Yogya.

Menurut Ketua Panitia Festival, Suparyoso, setidaknya dibutuhkan tiga kuintal lele yang dipasok dari Sleman dan Gunung Kidul. Peserta lomba dari kalangan umum maupun profesional.

"Peserta lomba memasak sebanyak 168 tim dari profesional seperti restoran dan hotel serta umum, misalnya PKK," terang Suparyoso.

Melalui festival ini, penyelenggara berharap masyarakat DIY lebih banyak lagi mengkonsumsi ikan lele. Kriteria pemenang yang akan mendapatkan total hadiah 26 juta ini, menurut tim juri dilihat dari rasa, inovasi, penyajian serta kekompakan tim.

20.02 | Posted in , , | Read More »

Petani Ikan Keluhkan Harga Jual Lele

GUNUNG KIDUL--MICOM: Para petani budi daya ikan lele di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengeluhkan harga jual ikan itu saat panen raya.

Ketua Kelompok Pebudi daya Ikan Sumber Mulyo, Dusun Playen II, Desa Playen, Kecamatan Playen, Dilam Diharjo, di Gunung Kidul, Jumat (7/10), mengatakan, petani lele sering kesulitan menanggung biaya operasional, seperti biaya pembelian bibit ikan lele.

"Harga jual ikan lele saat panen raya tidak sebanding dengan biaya operasional pembelian bibit," katanya.

Menurut dia, beban biaya operasional yang harus ditanggung pebudi daya ikan lele di Gunung Kidul adalah biaya angkut bibit lele yang didatangkan dari Kabupaten Muntilan, Jawa Tengah.

21.02 | Posted in , | Read More »

Ledakan ATM BRI, Tiga Saksi Diperiksa

Liputan6.com, Jakarta: Kepolisian Negara RI saat ini sudah memeriksa tiga saksi terkait ledakan bom molotov di Anjungan Tunai Mandiri BRI Jalan Affandi, Gejayan, Catur Tunggal, Depok, Kabupaten Sleman.

"Ada tiga orang saksi yang sedang dimintai keterangan di Polsek Depok Barat, Sleman dengan inisial DH, FH dan TC," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Jakarta, Jumat (7/10).

Selain itu, polisi juga telah mengamankan satu orang yang dicurigai terkait dengan ledakan bom molotov tersebut, ujarnya.

"Lokasi tempat kejadian sudah diamankan polisi, mesin ATM Milik BRI di Jl Gejayan dekat 'Mini Market' (toko swalayan) VIKITA, Sleman masih dalam keadaan utuh, uangnya masih tersimpan dengan baik dalam mesin ATM," kata Anton.

09.24 | Posted in , , | Read More »

ATM BRI Gejayan Dimolotov : Polisi Amankan Satu Orang

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Lokasi ledakan bom molotov di ATM BRI jalan Gejayan, Jumat (07/10/2011) dini hari, hingga pagi ini masih dijaga aparat kepolisian. Polisi mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi.

Bom molotov tersebut telah mengakibatkan ruang ATM terbakar. Mulai dari bagian depan hingga bagian dalam. Seluruh mesin ATM pun gosong tak berbentuk.

Kapolres Sleman AKBP Irwan Rahmani menjelaskan, hingga saat ini belum bisa menduga apakah itu bom serta motifnya pun belum diperoleh.

"Akan kita perdalam selebaran itu, sementara sudah ada satu orang yang kita amankann" ujarnya.

Hanya, Kapolres belum banyak bicara tentang identitas orang yang diamankan tersebut.

18.36 | Posted in , , | Read More »

Tiga Server e-KTP di Bantul Rusak

BANTUL—Belum lagi dioperasikan, tiga server (perangkat jaringan komputer) untuk keperluan pembuatan e-KTP di Bantul sudah rusak. Belum dapat dipastikan kapan perbaikan akan selesai. Tiga alat server rusak itu berada di Kecamatan Srandakan, Imogiri, dan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Bantul.

Camat Imogiri Abani mengatakan, server rusak itu sejak dua minggu sejak alat didistribusikan. Pihak konsorsium, katanya, telah mengambil server tersebut untuk diperbaiki, meski hingga saat ini belum selesai.

“Katanya ketika itu perbaikan selesai selama satu minggu, tapi Sabtu saya tanyakan belum juga selesai. Dan dijanjikan selesai seminggu lagi,” ujar dia kepada Harian Jogja (6/10) di kompleks Kantor Bupati Bantul, Kamis (6/10).

19.08 | Posted in , | Read More »

Bangkai Kapal di Parangtritis Jadi 'Obyek Wisata' Baru

BANTUL (KRjogja.com) - Bangkai kapal yang terdampar di Pantai Parangtritis Kretek Bantul akhir pekan lalu kini menjadi objek tontonan pengunjung pantai. Bahkan Minggu (2/10) lalu sepanjang siang hingga sore ratusan berjubel di sekitar kapal. Tidak hanya puas melihat, pengunjung juga naik ke badan kapal. Mereka penasaran dengan keberadaaan kapal setelah banyak diberitakan media cetak dan elektronik.

Ny Suryani, warga Sorowajan RT 10 Panggungharjo Sewon Bantul mengaku penasaran dengan terdamparnya kapal di pantai Parangtrirtis. Ia dan warga lainnnya hanya ingin memastikan seberapa besar perahu itu. “Penasaran setelah melihat berita di media,” ujarnya Selasa (4/10).

Saat ini kapal telah bergeser dari tempat semula dan membujur ke timur. Sedang dasar kapal terpendam di material pasir. Sehingga meski geladak kapal penuh manusia, badan kapal tidak bergerak. Namun banyaknya pengunjung pantai yang ingin melihat kapal membuat Tim SAR Parangtritis kerja keras menghalau agar tidak naik ke atas geladak. Langkah tersebut dilakukan agar tidak terjadi kemungkinan terburuk mengingat saat ini gelombang sedang pasang.

19.33 | Posted in , | Read More »

3.268 Calhaj Pamit ke Pakualam

YOGYAKARTA – Sebanyak 3.268 calon jamaah haji (calhaj) asal DIY akan berangkat ke Tanah Suci. Siang kemarin mereka berpamitan kepada Wakil Gubernur DIY Pakualam di Bangsal Kepatihan.

Para jamaah nantinya tinggal di pondokan dengan jarak kurang dari dua kilometer. Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) DIY Maskhul Haji mengatakan, untuk tahun ini ada penambahan kuota 177 orang.Biasanya kuota DIY hanya 3.091 orang. Dengan penambahan ini,total calhaj yang berangkat mencapai 3.268 orang. Adanya penambahan ini,separuhnya diberikan kepada calhaj yang usianya cukup tua (lansia).

Sisanya untuk calhaj pendamping. Seperti anak yang mendampingi orang tuanya, suami mendampingi istri, dan pendamping lain seperti dokter serta tenaga medis. Tahun ini lokasi pondokan haji relatif cukup dekat. Sekitar 91% berada di ring I dengan jarak maksimal 0,5–2 km dari Masjid Nabawi.Sisanya berada di ring dua dengan jarak maksimal 2,5 km. Jamaah di ring II akan diberikan bantuan transportasi. Tahun ini tidak akan ada pengembalian biaya pondokan. ”Karena dekat dengan Masjidil Haram, makanya tidak ada pengembalian uang pondokan,”tandasnya.

08.37 | Posted in , , | Read More »

Keppres Jabatan Sultan Disahkan 9 Oktober

"Saya dengar dari Setneg juga sudah diajukan ke Presiden," kata Mendagri.

VIVAnews - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan Keputusan Presiden mengenai perpanjangan masa jabatan Sri Sultan Sultan Hamengkubuwono X sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta sudah berada di tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Rencananya, Keppres ini akan disahkan minggu depan.

"Saya dengar dari Setneg juga sudah diajukan ke Presiden. Mudah-mudahan minggu besok ini sudah selesai, tanggal 9 Oktober," kata Gamawan Fauzi, usai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Sabtu, 1 Oktober 2011.

Perpanjangan masa jabatan itu, lanjut Gamawan, bisa dilakukan paling lama satu tahun. Untuk itu dia berharap agar DPR dan pemerintah dapat segera mengesahkannya.

"Tanggal 8 Oktober kan habisnya, tapi kan bisa tanggal 9 Oktober. Ini kan tanpa pelantikan, jadi perpanjangan saja langsung," ungkapnya.

08.04 | Posted in , , | Read More »

Petani Tebu Pilih Sewakan Lahan

BANTUL--MICOM: Sebagian petani tebu di Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, lebih memilih menyewakan lahannya ke pabrik gula Madukismo daripada mengarap sendiri.

"Kalau disewakan itu lebih menguntungkan dari pada lahan digarap sendiri, karena petani tidak perlu kesulitan atau bersusah payah menjual tebu yang sudah panen," kata seorang petani di Desa Pleret, Pleret, Parijo di Bantul, Sabtu (1/10).

Menurut dia, dirinya mengaku dengan menyewakan lahan tebu untuk dikelola pihak PG Madukismo guna kebutuhan bahan baku pembuatan gula ini, dirinya hanya tinggal menerima hasil panen yang sudah dalam bentuk uang.

"Tenaga tanam dan pemeliharaan itu yang mencari dari pihak PG, saya hanya tinggal menerima hasilnya, dari lahan saya seluas 1.500 meter persegi tiap kali panen saya menerima bagi hasil sebesar Rp1 juta," katanya.

13.31 | Posted in , , | Read More »

Pelajar Indonesia Ciptakan Game Tradisional

Liputan6.com : Pelajar Indonesia bukan hanya gemar bermain game di komputernya, karena beberapa di antaranya berhasilkan menciptakan game-game bernuansakan Indonesia. Jumat (30/9), game-game yang mengangkat dan mengenalkan unsur-unsur tradisi bangsa Indonesia itu dtampilkan pada Pameran Game Edukasi di Aula Politeknik Seni Yogyakarta di kawasan Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di sebuah game bergenre action adventure, misalnya, diperlihatkan aksi menumpas kejahatan dengan tokoh utama Gatot Kaca—salah satu tokoh pewayangan. Game itu dikembangkan Rizky, mahasiswa Politeknik Seni, Yogyakarta.

“Game ini sebagai bentuk keprihatinan terkait makin dilupakannya tradisi asli Indonesia, terutama tokoh super hero Tanah Air tersebut," kata Rizky.

Tak hanya tokoh utamanya, di permainan itu juga dilengkapi berbagai ciri dan latar belakang lain yang khas Indonesia. Misalnya, candi. Rizky memang berkeinginan mengenalkan dan mengangkat budaya Indonesia melalui game.

11.37 | Posted in , | Read More »

Blog Archive

Labels