Dua Mahasiswa Dikeroyok, 1 Tewas

YOGYAKARTA– Dua mahasiswa menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda tak dikenal di Jembatan Gondolayu, Gondokusuman, Kota Yogyakarta dini hari kemarin.

Satu orang tewas dan seorang lainnya mengalami luka serius akibat ditusuk senjata tajam. Korban tewas bernama M Yoga Bramana, 23, mahasiswa tingkat akhir Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).Sedang Agranata, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengalami luka serius. Peristiwa itu berawal saat Yoga dan Agranata sedang duduk di Jembatan Gondolayu, Jalan Jenderal Sudirman,Gondokusuman. Tiba-tiba mereka didatangi empat pelaku yang berboncengan motor.

Tanpa sebab, empat pelaku langsung mengeroyok kedua korban dengan menggunakan senjata tajam. Yoga terkapar dengan luka tusuk di perut dan beberapa anggota tubuh lainnya. Sementara Arganata yang mencoba memberikan perlawanan tak berdaya setelah kena tusuk di lengan tangan kiri. Setelah mengeroyok kedua korban, para pelaku melarikan diri menggunakan motor. Arganata yang mengetahui Yoga terluka parah, kemudian mencari pertolongan kepada warga sekitar.

Yoga lalu dibawa ke Rumah Sakit Bethesda.Nyawa Yoga tak tertolong karena terlalu banyak mengeluarkan darah. Salah satu rekan korban, Alex, mengatakan kedua temannya itu pamit pergi ke tempat biasa kongkow di Jembatan Gondolalu untuk mengusir penat.“Saya terkejut setelah mendengar kabar keduanya menjadi korban pengeroyokan,”ujarnya di Polsek Gondokusuman kemarin. Yoga dan Arganata sudah berteman lama dan sama-sama berasal dari Palembang.

Mereka kemudian memutuskan bersama untuk melanjutkan kuliah di Yogyakarta. Kapolsek Gondokusuman Kompol Hadi Sutomo mengungkapkan, sebelum dikeroyok, salah satu pelaku sempat menanyakan jam dan asal-muasal mereka. “Dari keterangan yang didapat sementara dari salah satu korban, tercium bau minuman keras dari pelaku,” ungkapnya.

Keluarga Yoga yang tinggal di Jalan RA Kartini kompleks PDAM Pasar III Muaraenim, Palembang, meminta jenazah Yoga segera dipulangkan dan akan dimakamkan di kampung asal. Kemarin jenazah korban langsung diterbangkan ke Palembang sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan pesawat dari Bandara Adisutjipto. ridho hidayat

Sumber : Seputar Indonesia

15.04 | Posted in , | Read More »

Tata Kelola Angkutan Kota Yogyakarta Raih Penghargaan

YOGYAKARTA - Pemerintah Kota Yogyakarta meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha bidang tata kelola angkutan kota untuk kategori kota sedang. Penghargaan diserahkan Menteri Perhubungan RI EE Mangindaan dan diterima Wakil Wali Kota Yogyakarta Imam Priyono di Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jakarta, Selasa (29/5).

Imam Priyono melalui Humas Pemkot Yogyakarta mengatakan ke depan pihaknya meminta Dinas Perhubungan terus melanjutkan dan meningkatkan prestasi ini agar semua sarana prasarana distribusi transportasi ini dapat semakin memadai bagi kegiatan masyarakat serta meminta pula terus ditingkatkannya koordinasi antarinstansi agar sarana prasarana transportasi menjadi semakin baik.

"Saya juga meminta instansi lain seperti Dinas Kimpraswil segera dapat membangun dan memperbaiki jalan-jalan agar kegiatan distribusi dan transportasi semakin terlayani dengan baik," kata Imam.

Sementara itu Kadinas Perhubungan Yogyakarta Widorisnomo mengatakan penghargaan ini menjadi pendorong Dinas Perhubungan untuk meningkatkan layanan di bidang transprotasi. Kota Yogyakarta menjadi satu-satunya pemerintah daerah yang menerima penghargaan dalam kategori tersebut.

Ada dua aspek dalam penilaian penghargaan ini, pertama adalah aspek sarana yaitu angkutan umum dalam trayek dan tidak dalam trayek. Kedua, aspek prasarana yaitu prasarana jalan, fasilitas jalan kaki, rambu dan marka, terminal dan fasilitas pengujian kendaraan bermotor. (AU/OL-04)

Sumber : Media Indonesia

09.33 | Posted in , | Read More »

Pratikno Dilantik Jadi Rektor UGM, Mahasiswa Gelar Aksi Damai

Yogyakarta Prof Dr Pratikno, M.Soc, Dekan Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM), dilantik menjadi rektor UGM periode 2012-2017, Senin (28/5/2012). Pratikno menggantikan Prof Ir Sudjarwadi, PhD, yang telah habis masa jabatannya.

Acara pelantikan dan serah terima jabatan dilakukan langsung di Balai Senat, Kantor Pusat UGM pada pukul 10.00 WIB. Pratikno dilantik oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Prof Dr Sofian Effendi, MPA.

Sebelum dilantik, sekretaris MWA Dr Supama membacakan berita acara serah terima jabatan. Anggota MWA yang hadir diantaranya Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, mantan Walikota Yogyakarta Herry Zudianto. Sejumlah guru besar juga hadir.

Sedangkan tamu undangan yang terlihat hadir, yakni Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Bupati Sleman Sri Purnomo, mantan Wakil Walikota Surabaya Arief Affandi, Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso, dan Bambang W. Suharto. Pratikno saat pelantikan didampingi istrinya, Siti Faridah.

Bersamaan dengan acara tersebut, puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas di UGM menggelar aksi damai di depan Balairung UGM. Selama aksi tersebut hanya dijaga beberapa orang aparat Satuan Keamanan Kampus (SKK) UGM.

Dalam aksi itu, massa menggelar orasi secara bergantian. Isi dari tuntutan mahasisa mengharapkan adanya perubahan selama kepemimpinan rektor UGM baru dan mengucapkan atas dilantiknya Pratikno.

Ketua MWA, Prof Dr Sofian Effendi dalam sambutannya mengatakan tugas dan jabatan yang diemban dalam kepercayaan yang harus diemban dan dijalankan dengan baik. "Jabatan ini sebagai tantangan ke depan untuk rektor baru UGM, rakyat Yogyakarta dan Indonesia," ungkap Sofian.

Usai pelantikan, Pratikno sebagai rektor baru bersama rektor lama Sudjarwadi menerima ucapan selamat dari para tamu undangan yang hadir.

Dalam pemilihan rektor bulan lalu, Pratikno berhasil unggul dari dua calon lainnya. Dari 32 suara, pria kelahiran Bojonegoro tahun 1962 itu unggul 26 suara. Sedangkan Prof Dr Marsudi, LLM memperoleh 5 suara dan Prof Dr Ir Danang Parikesit, MSc mendapat 1 suara.(bgs/try)

Sumber berita : detikNews
Sumber gambar : http://acadstaff.ugm.ac.id/foto_dosen/fisipol/d.jpg

08.43 | Posted in , , | Read More »

6 Tahun Gempa- Rekonstruksi Jadi Rule Model Internasional

YOGYAKARTA – Penanganan gempa DIY-Jateng yang terjadi enam tahun lalu dijadikan sebagai rule model penanganan bencana yang sama di Indonesia dan dunia internasional.

Proses rehabilitasi dan rekonstruksi di dua provinsi ini dinilai memakan waktu yang cepat. Deputi I Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sugeng Triutomo mengatakan, tercatat rehabilitasi pascagempa dengan kekuatan 5,7 SR yang menewaskan tidak kurang dari 3.000 manusia tersebut dapat dilakukan hanya dalam kurun waktu dua tahun. ”Penanganan (gempa bumi) di DIY dan Jateng enam tahun lalu menjadi acuan secara nasional bahkan internasional khususnya di Asia Pasifik,” ujarnya kemarin seusai mengikuti Upacara Detik-Detik Mengenang Gempa 27 Mei 2006 di Alun-Alun Selatan Yogyakarta.

Cepatnya proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang dilakukan, memberikan andil cukup signifikan pada cepatnya proses pemulihan pasca bencana. Fakta nyata yang paling terlihat adalah sudah pulihnya kegiatan perekonomian di DIY dan Jawa Tengah, meski kerusakan yang diakibatkan oleh gempa yang mengguncang selama 57 detik tersebut sangat parah. Proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang cepat, menurutnya, juga membuktikan bahwa masyarakat DIY dan Jawa Tengah sangat tangguh dalam menghadapi bencana.

”Saat ini kesadaran bahwa kita tinggal di kawasan rawan bencana sudah sangat tinggi dan diketahui oleh semua lapisan masyarakat,”tandasnya. Kemarin, masyarakat DIY yang diwakili oleh ribuan relawan memperingati detikdetik gempa bumi 27 Mei 2006. Upacara yang digelar di Alun- Alun selatan tersebut digelar sejak Sabtu siang dengan kegiatan memasang 100 tenda. Festival tenda bangkit tersebut menjadi salah satu bagian dari bukti kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman gempa.

Selain itu, dengan festival gempa tersebut, masyarakat DIY ingin membuktikan bahwa bencana yang memorak-porandakan DIY dan sebagian wilayah Jawa Tengah enam tahun lalu sudah dapat diatasi. Data terakhir Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memperlihatkan, guncangan bumi pada 27 Mei 2006 lalu berkekuaan 5,9 SR terjadi pada 05.55 WIB. Sementara dari catatan United States Geological Survey, getaran di DIY dan Jateng tersebut mencapai 6,2 SR. Pusat gempa tercatat berada di 8.03 LS dan 110,32 BT pada kedalaman 11,3 kilometer. Gempa enam tahun lalu tersebut tercatat juga dirasakan di Solo, Semarang, Purworejo, Kebumen dan Banyumas.

Getaran juga sempat dirasakan sejumlah kota di provinsi Jawa Timur seperti Ngawi, Madiun, Kediri,Trenggalek, Magetan, Pacitan, Blitar dan Surabaya. Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam (PA) IX yang hadir mewakili Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengatakan,akar budaya masyarakat saiyek saekoproyo menjadi salah satu kekuatan masyarakat menghadapi bencana di DIY.

Sebagai bagian dari masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana,PA IX berharap seluruh lapisan masyarakat harus menyadarinya. Hal tersebut dibutuhkan untuk menyatukan persepsi dan gerak langkah dalam melakukan pengurangan risiko dari ancaman bencana yang ada. maha deva

Sumber : Seputar Indonesia

08.44 | Posted in , | Read More »

Masyarakat DI Yogyakarta Peringati 6 Tahun Gempa DIY-Jateng

YOGYAKARTA - Ratusan orang dari berbagai unsur elemen masyarakat di DI Yogyakarta, seperti BNPB, Basarnas, PMI, dan Tagana, melaksanakan upacara di Alun-Alun Kidul, Kraton Ngayogyakarta, dalam rangka memeringati gempa yang melanda DIY dan Jateng pada 27 Mei 2006.

Dalam amanatnya, Wakil Gubernur DIY Paku Alam IX, selaku Inspektur upacara, mengingatkan posisi kepulauan Indonesia termasuk DIY terletak di lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan pasifik.

"Dengan kondisi yang demikian rawan bencana geologi, seperti gempa bumi, tsunami, tanah longsor, dan lain-lain," terangnya, Minggu (27/5).

Paku Alam mengatakan gempa bumi yang terjadi 6 tahun lalu, 27 Mei 2006, membawa dampak luar biasa bagi DIY karena menimbulkan kerugian dan ancaman, kehilangan harta dan jiwa manusia.

"Belajar dari pengalaman itu, kita perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana yang mungkin terjadi," ungkapnya.

Rangkaian peringatan detik-detik gempa kali ini sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat.

"Dengan modal budaya Jawa, sa eyeg sa eka praya, mudah-mudahan kita akan mampu bersama-sama melewati bencana yang mungkin terjadi," harapnya.

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan festival tenda bangkit. Di sana didirikan tenda-tenda dengan berbagai ukuran, jenis, dan fungsi serta peralatan dan perlengkapan penanggulangan bencana, termasuk mobil-mobil ambulans.

Upacara tersebut berlangsung dari pukul 05.40. Sekitar pukul 05.47, sirine mobil ambulan yang ada di lokasi dinyalakan secara berbarengan. (AT/OL-10)

Sumber : Media Indonesia

18.13 | Posted in , | Read More »

Tiket KA Lebaran masih Tersedia di Yogyakarta

YOGYAKARTA -  Tiket kereta api untuk mudik Lebaran 2012 dari Yogyakarta masih tersedia. Masyarakat bisa memperolehnya di stasiun yang menggunakan sistem dalam jaringan atau tempat lain untuk pembelian tiket.

"Tiket keberangkatan atau untuk arus mudik Lebaran dari Yogyakarta ke berbagai tujuan seperti Surabaya, Jakarta, dan Bandung masih tersedia," kata Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto di Yogyakarta, Kamis (24/5).

Ia mengatakan, penjualan tiket kereta api reguler untuk angkutan Lebaran sudah dapat dilayani H-90 keberangkatan atau sejak akhir Maret. Tiket yang dilayani untuk kereta ekonomi AC, bisnis, dan eksekutif.

Dari Yogyakarta, terdapat 15 keberangkatan kereta api reguler ke berbagai tujuan dengan total penumpang yang dapat terangkut sekitar 10 ribu orang.

Namun, kata dia, masyarakat sepertinya masih senang membeli tiket tidak jauh dari hari keberangkatan dengan berbagai alasan seperti takut apabila tiket yang telah dibelinya hilang.

Padahal, kata Eko, tujuan dari penjualan tiket jauh-jauh hari sebelum keberangkatan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen.

"Selain itu, kebijakan tersebut juga ditujukan untuk meminimalisasi praktik calo serta agar persiapan kereta api selama angkutan Lebaran bisa lebih optimal," katanya.

Adapun tiket arus mudik ke Yogyakarta, khususnya dari Jakarta, sudah habis terjual mulai dari keberangkatan 14 Agustus hingga hari H Lebaran, 19 Agustus. (Ant/OL-9)

Sumber : Media Indonesia

15.00 | Posted in , , , , | Read More »

Pendaftar SNMPTN Meningkat 20%

YOGYAKARTA - Jumlah calon mahasiswa baru yang mendaftar di tiga universitas negeri di DIY melalui jalur Ujian Tulis (Utul) pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012 diperkirakan meningkat 15-20% dibanding dengan pendaftar pada 2011 lalu.

Hal ini dapat dilihat dari antusias pendaftar yang sejak dibuka pada 10 Mei 2012 lalu hingga kemarin Selasa (22/5). Tercatat jumlah pendaftar untuk tingkat lokal DIY telah mencapai 10.343 orang.Perinciannya, untuk pilihan IPA mencapai 3.706 pendaftar, IPS 4.840 pendaftar, dan IPC sebanyak 1.797 pendaftar.

”Melihat antusias calon mahasiswa baru yang mendaftar, tahun ini sepertinya akan lebih banyak dari tahun kemarin.Sebelas hari saja sudah banyak seperti ini, padahal pendaftaran baru akan ditutup sembilan hari ke depan pada 31 Mei. Sedangkan ujian untuk jalur Utul akan dilaksanakan pada 12-13 Juni nanti,”ujar Ketua Panitia Lokal Yogyakarta Prof Dr Ir Budi Prasetyo Widyobroto kemarin. Menurut dia, jumlah pendaftar SNMPTN jalur Utul pada tahun lalu sudah mencapai 50% dari total pendaftar jika dibandingkan periode yang sama pada tahun ini.

Sementara tahun ini dengan sisa waktu sembilan hari ke depan, jumlahnya melampaui jumlah yang sama tahun lalu. Selainitu, peningkatan minat calon mahasiswa baru masuk perguruan tinggi negeri juga terjadi di tingkat nasional pada saat ini. Hingga Selasa (22/5) kemarin, pendaftar SNMPTN di seluruh Indonesia sudah mencapai 275.134 orang. ”Kenaikan ini kemungkinan disebabkan SNMPTN mulai tahun ini memberikan kesempatan mendaftar secara gratis,khususnya bagi penerima beasiswa bidik misi.

Sekarang ini tidak ada lagi anak yang tidak mampu ikut mendaftar SNMPTN.Apalagi calon mahasiswa jalur undangan yang tidak diterima tetap bisa menggunakan PIN-nya untuk ikut jalur Utul dalam SNMPTN kali ini,”jelas Direktur Administrasi Akademik (DAA) Universitas Gadjah Mada (UGM) ini. Budi menambahkan, selain jumlah pendaftar yang meningkat, peminat untuk program studi (prodi) favorit pun masih tinggi. Contohnya di bidang kesehatan, prodi Pendidikan Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Farmasi masih menjadi favorit.

Lalu di Fakultas Teknik, prodi Teknologi Informasi, Teknik Industri,Kimia dan Arsitektur pun tinggi peminatnya. Sedangkan di bidang noneksakta seperti prodi Manajemen, Akuntansi, Hubungan Internasional (HI) dan Komunikasi tetap jadi favorit. Di tingkat UGM, kuota SNMPTN jalur Utul pada 2012 ini mencapai 50% atau 3.452 orang dari total jumlah mahasiswa baru UGM yang mencapai 6.920 orang. Untuk program bidik misi,UGM memberikan kuota sebanyak 1.000 mahasiswa.

Sementara itu, kuota SNMPTN jalur Utul untuk Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga sebanyak 1.265 dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mencapai 2.061 mahasiswa dan 750 mahasiswa untuk bidik misi UNY. Sebelumnya,Panitia Lokal dari UIN Dr Ibrahim mengatakan, biaya pendaftaran ujian tulis SNMPTN yakni Rp150.000 untuk program studi kelompok IPA dan IPS serta Rp175.000 untuk program studi kelompok IPC.Tahun ini, kuota calon mahasiswa baru yang akan diterima lewat jalur SNMPTN ujian tulis antara lain UGM sebanyak 3.442 mahasiswa,UIN sejumlah 1.265 dan UNY mencapai 2.061 mahasiswa.

”Untuk calon bidik misi sendiri, khusus UIN memang berbeda dibandingkan UGM dan UNY.Jika UGM dan UNY beasiswanya berasal dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, maka untuk UIN dari Departemen Agama yang kuotanya berjumlah 150 mahasiswa,” imbuhnya. Anggota Panlok SNMPTN dari UNY Nurfina Aznan menambahkan, pembayaran pendaftaran SNMPTN dapat dilakukan melalui kantor pos,khusus untuk wilayah yang tidak memiliki cabang atau akses membayar biaya pendaftaran melalui Bank Mandiri.Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, ada beberapa pendaftar yang ditemukan kesulitan melakukan pembayaran.

”Diperbolehkan membayar melalui kantor pos jika memang akses pembayaran melalui Bank Mandiri kesulitan.Namun kami rasa semua wilayah saat ini mudah mengakses pembayaran yang telah disediakan,” imbuhnya.

Semarang Juga Membeludak

Sementara itu, sejak mulai dibukanya pendaftaran sejak Kamis (10/5) lalu, hingga kini, jumlah pendaftar pada SNMPTN jalur tulis telah mencapai angka 10.000-an. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah dengan berakhirnya pendaftaran pada 31 Mei pada pukul 22.00 mendatang. ”Dengan jumlah sekian saya rasa animo pendaftar tergolong tinggi,” ujar Seksi Sekertariat SNMPTN Panlok 42 Semarang Ngadenan,kemarin.

Dia menyebutkan,dari total jumlah pendaftar yang sudah mencapai 10.000-an tersebut, merupakan pendaftar yang menentukan pilihan di kedua perguruan tinggi negeri (PTN) di Semarang. ”Jumlah itu untuk yang menentukan di Undip dan Unnes. Kalau untuk masing- masingnya saya belum tahu pasti karena berubah setiap waktunya,”katanya. Ngadenan menambahkan, meski pendafataran SNMPTN jalur tulis kali ini seluruhnya dilakukan secara online, namun pihaknya tetap menyediakan loket khusus bagi mereka yang kesulitan mendaftar secara online.

”Jadi,mereka bisa datang langsung ke LP2MP di Kampus Undip di Tembalang dan akan kami bantu proses pendaftarannya. Kami menyediakan enam komputer dan sembilan petugas yang siap membantu calon pendaftar,” bebernya. Terpisah,Universitas Negeri Semarang (Unnes) menjamin pada seleksi penerimaan mahasiswa baru termasuk SNMPTN, keadaan ekonomi atau penghasilan orang tua calon mahasiswa tidak akan memengaruhi hasil penerimaan.

Sementara terkait adanya data penghasilan orang tua dalam formulir pendaftaran SNMPTN yang harus diisi, dimaksdkan untuk melengkapi data semata.”Isian itu merupakan data biasa, sebagaimana jenis kelamin, alamat, tempat, dan tanggal lahir,”kata Rektor Unnes yang juga Koordinator Wilayah II SNMPTN Prof Sudijono Sastroatmodjo. Sesuai dengan pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh, maka data tersebut akan digunakan untuk memetakan kemampuan ekonomi pendaftar PTN. Termasuk bagi keluarga ekonomi kelas bawah dapat dijadikan salah satu acuan pemberian bantuan.

”Jadi jangan khawaitr dengan adanya kolom pengisian penghasilan orang tua.Apalagi sampai takut jika diisi sedikit takut tidak diterima. Isi sesuai dengan kenyataan saja, sebab data itu bukan sebagai tawar menawar diterima atau tidaknya pendaftar,”imbuhnya. ratih keswara/ susilo himawan

Sumber : Seputar Indonesia

08.41 | Posted in , , , , | Read More »

Perampok Swalayan Mediko Diringkus

SLEMAN– Dua pelaku perampokan Swalayan Mediko di Dusun Sembuh Wetan, Sidokerto, Godean, Sleman berhasil dibekuk polisi.

Keduanya adalah Gombloh,29, warga Pasekan, Balecatur,Kecamatan Gamping dan Edo, 29,warga Sembuh, Sidomulyo, Godean. Kedua tersangka ditangkap di rumahnya masing-masing secara beruntun pada Minggu (20/5) atau selang sehari setelah perampokan terjadi. Kapolsek Godean AKP Surahman mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan kedua tersangka langsung ditahan di Mapolres Sleman.Keduanya dijerat dengan Pasal 265 KUHP tentang Pencurian Disertai Kekerasan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

”Keduanya sudah kita limpahkan ke polres,” ujarnya kemarin. Perampokan di Swalayan Mediko terjadi pada Jumat (18/5) pukul 21.10 WIB. Saat kejadian, dua karyawan yang sedang berjaga didatangi tersangka Edo, kemudian ditodong. Edo meminta diambilkan beberapa bungkus rokok. Tidak lama kemudian, giliran Gombloh masuk sambil menodongkan pedang dan meminta uang yang ada di kasir sebanyak Rp1 juta. Keduanya berhasil diamankan lantaran saat keluar swalayan, ada warga yang mengenali wajah keduanya.

Selain perampok Swalayan Mediko, polisi juga berhasil menangkap dua orang pelaku tindak kriminal pencurian dengan kekerasan (curas) yang beroperasi di jalanan Sleman. Dalam menjalankan aksi,para pelaku menggunakan senjata tajam jenis celurit untuk mengancam para korban yang menjadi target incaran. Pelakunya masing-masing Sandi, 25, warga Tegalrejo, Yogyakarta dan Mujek, 27, warga Sendangmulyo, Minggir, Sleman.Keduanya diringkus di wilayah Terminal Jombor, Sleman, Minggu (20/5) malam.

Sebelum diringkus, keduanya meminta paksa telepon seluler milik dua pelajar SMP di Sleman, yakni Adi Reksa Indrawan dan Novendri Anggara Putra di Jalan Ngino Banyurejo, Tempel,Sleman. Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Widi Saputra menerangkan, penangkapan dilakukan setelah pelaku dipancing oleh korban yang menghubungi pelaku ke telepon seluler yang dirampas dengan alasan mau menebus.Kebetulan, nomor telepon masih aktif dan mereka janjian untuk ketemu. ”Setelah mereka janji ketemu di Jombor, kita langsung lakukan penyergapan,”ucapnya.

Perampasan itu terjadi Kamis (17/5) lalu sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu kedua korban yang mengendarai sepeda motor dipepet kedua pelaku dan dihentikan di tengah jalan. Pelaku lantas menuduh korban sebagai orang yang sering mencuri HP di sekolah dan meminta keduanya mengeluarkan telepon seluler dari sakunya masing- masing. Saat itu pula seorang pelaku mengeluarkan celurit dari pinggangnya dan menakut-nakuti korban. Ditemui di ruang tahanan, Mujianto mengaku nekat merampas karena ingin membantu mengobati luka ibunya. Sekitar dua minggu lalu tangan kanan ibunya dioperasi karena terkena mesin gilingan kelapa.

”Saya terpaksa melakukannya (merampas) karena ibu saya butuh berobat jalan,”ucapnya. Demi memperoleh uang untuk mengobati ibunya,Mujianto mengajak Sandi. Meski perbuatan merampasnya bertujuan baik, tetap saja melanggar hukum,Akibat perbuatannya keduanya, mereka dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian Disertai Kekerasan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. muji barnugroho

Sumber : Seputar Indonesia

09.44 | Posted in , , | Read More »

Distribusi E-KTP Serentak-Disdukcapil Belum Bisa Pastikan Waktunya

YOGYAKARTA– Pendistribusian kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kota Yogyakarta hingga kini belum ada kepastian. Selain harus diberikan secara bersamaan,juga karena proses pencetakan e-KTP hasil perekaman massal diperkirakan baru selesai Juni.

Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas Kependudukan danPencatatanSipil (Disdukcapil) Kota Yogyakarta Deddy Feriza mengatakan, meski sebanyak 100 lembar e-KTP telah selesai dan pencetakan e-KTP massal diperkirakan rampung Juni, tapi untuk menghindari kecemburuan antarwarga distribusi identitas dirit ersebutakandilaksanakan secara bersama-sama. “Atas dasar itu,apakah setelah selesai dicetak segera didistribusikan? kami tidak bisa memastikan.

Selain itu,serverdata sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) dan server data e-KTP saat ini juga belum terintegrasi.Kedua server baru terintegrasi pada 2013,” katanya,kemarin. Menurut Deddy,dari 272.651 warga Yogyakarta yang wajib KTP, 97% di antaranya sudah melakukan perekaman massal pembuatan e-KTP. Namun bila didasarkan data hasil pemutakhiran, warga yang sudah melakukan perekaman massal data e- KTP baru 79%.

Sebab untuk dari pemutakhiran data penduduk yang wajib KTP ada 332.314 orang. “Karena itu, meski batas akhir perekaman e-KTP massal sudah berakhir 30 April lalu, namun bagi warga yang akan melakukan perekaman, tetap dilayani di masing-masing kecamatan,” paparnya. Bagi warga luar kota yang sudah melakukan perekaman e-KTP di kota/kabupaten lain dan kemudian pindah ke Kota Yogyakarta, tetap diminta melakukan perekaman data kependudukan di Kota Yogyakarta melalui kecamatan.

Camat Danurejan Octo Noor Arafatmengatakan,darijumlah warga wajib KTP di wilayahnya hingga batas akhir 30 April lalu, 85% di antaranya sudah melakukan perekaman. “Sisanya 15% belum.Mereka umumnya mahasiswa dan pelajar dari berbagai asrama di Danurejan.Mereka memiliki KTP Kota Yogyakarta, namun saat ini sudah tidak berdomisili di Danurejan tetapi tidak mencabut status kependudukannya,” tuturnya.

Sementara itu,pengurusan e- KTP di Kabupaten Sleman,mulai 2013 akan dikenakan biaya retribusi sebesar Rp30.000.Kepala Disdukcapil Supardi menerangkan, besaran retribusi pengurusan e-KTP sesuai dengan Peraturan Daerah (perda) No 14/2011.Untuk itu,dia berharap kepada masyarakat yang belum mengurus e-KTP segera datang ke kecamatanuntukmembuate- KTP agar tidak kena biaya pengurusan.

“ Sampai April 2012 pelaksanaan e-KTP sudah mencapai 76 persen atau 620.000 orang dari 811.000 di Kabupaten Sleman,”katanya. Menurutnya, sisanya sebanyak 24% yang belum mengurus karena waktu diundang tidak hadir, sakit, meninggal dunia, dan pindah tempat. Pengurusan e-KTP dari Mei sampai Desember 2012 masih tetap dilayani dikecamatan masing- masing tanpa biaya dengan persyaratan yang telah ditentukan misalnya KK dan KTP. “Bagi yang berusia 17 tahun di bulan Mei diharapkan untuk melakukan pengurusan KTP regular dengan biaya Rp6.000,”tuturnya. priyo setyawan/ muji barnugroho

sumber : Seputar Indonesia

09.50 | Posted in , | Read More »

Jalur Wisata Yogya-Solo Macet-Enam Wisatawan Terseret Ombak

GUNUNGKIDUL – Jalur wisata Yogyakarta dan Solo mengalami kemacetan panjang pada hari kedua libur panjang atau long weekend kemarin.

Kemacetan terjadi karena banyaknya kendaraan lokal maupun dari luar daerah yang memadati jalan-jalan utama untuk berwisata. Di Gunungkidul, kemacetan terjadi di jalur Yogyakarta–Wonosari, tepatnya di sekitar hutan Tleseh,Desa Bunder, Kecamatan Patuk. Antrean kendaraan mencapai lebih dari dua kilometer. Selain faktor kepadatan kendaraan yang meningkat drastis, perbaikan jalan nasional ini juga membuat lalu lintas tersendat.

Dari pantauan SINDO di lapangan, sejak kemacetan dihutan Tleseh, ratusan kendaraan terlihat mengular hingga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Sambipitu,Patuk. ”Sudah dua hari ini macetnya kayak gini,”kata Suroto, salah satu pengemudi truk material, kemarin. Di kawasan objek wisata, ribuan wisatawan menyemut di berbagai kawasan pantai.

Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Gunungkidul Wijang Eka Aswarna mengatakan dalam satu hari tercatat sedikitnya 12.000 wisatawan yang masuk kawasan pantai.”Memang libur panjang kali ini, jumlah wisatawan melonjak drastis,”ucapnya. Kawasan pantai Gunungkidul menjadi tujuan wisata karena menyajikan pemandangan alam yang lebih elok dibandingkan dengan pantai-pantai lain di DIY.

Kepala Disbudpar Gunungkidul Suryo Aji mengungkapkan, kepadatan wisatawan di Gunungkidul melonjak sebesar 30% dalam dua hari ini.Dia yakin dengan kenaikan wisatawan setiap kali liburan long weekend, target pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp3,2 miliar akan tercapai. Kepadatan lalu lintas juga terjadi di jalan raya Klaten - Solo saat libur dan cuti bersama meningkat tajam.Antrean dan kepadatan kendaraan cukup panjang terlihat di sejumlah titik.

Kasatlantas Polres Klaten AKP Yuswanto Ardi menerangkan, sejumlah titik mengalami kepadatan kendaraan pada jamjam tertentu.Pantauan dari Klaten Traffic Management Center (KTMC),antrean panjang terlihat di persimpangan Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro (RSST) Klaten.Kendaraan yang mayoritas mobil pribadi terlihat antre sampai di traffic light Adipura. Bahkan, arus kendaraan dari arah Yogyakarta ke Solo melalui Jalan By Pass Selatan dialihkan masuk ke kota.

”Sistem buka tutup dilakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang panjang,” ujar Yuswanto Ardi kemarin. Menjelang libur panjang, diakui terjadi peningkatan arus hingga dua kali lipat dibanding hari biasa. Kalau hari biasa,arus kendaraan yang melintas setiap setengah jam berkisar 800 unit. Namun, sejak dua hari terakhir bisa mencapai 1.232 unit hingga 1.825 unit.

Pihaknya memprediksi puncak arus kendaraan keluar masuk akan berlangsung pada Minggu (20/5). Salah satu pengguna jalan, Dewi Widyastuti, 38, mengatakan, kepadatan jalan raya Klaten– Solo sudah terasa sehari sebelum libur panjang. Menggunakan mobil,dia membutuhkan waktu sampai empat jam saat perjalanan dari Yogyakarta sampai Solo.Padahal saat hari biasanya, dia hanya membutuhkan waktu sekitar dua jam perjalanan.

”Macetnya bukan main, jalannya harus merayap karena lalu lintas sangat padat,” ujar Dewi. Libur panjang juga membawa berkah bagi para pedagang batik di kawasan Malioboro.Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro, Syarief Teguh Prabowo menuturkan, kawasan Malioboro sudah mulai dipadati oleh wisatawan sejak Rabu (16/5) malam. UPT mengerahkan sebanyak 18 personel untuk melakukan patroli mengurangi gangguan kejahatan Sementara enam wisatawan yang sedang bermain di objek wisata Pantai Parangtritis, Bantul terseret arus laut. Beruntung mereka bisa diselamatkan tim SAR.

Gua Pindul Mulai Dibuka

Setelah ditutup selama lima hari, mulai kemarin Gua Pindul mulai dibuka untuk umum. Di awal pembukaan pasca tenggelamnya dua pelajar di pintu keluar mulut gua, para wisatawan digratiskan masuk kawasan tersebut. Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan, mulai hari ini panitia akan memberlakukan tarif kepada wisatawan. suharjono/ ary wahyu wibowo/ ridho hidayat

Sumber : Seputar Indonesia

09.35 | Posted in , , | Read More »

Dua Puskesmas Segera Ditutup-Setiap Pekan hanya 2-3 Orang yang Berobat

YOGYAKARTA– Pemerintah Kota Yogyakarta berencana menutup dua Puskesmas Pembantu di Bener, Tegalrejo dan Pakel, Umbulharjo. Langkah ini dilakukan karena minimnya jumlah pasien yang berobat ke tempat tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta Tuty Setyowati mengatakan, dalam waktu sepekan warga yang berobat ke dua Puskesmas Pembantu tersebut hanya 2 sampai 3 orang. “Dengan kondisi ini, maka kami menilai pelayanan kesehatan di Pustu itu kurang optimal,”katanya,kemarin. Di Kota Yogyakarta saat ini terdapat 29 puskesmas yang tersebar di 14 kecamatan.

Terdiri dari 15 Puskesmas Utama, tiga Puskesmas Ranap Inap, dan 11 Puskesmas Pembantu. Menurut Tuty,rencana penutupan dua Puskesmas Pembantu juga mengacu pada Undangundang (UU) No 29/2004 tentang Praktik Kedokteran dan Peraturan Pemerintah (PP) No 51/2009 tentang Kefarmasian. Dalam UU tersebut, selain harus memiliki surat izin praktik (SIP),juga batasan praktik yaitu maksimal di tiga tempat.

“Untuk praktik dokter ini, biasanya setiap dokter sudah memenuhi batas maksimal tempat praktik. Sehingga jika ditambah praktik di Puskesmas Pembantu, tentu akan menyalahi aturan,”tuturnya. Sedangkan dalam PP Kefarmasian dinyatakan bahwa dalam setiap lembaga pelayanan kesehatan harus memiliki penanggung jawab farmasi. Nah, dua Puskesmas Pembantu tersebut belum memilikinya.

Sebab pada umumnya, tenaga di Puskesmas Pembantu berasal dari Puskesmas Utama. Terkait penutupan Puskesmas Pembantu Bener,Tegalrejo dan Pakel,Umbulharjo,Dinkes sudah berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan masyarakat sekitar puskesmas pembantu tersebut.“Selain itu,saatinikamijugamasih melakukan berbagai persiapan untuk rencana tersebut, termasuk dari sigi legal formal atau hukumnya,”ujarnya.

Setelah Puskesmas Pembantu tersebut ditutup,masyarakat bisa mengakses layanan pengobatan di puskesmas lain yang masih terjangkau.Apalagi saat ini juga ada layanan home care dari puskesmas. “Bangunan Puskesmas Pembantu yang ditutup, nanti tetap dapat digunakan oleh warga, baik untuk pelayanan kesehatan maupun untuk kegiatan lain. Seperti sebagai tempat pengembangan kelurahan siaga atau untuk layanan posyandu lansia,”ucapnya.

Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Yogyakarta Basuki Hari Saksono mengatakan, karena waktu pembentukannya menggunakan peraturan wali kota (perwal), maka penutupannya juga harus dilakukan dengan merevisi perwal tersebut.Apalagi jika itu benar terjadi, maka ini merupakan penutupan Puskesmas Pembantu yang pertama. “Oleh karena itu,penutupan Puskesmas Pembantu tersebut harus memiliki payung hukum yang jelas,”katanya. priyo setyawan

Sumber : Seputar Indonesia

08.15 | Posted in , | Read More »

Sekolah, Tenaga Kesehatan di Yogyakarta Tidak Ada Cuti Bersama

YOGYAKARTA- Jajaran pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menjalani libur kenaikan Isa Almasih  Kamis (17/5) dan cuti bersama pada Jumat (18/5). Namun, PNS yang bekerja di sekolah dan tempat pelayanan kesehatan tidak mendapatkan cuti bersama.

Kepala Bagian Organisasi Pemkot Yogyakarta, Kris Sarjono Sutejo, Rabu (16/5) mengatakan cuti bersama PNS pemkot Yogyakarta mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri bernomor 7 Tahun 2011, No 04/MEN/VII/2011 dan No SKB/03/M.PAn-rb/07/2011.

"Yang buka hanya untuk pekerjaan (yang sifatnya) darurat, seperti kimpraswil, puskesmas, dan RSUD," katanya, Rabu (16/5).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Edy Heri Suasana, menjelaskan, dalam kalender pendidikan Kota Yogyakarta, libur sekolah memperingati Kenaikan Isa Almasih hanya sehari, yaitu Kamis (17/5). Pada hari berikutnya, Jumat dan Sabtu, kegiatan belajar mengajar berlangsung seperti biasa.

Ketentuan tersebut ternyata tidak mengikat untuk semua sekolah. Pasalnya, bagi sekolah-sekolah Nasrani, Edy mengatakan kebijakan libur tersebut diserahkan kepada masing-masing yayasan.

Adanya ketentuan tidak diberlakukannya cuti bersama untuk pelayanan kesehatan dibenarkan Kasubag Hukum dan Pelayanan Pelanggan RSUD Yogyakarta, Dyah Widyastuti. Menurutnya, RSUD Kota Yogyakarta tidak memberlakukan cuti bersama.

"Pelayanan poliklinik pada hari Jumat dan Sabtu, 18 dan 19 Mei, tetap buka seperti biasa, dengan jam pendaftaran dari jam 08.00 s/d 10.00 WIB," terangnya.

Dengan demikian, untuk Minggu ini, otomatis pegawai Pemkot Yogyakarta yang mendapat libur kenaikan Isa Almasih dan cuti bersama hanya masuk 3 hari, yaitu dari Senin sampai Rabu, sedangkan sisanya, dari Kamis sampai Minggu libur. Pasalnya, selama ini Pemkot Yogyakarta memberlakukan lima hari kerja, Sabtu dan Minggu libur. (AT/OL-10)

Sumber : Media Indonesia

16.08 | Posted in , | Read More »

Polda DIY Gerebek 2 Warnet Penyedia Film Porno

Sleman - Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY menggerebek dua warnet (warung internet) yang diduga menyediakan film porno bagi penggunanya.

Satu warnet berada di wilayah Sedayu Bantul dan satu warnet lagi di Mancasan, Condongcatur, Depok.

Razia tersebut dilakukan dalam operasi Maya Progo yang digelar selama 14 hari, terhitung awal Mei 2012. Selain menggerebek kedua warnet itu, polisi juga menahan dua pengelola warnet yang diduga sebagai penyedia film porno. Masing-masing berinisial IG, warga Sedayu Bantul dan GD, warga Condongcatur, Depok.

Dirreskrimsus Polda DIY, Kombes Pol Joko Lelono memaparkan, awalnya polisi mendapatkan informasi kedua warnet itu menyediakan akses film porno.

“Walaupun dalam operasi ini baru memperoleh sedikit, tapi kami akan terus menyelidiki kemungkinan adanya warnet-warnet lain yang menyediakan layanan film porno,” paparnya, Senin (14/5).(ali)

Sumber Berita: Harian Jogja
Ilustrasi Gambar : Wordpress

08.25 | Posted in , , , | Read More »

Investasi Bodong Dibongkar-Sasar Kelompok Arisan dengan Iming-iming Keuntungan 200%

SLEMAN– Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda DIY membongkar sindikat penipuan investasi bodong senilai Rp19 miliar. Pembongkaran kasus itu setelah polisi menggelar Operasi Pundi Progo 2012 dengan sasaran bisnis investasi.

Dari hasil operasi yang digelar selama 14 hari itu, diungkap kasus penipuan berkedok investasi emas, barokah (uang tunai), dan investasi sepeda motor.Dalam kasus itu, polisi menetapkan tiga warga Seleman sebagai tersangka,yakni Saraswati, 47, Rina, 44, dan Riyanto, 35,. Selain tiga orang itu, seorang tersangka lagi warga dari Bandung berinisial MS yang diduga merupakan otak penipuan, hingga kemarin masih dalam pengejaran .

Direktur Reserse dan Kriminal Khusus (Direkrimsus) Polda DIY Kombes Pol Joko Lelono mengatakan kasus penipuan itu menjadi target operasi. Sebab,diakui di wilayah hukum Polda DIY masyarakat yang menjadi korban cukup tinggi. ”Ini menjadi perhatian karena dalam kasus ini biasanya yang menjadi korban,juga berpotensi menjadi pelaku,” ujarnya kemarin.

Bisnis investasi ini, di seluruh wilayah Indonesia memiliki 62 konsorsium dan berpusat di Bandung dengan nama Investasi Amanah. Di wilayah Yogyakarta sendiri diberi nama Yogya Damai dan selama 4 bulan beroperasi berhasil menyetorkan uang dengan total senilai Rp19 miliar ke Investasi Amanah. ”Di Yogya ini berawal dari ibu-ibu yang menjemput anaknya ke TK (taman kanak- kanak), mereka saling ketemu dan berlanjut ke arisan modelnya investasi uang tunai, ada yang investasi emas dan sepeda motor,”paparnya.

Kasus itu bermula saat Desember 2011.Tersangka Saraswati datang ke tempat arisan ibu-ibu di warung makan Cabe Rawit Taman Siswa,Yogyakarta. Tersangka kemudian menawari bisnis baru berupa tanam investasi uang tunai sebagai investasi barokah, investasi sepeda motor,dan investasi emas. Untuk investasi emas, tersangka menawarkan kepada korbannya untuk menyerahkan uang senilai Rp4,5 juta dengan keuntungan 1 gram emas tiap bulannya.

Untuk program investasi sepeda motor, tersangka menawarkan para korban untuk menyerahkan uang Rp3 juta dengan angsuran Rp200.000 per bulan dan setelah empat kali menyetor, korban dijanjikan akan mendapatkan 1 motor Honda Beat. Kemudian untuk program investasi barokah, korban diminta menyerahkan uang minimal Rp1 juta rupiah dalam tempo satu bulan uang akan kembali ditambah mendapat bunga sebesar 25%.

Dalam investasi itu,tersangka menawarkan kepada investor beberapa program, yakni paket silver dengan jumlah investasi Rp1–4,9 juta dan mendapat profit 100%. Selanjutnya, paket gold dengan jumlah investasi Rp5–9,9 juta mendapat profit 150%.Terakhir, paket yang ditawarkan yakni diamond dengan total investasi Rp10–100 juta mendapatkan profit 200%.

Bongkar Penipuan Investasi Online

Selain mengungkap penipuan bisnis investasi dengan sasaran kelompok arisan, Ditreskrimsus Polda DIY juga berhasil mengungkap penipuan trading Sky East Investment yang berjalan melalui website. Kasus itu terbongkar dari adanya pelatihan trading dengan nama FX Java yang dilakukan oleh orang yang bernama AR alias Imanuel.

Dari beberapa orang yang masuk dalam komunitas pelatihan itu,kemudian tertarik melakukan trading di Broker Sky East Investment yang berkantor pusat di Inggris. Direkrimsus Polda DIY Kombes Pol Joko Lelono menerangkan, dari beberapa orang yang tertarik kemudian melakukan deposit ke Sky East Investment melalui rekening BCA atas nama Koh Huat Tukimin, 46,warga Kemayoran,Jakarta. muji barnugroho

Sumber : Seputar Indonesia

19.47 | Posted in , , | Read More »

Taman Pintar Target Tambah Tiga Zona

YOGYAKARTA – Pengelola Taman Pintar Pintar Yogyakarta tahun ini menargetkan penambahan tiga zona baru di tempat rekreasi edukatif tersebut.Ketiganya adalah zona Teknologi Informasi, Planetarium, dan Keolahragaan.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Taman Pintar Yogyakarta Ita Rustanti mengatakan, saat ini zona Teknologi Informasi telah selesai dibangun. Untuk zona Planetarium masih dalam proses penyelesaian, sedangkan zona Keolahragaan masih dalam tahap perencanaan. “Kami menargetkan tiap tahun dapat menambah 3 sampai 4 zona baru. Khusus zona Planetarium ditargetkan dua bulan lagi selesai dan segera dapat dipergunakan meskipun untuk pemanfaataannya masih menunggu izin dari pusat,” katanya di sela-sela peresmian mini flying fox di wahana Air Menari,kemarin.

Selain menambah zona baru, pengelola Taman Pintar juga akan melakukan perbaikan dan penambahan fasilitas di beberapa tempat. Di antaranya di zona Dinosaurus dan zona Jembatan Gantung. Selain untuk pemeliharan, penambahan ini juga untuk melengkapi kekurangan yang ada di zona tersebut. Secara keseluruhan,Taman Pintar Yogyakarta sampai saat ini memiliki 35 zona yang tersebar di empat zona utama,yaitu zona Playground,Gedung Oval- Kotak, Gedung Memoralibia, dan Gedung PAUD.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyudi mengatakan, selain sebagai sarana rekreasi dan pendidikan, Taman Pintar juga sudah menjadi salah satu ikon Kota Yogyakarta.Karena itu, pemkot akan terus melakukan berbagai terobosan dan inovasi,terutama di bidang teknologi. priyo setyawan/kuntadi
Sumber : Seputar-Indonesia

08.55 | Posted in , | Read More »

KOPASSUS PALSU: Nginap di Rumah Janda, Pemulung Ngaku Kopassus

KULONPRPOGO- Mengaku sebagai anggota pasukan elit, Kopassus, saat hendak digruduk warga Desa Banaran, Galur,Kulonprogo, Sukardi,43, diamankan di Polsek Galur, Jumat (11/5/2012) malam. Ia ternyata berprofesi sebagai pemulung.

Informasi yang dihimpun, pria tersebut berasal dari Gentan, Bopleng, Bawen, Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Ia mengaku sudah lama menjalin hubungan asmara dengan warga setempat yang sudah tiga tahun menjanda.

Kepada Harian Jogja Express, Jumat malam, Kepala Desa (Kades) Banaran, Dwi Haryanto menginformasikan kejadian penggrudukan tersebut bermula ketika Sukardi mendatangi rumah Enny,39, seorang janda beranak empat di Dusun Jati, Banaran,lima hari silam.

Selain tidak melapor ke perangkat RT, Sukardi juga tidak pernah keluar dari rumah.”Bahkan pintu rumah selalu tertutup. Apa lagi yang dilakukan dua orang dewasa berlainan jenis di dalam rumah yang tertutup selain zinah? ,”jelas kades.

Merasa resah, lanjutnya warga dusun tersebut segera mengepung rumah Enny sekitar pukul 19.30 WIB. Saat digruduk itulah, Sukardi mengaku sebagai anggota Kopassus. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, perangkat desa segera menghubuni Mapolsek Galur sehingga Sukardi langsung diamankan polisi.

Di mapolsek, ia justru memberikan keterangan yang berbelit-belit. Akan tetapi, akhirnya ia justru mengaku sebagai pemulung yang hendak menimbang besi rongsokan di Jogja, sehingga menginap di rumah Enny. Ia juga mengaku memiliki seorang anak hasil dari pernikahan sebelumnya.

Terpisah, Kapolsek Galur Kompol Bonifasius Slamet melalui Kanit Reskrim Ipda Gunarto mengungkapkan pihaknya hanya mengamankan Sukardi untuk menghindari terjadinya aksi massa. Soal dugaan perzinahan, pihaknya sudah mencari barang bukti dengan menggeledah rumah Enny tapi tidak menemukan bukti apapun. Jika tidak terbukti, Sukardi hanya diamankan selama 1×24 jam.

Sumber : Harian Jogja

08.41 | Posted in | Read More »

Undang 120 Buyer Asia

YOGYAKARTA– Asosiasi Tour dan Travel Indonesia (ASITA) Yogyakarta bersama dengan Dinas pariwisata DIY akan menggelar promosi wisata.

Setidaknya ada 120 buyer potensial dari Asean dan Asia pasifik yang akan diundang dalam Jogja Travel Mart (JTM) 2012. Ketua ASITA DIY Edwin Ismedi Himna mengatakan, JTM merupakan ajang promosi pariwisata antar agen wisata di DIY. Salah satunya untuk mengenalkan potensi pariwisata yang ada di DIY kepada wisatawan domestik dan mancanegara.

“Event kali ini kita hanya undang buyer potensial,”tegasnya. Di antaranya berasal dari Malaysia,Singapura,Thailand, Korea, Jepang, China, India, dan beberapa Negara Eropa. Sedangkan buyer dari dalam negeri berasal dari sejumlah kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Riau dan lainnya,”katanya. Pada kegiatan rutin tahunan ini, panitia juga akan mengundang para sellermulai perhotelanhinggapengelolaobjekwisata.

Setidaknya sudahada90 seller yang telah mendaftar.Event ini akan dilaksanakan selama 31 Mei hingga 2 Juni mendatang. Pada rangkaian ini peserta akan diajak mengenal objek wisata di DIY. Selain itu, juga akan ada field trip ke Borobudur, Keraton Yogyakarta, Malioboro hingga desa-desa wisata lainnya. “Mereka yang diundang kebanyakan pemain baru yang belum kenal wisata Yogyakarta,” tuturnya. Sementara itu,Kepala Dinas Pariwisata DIY M Tazbir berharap event ini dikelola lebih maksimal.

Selain mengenalkan objek wisata yang ada, juga diarahkan kepada objek wisata alternatif lain yang sedang dikembangkan masyarakat. “Minat wisata khusus atau wisata alam pantas ditawarkan,” ujarnya. Menurutnya, belakangan ini ada peningkatan wisatawan dari Thailand.Setelah dikenalkan dengan candi, mereka tertarik dan melakukan wisata ziarah Candi di Borobudur hingga Kalasan. kuntadi

Sumber : Seputar Indonesia

10.29 | Posted in , , , | Read More »

Amanat Sri Sultan HB X - Sabda Tama Tegaskan Keistimewaan Yogya

YOGYAKARTA – Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menyampaikan sabda tama atau amanat di Bangsal Kencono kompleks Keraton Yogyakarta, kemarin.

Dalam amanatnya, Sri Sultan HB X secara lugas menyatakan posisi keraton dan pakualam yang lebih memilih bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sabda tama ini sekaligus menegaskan bahwa jabatan gubernur dan wakil gubernur adalah melalui penetapan dari Sri Sultan Hamengku Buwono dan Adipati Paku Alam yang bertahta. Dalam amanat yang disampaikan dalam bahasa Jawa tersebut, HB X menegaskan, Mataram adalah negara merdeka yang merupakan penggabungan dari Keraton Yogyakarta dan Kadipaten Pakualaman.

Sistem pemerintahan yang dipergunakan di Bumi Mataram atau saat ini dikenal dengan Yogyakarta tetap menggunakan tata aturan dan tata pemerintahan milik Mataram. ”Kang kaya dikersaake lan dikeparangake, Mataram ngesuhi Nuswantara, nyengkuyung jejeging negara, nangin tetep ngagem paugeran lan tata keprajane dhewe ( Seperti yang diinginkan dan disetujui (oleh leluhur), Mataram bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mendukung berdirinya Indonesia tetapi tetap memegang tata aturan dan tata pemerintahan milik sendiri),” kata Sri Sultan Hamengku Buwono X didampingi Permaisuri Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas dan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Harya (KGPAA) Paku Alam IX.

Penyampaian Sabda Tama selama dua menit itu dihadiri kerabat, sentono, kepala daerah di DIY,dan abdi dalem. Sabda Tama tersebut sangat bersifat rahasia dan mendadak. Kerabat Keraton Yogyakarta Romo Tirun menyatakan, sabda tama terakhir disampaikan HB IX pada 30 Oktober 1945. Dalam amanatnya saat itu, Keraton Yoyakarta dan Kadipaten Pakualaman ditetapkan menjadi satu atau manunggal di Bumi Mataram.

Amanat Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dimaknai beragam oleh berbagai pihak. Ada yang menilai amanat tersebut berkaitan dengan keputusan untuk menetapkan Sri Sultan dan Paku Alam yang bertahta menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Namun ada pula yang menilai, bahwa amanat tersebut berkaitan dengan sengketa suksesi kepemimpinan di Kadipaten Pakualaman.

Ketua Paguyuban Dukuh DIY Sukiman menilai, amanat tersebut menunjukan ketegasan dari Raja Keraton Yogyakarta. Ketegasan sikap dari HB X sebagai Raja Keraton Yogyakarta tersebut dinilai sudah lama di tunggu-tunggu masyarakat.

Menurut dia,dalam amanat tersebut ada harapan terjadinya kesinambungan antara paugeran atau tatanan yang berlaku di Keraton Yogyakarta dan Kadipaten Pakualaman dengan tata aturan di Indonesia. maha deva
Sumber : Seputar Indonesia

17.06 | Posted in , , , , | Read More »

Diskusi Irshad Manji tidak Diketahui Ketua RT

YOGYAKARTA-Sekitar pukul 19.30 malam, Rabu (9/5), diskusi Irshad Manji di Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKIS), Jalan Pura I,  Sorowajan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, dengan pembicara Irsyad Manji dibubarkan oleh ormas yang mengaku berasal dari Majelis Mujahidin Indonesia.

Arif SM, Ketua RT 9 RW 11, Kelurahan Sorowajan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul menjelaskan acara diskusi tersebut belum dimintakan izin kepadanya.

"Biasanya dari LKIS selalu mengirim surat beserta undangan untuk saya dan warga," jelasnya. Namun, untuk hari ini mereka tidak memberikan surat ataupun undangan.

Arif mengaku, dirinya baru tahu ada kegiatan di LKIS sekitar pukul 13.00 saat gerobolan orang yang tergabung dalam Ormas tertentu mendatangi LKIS. Arif pun menambahkan, dirinya tidak tahu yang akan dibahas dalam acara tersebut. Ia hanya mendapat kabar, nanti malam akan ada acara bedah buku seperti biasa.

Saat terjadi penyerangan pada malam hari, ia pun tidak tahu karena saat itu berada di masjid. Malahan, jamaah masjid Assalam yang memberitahunya karena sebelum menyerang LKIS, mereka sempat salat dulu di sana.

"Ormasnya sempat ke masjid. Sempat salat isya di Masjid Assalam," jelasnya.

Akibat penyerangan tersebut, beberapa orang mengalami luka-luka, kaca jendela pecah, dan buku disobek. Polisi pun masih menyelidiki tempat kejadian perkara.

Sebelumnya diskusi dengan Irshad Manji yang menulis buku Allah: Liberty and Love juga gagal digelar di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Rabu (9/5) pagi. Sebelumnya diskusi serupa di Komunitas Salihara, Jakarta, (4/5), juga dibubarkan ormas. (AT/OL-2)

Sumber Berita & Gambar: Media Indonesia

08.28 | Posted in , , | Read More »

Harga Bahan Bangunan Naik 30%

YOGYAKARTA– Harga bahan bangunan di Yogyakarta mulai menanjak.Peningkatan harga seperti semen, besi, dan bahan bangunan lainnya ini sudah mencapai 30%.Kondisi ini akan berpengaruh terhadap harga jual perumahan dan properti.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Remingus Edi Waluyo menuding kenaikan ini adalah ulah kartel pemilik industri semen. Mereka mulai bermain sejalan dengan rencana pemerintah yang akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.Kendati rencana sempat ditunda,mereka tidak mau berspekulasi dan mulai menaikkan harga. “Kenaikan ini sudah membuat harga properti ikut naik,”ucapnya kemarin.

Sekarang sejumlah pengembang dan kontraktor harus jeli menghitung biaya produksi.Tidak sedikit yang mulai menaikkan harga jual rumah 5–10%. Sebab, harga bahan bangunan akan sulit turun seperti barangbarang kebutuhan lainnya. Remingus khawatir kenaikan akan merusak bisnis properti di Yogyakarta yang sedang gencar. Banyak pengembang melakukan pengembangan vertical house dengan pertimbangan harga tanah.“Pengembang harus menghitung ulang nilai proyek agar tidak rugi,”katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Provinsi DIY Riyadi membenarkan adanya kenaikan tersebut. Hanya kenaikan bahan bangunan tidak bakal menimbulkan gejolak seperti kenaikan harga sembako. Dia menilai harga bangunan yang naik relatif stagnan dan tidak bisa turun.Hal ini harus disikapi konsumen dengan lebih jeli mencari substitusi barang lainnya.“Misalnya, kayu atau cat bisa cari yang lebih murah,” ujarnya.

Kenaikan tidak akan banyak dikeluhkan oleh masyarakat DIY karena kebutuhan rumah merupakan kebutuhan jangka panjang.Artinya,masyarakat tidak akan buru-buru membeli. “Begitu butuh,berapa pun harganya pasti dibeli,”katanya lagi.kuntadi 

Sumber : Seputar Indonesia

17.42 | Posted in , , | Read More »

YOGYAKARTA– Pendaftaran seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) jalur ujian tulis tahun ini akan dibuka secara online.

Kebijakan tersebut dilakukan agar para calon peserta SNMPTN dapat mendaftarkan diri kapan dan di mana pun. ”Pelaksanaannya untuk tahun ini berbeda dari tahun kemarin. Cara online tentu digunakan mengingat makin majunya teknologi saat ini.Pendaftaran dibuka mulai 10–31 Mei 2012. Hal ini mempertimbangkan pengumuman kelulusan ujian nasional (UN) yang baru dilakukan 26 Mei 2012,”papar Ketua Panitia Lokal Yogyakarta Budi Prasetyo Widyobroto kepada wartawan kemarin.

Dalam jumpa pers yang diadakan di Kantor Layanan Administrasi Akademik Universitas Gadjah Mada (UGM), Budi mengatakan pendaftaran dapat dengan mengakses laman http://ujian.snmptn.ac.id. Pengumuman pendaftaran SNMPTN jalur undangan pada 28 Mei 2012,atau tiga hari menjelang berakhirnya pendaftaran SNMPTN jalur ujian tulis. ”Bagi yang sudah terlanjur mendaftar SNPTN jalur undangan dan tengah menunggu hasil pengumuman pada 28 Mei nanti, tidak ada salahnya memanfaatkan pendaftaran ujian tulis,”katanya menyarankan.

Ujian tulis SNMPTN akan dilaksanakan serentak pada 12–13 Juni mendatang dengan soal yang sama di seluruh Indonesia. Adapun ujian keterampilan digelar pada 14–15 Juni di perguruan tinggi negeri (PTN) yang memiliki program studi yang dipilih. Ujian keterampilan di Yogyakarta akan diselenggarakan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sesuai dengan program studi yang ada.

”Proses pendaftaran SNMPTN sebenarnya hampirsama dengan tahun sebelumnya. Yang sedikit membedakan,untuk tahun ini siswa cukup datang ke bank hanya untuk membayar uang pendaftaran.Setelah membayar, mereka akan mendapat Kartu Akses Pendaftaran (KAP) dan PIN untuk bisa mengakses proses pendaftaran di laman SNMPTN,”papar Budi.

Sekarang ini jadwal pendaftaran bagi siswa yang lulus tahun kemarin atau sebelumnya maupun tahun ini disamaratakan. Pendaftaran dilakukan tanpa membutuhkan surat keterangan lulus atau apapun dari sekolah. ”Rencananya, satu jam sebelum pelaksanaan ujian tulis SNMPTN akan dilakukan proses verifikasi data peserta ujian. Ini untuk melihat apakah yang bersangkutan benar-benar dinyatakan lulus UN atau tidak. Hal ini juga mengantisipasi tindak perjokian saat ujian,” kata Budi.

Panitia lokal dari UIN Ibrahim menambahkan,biaya pendaftaran ujian tulis SNMPTN senilai Rp150.000 untuk program studi kelompok IPA dan IPS serta Rp175.000 untuk program studi kelompok IPC.Tahun ini kuota calon mahasiswa baru yang akan diterima lewat jalur SNMPTN ujian tulis, antara lain UGM 3.442 mahasiswa, UIN 1.265 mahasiswa, dan UNY tidak kurang dari 2.061 mahasiswa.

”Untuk calon bidik misi,khusus UIN berbeda dibandingkan UGM dan UNY.Jika UGM dan UNY beasiswanya berasal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, UIN dari Kementerian Agama yang kuotanya berjumlah 150 mahasiswa,”katanya lagi.Kuota bidik misi untuk UGM sebanyak 1.000 mahasiswa dan UNY 750 mahasiswa. ratih keswara

Sumber : Seputar Indonesia

08.47 | Posted in , , | Read More »

Dua Toko Jejaring Dirampok

SLEMAN – Jawa Tengah dan DIY tak henti menjadi sasaran perampok. Kali ini, dalam semalam, aksi perampokan menyasar dua toko jejaring,yakni di Sleman dan Salatiga.

Di Sleman,kawanan perampok menyasar toko jejaring Alfamart di Jalan Damai, Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik. Aksi perampokan terjadi Kamis (3/5) pukul 23.15 WIB.Dalam menjalankan aksinya,pelaku yang berjumlah 3 orang menggunakan senjata jenis airsoft gun dan pisau untuk mengancam para karyawan toko.

Setelah menyekap para karyawan toko menggunakan borgol pelaku berhasil menggondol uang tunai di brankas,ratusan bungkus rokok, bahkan meminta ponsel karyawan toko. Saat kejadian toko sudah dalam kondisi tutup, pintu rolling door juga telah ditutup, hanya belum dikunci.Pelaku yang datang menggedor pintu lantas masuk dan menodongkan senjata kepada empat orang karyawan toko masing-masing Dani Iskandar, 20, Nanda Prihanto, 24, Dheviana, 22, dan Irfai, 21 yang saat itu berjaga.

Seorang pelaku lantas memborgol tangan Dani Skandar dan Nanda. Setelah dua orang karyawan tidak dapat bergerak, pelaku lantas memerintahkan kepada Dheviana untuk membukakan brankas.Namun,karena Dheviana kesulitan membuka, pelaku lantas menyuruh Dani untuk membuka brankas. Setelah brankas terbuka, pelaku lantas mengambil uang yang ada di dalam brankas senilai Rp3,2 juta.

Di Salatiga, dua perampok beraksi di swalayan Indomaret Jalan Patimura dini hari kemarin sekitar pukul 03.00 WIB. Uang tunai senilai Rp20 juta yang disimpan di laci kasir swalayan tersebut raib dibawa kabur perampok. Saat kejadian, , swalayan yang buka 24 jam tersebut dalam kondisi sepi dan hanya dijaga dua orang karyawan,yakni kasir dan pelayanan.Kemudian datang dua orang lelaki tidak kenal dengan mengendarai sepeda motor dan langsung masuk ke dalam swalayan.

Sesampainya di dalam swalayan, salah satu orang lelaki tersebut langsung mengeluarkan sebilah celurit dan langsung mengalungkan senjata tajam tersebut ke leher kasir Sadam Ali, 27,warga Karangjati, Kecamatan Bergas,Kabupaten Semarang. Perampok tersebut lantas memaksa Sadam membuka laci tempat penyimpanan uang dan menggasaknya. Beruntung toko ini memiliki circuit closed television (CCTV), sehingga bisa menjadi bahan polisi untuk melakukan penyelidikan.

Ini berbeda dengan kasus di Alfamart Sleman yang tak dilengkapi dengan CCTV. Sebelumnya pada pertengahan Juni 2011 lalau, kasus perampokan serupa juga terjadi di toko Alfamart Gedongkuning, Yogyakarta. Empat kawanan pelaku bersenjata mainan airsoft gun dan senjata tajam membawa kabur uang uang tunai Rp13,9 juta dari dalam brankas, dan juga rokok.Dalam aksi yang dilakukan pelaku menyekap bahkan sempat melukai salah seorang karyawan.

Intelijen Tak Optimal

Anggota Komisi A DPRD Jateng Arif Awaludin menilai, sejauh ini peran intelijen kepolisian masih belum optimal. ”Karena itu keberadaannya harus terus didorong, sehingga benar-benar maksimal,” ujarnya kemarin. Seperti diberitakan, dalam kurun waktu dua bulan terakhir telah terjadi berbagai perampokan toko emas di Jawa Tengah. Dalam aksinya semua perampok diidentifikasi menggunakan senjata api.

Selain itu, model pengamanan polisi seharusnya melibatkan masyarakat, untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Arif meminta kepolisian mampu menyosialisasikan peta kerawanan kriminalitas kepada masyarakat. Sejauh ini masyarakat belum banyak memperoleh gambaran tentang kerawanan suatu daerah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Tengah,Kombes Pol Djihartono mengaku pihaknya akan mengevaluasi kinerja satuan tingkat Kepolisian Resort (Polres) hingga Kepolisian Sektor (Polsek) di wilayah hukumnya. Untuk mengungkap perampokan emas dan lainnya, pihaknya akan bekerja sama dengan Polda DIY.Sebab pada beberapa kasus perampokan mirip di DIY.
muji barnugroho/ angga rosa/muh slamet/ eka setiawan

Sumber : Seputar Indonesia

10.19 | Posted in , , | Read More »

DIY Banjir Produk Impor

YOGYAKARTA – Perdagangan bebas yang dianut pemerintah menyebabkan produk luar negeri membanjiri pasaran DIY. Akibatnya, banyak produk lokal terpinggirkan karena kalah bersaing soal harga.

Kepala Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY, Nur Achmad Affandi, mengatakan ada tiga komoditas produk DIY yang mulai terbebani dengan maraknya barang impor, yaitu industri tekstil dan turunannya, mebel dan kerajinan,serta produk pertanian. Produk serupa dari luar negeri yang beredar di pasaran saat ini harganya jauh lebih murah. Praktis, ketiga sektor ini sulit bersaing langsung dengan produk impor.“Itu (tiga sektor) yang terasa kena dampaknya dari banjir impor,”ujar Nur Ahmad Affandi dalam memasyarakatkan Tindakan Pengamanan Perdagangan (Safeguard) diYogyakarta,kemarin.

Kondisi memprihatinkan tersebut diprediksi akan terus merembet pada sektor lain bila pemerintah tidak segera membuat kebijakan. Kadin berharap pemerintah mengeluarkan kebijakan mengerem laju produk impor masuk. Misalnya, memberlakukan pembatasan impor secara ketat. Alternatif lain adalah mengenakan pajak pada barang impor. Kedua cara ini diyakini mampu mengendalikan serbuan produk impor di pasar dalam negeri.Para pelaku usaha juga berani bangkit untuk bersaing dalam harga ataupun kualitas produk. Di samping itu, perlu ada solidaritas antarpelaku usaha dalam menyikapi masalah yang muncul.

“Kampanye dan penggunaan produk dalam negeri masih harus diteruskan,” ujar Nur. Sementara itu,Ketua Komite Pengamanan perdagangan Indonesia (KPPI) Taufik Mappaenri mengaku saat ini pengamanan baru dilakukan pada 10 produk hilir.Kondisi tersebut masih sangat minim dibanding banyaknya usaha yang ada di masyarakat.“Baru sekitar sepuluh produk saja.

” Sebenarnya semenjak 2003 lalu sudah ada upaya melakukan pengamanan perdagangan. Di antaranya meningkatkan tarif dan biaya impor.Cara ini cukup ampuh untuk menghasilkan harga di pasaran yang lebih bersaing. kuntadi

Sumber : Seputar Indonesia

19.06 | Posted in , , | Read More »

Polda DIY Tangkap Pelaku Perampokan Toko Emas

YOGYAKARTA - Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY berhasil menangkap tujuh pelaku perampokan toko emas. Mereka ini biasa beroperasi dengan menebar kekejaman.  Dalam aksinya para perampok ini selalu membekali diri dengan tujuh senjata api yang berupa empat pistol FN dan tiga pistol rakitan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda DIY Kombes Kris Erlangga didampingi Kapolres Gunungkidul AKB Ihsan Amin dan Kabid Humas Polda DIY AKB Anny Pudjiastuti, Kamis (3/5), mengatakan para perampok yang ditangkap ini diantaranya telah melakukan aksi perampokan Toko Emas Sahabat di Semin Gunungkidul  21 hari lalu serta melakukan aksi perampokan di sebuah toko emas di Jobong Banjarnegara.

Lebih lanjut Kris Erlangga menyebutkan, mereka itu SG alias Kowo dan RS alias Ardi, ditangkap di Ciamis Jawa Barat, SN ditangkap di Ngawi, Jawa Timur dan Hy alias Ipung ditangkap di Jember, Jawa Timur.

Dari keterangan tersangka itu, diketahui pelaku aksi perampokan di Semin Minggu (8/4) lalu itu berjumlah 11 orang yang berasal dari Kelompok Sumatra, Kelompok Jawa Timur, dan Kelompok Jawa Tengah.

"Dari pengembangan keterangan mereka yang sudah tertangkap polisi kemudian mengejar pelaku lain di Batialit, Jepara, Jawa Tengah. Namun ternyata dua orang yang diduga berada di lokasi itu sudah kabur terlebih dahulu. Kini polisi mengejar mereka ke Jawa Timur dan NTT," katanya.

Sedangkan dari  yang ditangkap di Ciamis, polisi memperoleh keterangan bahwa adalah pelaku aksi perampokan di Jobong, Banjarnegara. Dari keterangan mereka ini muncul dua nama lain, yaitu AS dan MS yang kemudian berhasil ditangkap Ciamis, serta muncul nama lain TR alias Tu yang kemudian ditangkap di Banjarnegara.

"Kelompok ini mengaku pula merencanakan akan melakukan aksi perampokan di Sidareja, Cilacap pada Kamis 2 Mei. Dan pada 3 Mei di Cilacap pula terjadi aksi perampokan toko emas. Kami masih menyelidiki apakah ini ada kaitan atau kelompok lain," katanya.

Kris Erlangga menyebutkan sasaran yang akan dirampok sebenarnya adalah Toko Emas Mawar. Selain akan menguras emas perhiasan para perampok ini berencana merebut senjata api milik polisi yang berjaga. (AU/OL-2) 

Sumber : Media Indonesia

08.11 | Posted in , , | Read More »

UII Yogyakarta jadi anggota Dewan Universitas Dunia

Yogyakarta  - Universitas Islam Indonesia Yogyakarta bersama 30 perguruan tinggi dari 20 negara menjadi anggota International Universities Search and Rescue Council atau Dewan Universitas Dunia untuk Pencarian dan Penyelamatan.

"Universitas Islam Indonesia (UII) juga terpilih menjadi salah satu anggota komite koordinasi dewan tersebut bersama sembilan anggota lainnya," kata Rektor UII Edy Suandi Hamid di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, Dewan Universitas Dunia untuk Pencarian dan Penyelamatan yang dideklarasikan di Nicosia, Siprus Utara, Selasa (24/4) itu sebagai bentuk kepedulian perguruan tinggi atas banyaknya tragedi kemanusiaan yang diakibatkan bencana alam.

"Dewan tersebut bertujuan untuk membangun kerja sama dan saling tukar pengalaman mengatasi bencana alam yang terjadi. Dewan itu selanjutnya berencana melakukan pertemuan rutin setiap tahun dengan membahas topik-topik yang relevan terkait dengan kebencanaan," katanya.

Selain UII, perguruan tinggi yang berpartisipasi dalam dewan itu antara lain dari Turki, Siprus, Rusia, Nepal, Brazil, India, Yordania, Uganda, Azerbaijan, Polandia, Yaman, dan Somalia.

"Bagi Indonesia partisipasi dalam dewan tersebut sangat penting karena bencana alam dengan berbagai bentuknya seperti gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, dan erupsi gunung berapi relatif sering terjadi," katanya.

Ia mengatakan, bagi UII partisipasi itu penting untuk lebih banyak mendalami persoalan terkait dengan kebencanaan. Hal itu penting karena UII selalu berpartisipasi ketika terjad bencana besar di Indonesia.

"Selain itu, UII yang berada di Yogyakarta juga selalu berdiri di garis depan bersama perguruan tinggi lain ketika bencana terjadi di wilayah tersebut, seperti erupsi Gunung Merapi dan gempa bumi pada 2006 yang menewaskan ribuan orang," kata Edy.

Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perancangan (FTSP) MOchamad Teguh mengatakan, kegiatan itu dilatarbelakangi oleh kepedulian masyarat dunia khususnya masyarakat Siprus Utara terhadap upaya penyelamatan jiwa akibat suatu peristiwa bencana alam, bencana karena kelalaian manusia, dan kecelakaan lalu lintas.

Menurut dia, agenda utama dalam kegiatan itu antara lain mengomunikasikan hasil-hasil pelatihan kepada calon lembaga atau institusi yang diharapkan akan mendukung kegiatan yang sedang berlangsung, berbagi pengalaman dan melanjutkan koodinasi riset ilmiah berkaitan dengan bencana alam

"Selain itu, mendorong mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk berpartisipasi dalam aktivitas pencarian dan penyelamatan, mendukung aktivitas pendidikan pada tim pencarian dan penyelamatan untuk menangani kemungkinan bencana alam, dan mendukung pengembangan organisasi internasional untuk pendidikan SAR," kata Teguh.

Sumber : Antaranews

14.39 | Posted in , | Read More »

Dua Siswa SMAN 9 Ditemukan Selamat

YOGYAKARTA– Dua siswa kelas XII IPA SMA Negeri 9 Yogyakarta, Pandu Yustiawan dan Koko Setioko, yang dikabarkan tersesat saat mendaki Gunung Slamet sejak Sabtu (28/4), ditemukan selamat kemarin.

Untuk sementara, keduanya berada di pos pendakian Purbalingga untuk mendapatkan pertolongan pertama. “Setelah kondisi pulih, dua siswa tersebut akan langsung dibawa ke Yogyakarta,” ujar Kepala SMAN 9 Yogyakarta Maman Surakman kemarin. Pandu dan Koko dilaporkan hilang saat pendakian di Gunung Slamet, Sabtu (28/4). Menurut Maman, informasi siswa hilang didapatkan sekolah dari ibu Pandu, yang menghubungi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Budi Sarwanto, Senin (30/5) malam.

“Setelah menerima kabar itu,sekolah langsung ke lokasi untuk mengetahui perkembangan,”ujarnya. Tidak hanya sekolah, SAR DIY juga mengirimkan dua tim pada Senin (30/4) malam. Dan kemarin SAR kembali menambah anggotanya untuk melakukan pencarian di Gunung Slamet karena titik duga posisi Pandu dan Koko berada di daerah yang sulit didaki. Menurut Komandan SAR DIYBrotoseno,untukmencapai titik duga lokasi hilangnya kedua siswa yang baru saja selesai mengikuti Ujian Nasional (UN) 3012 tersebut membutuhkan waktu tujuh jam pendakian.

Regu SAR yang dikirim dibagi menjadi sejumlah tim yang salah satu di antaranya berjaga di Pos Bambangan untuk bersiap melakukan evakuasi. Sebenarnya, setelah UN siswa kelas XII masih ada pendalaman materi persiapan dan mengikuti pelatihan seleksi masuk perguruan tinggi negeri pada 12–13 Juni mendatang.Sekolah juga tidak mengetahui persis alasan Pandu dan Koko memilih melakukan pendakian.“ Untuk Pandu karena sudah diterima di Jurusan Internasional Akuntansi Universitas Gadjah Mada (UGM),kemungkinan memilih melakukan pendakian untuk mengisi kekosongan waktu,”ujar Maman.

Koko sebenarnya kerap melakukan pendakian gunung karena dia masuk dalam komunitas pencinta alam. Beda dengan Pandu yang belum pernah sama sekali.Apalagi saat UN utama,Pandu tidak mengikutinya karena sakit sehingga harus mengikuti UN susulan. “Karena itu,mungkin kondisi fisik yang masih lemah juga berpengaruh saat dia harus mendaki gunung,”ucapnya. Wakil Kepala SMAN 9 Yogyakarta Bidang Kesiswaan Budi Sarwanto menambahkan, dari informasi yang diterimanya, saat ini sudah ada tim penyelamat yang akan melakukan evakuasi terhadap dua siswa yang tersesat itu.

Termasuk orang tua Pandu sudah menyusul ke Gunung Slamet untuk memastikan upaya penyelamatan itu. SAR DIY mencatat dalam sepekan ini telah ada dua laporan terkait kecelakaan akibat pendakian gunung. Sebelumnya, satu dari empat mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta terjatuh saat mendaki Gunung Merapi.Korban ditemukan selamat tapi mengalami luka patah tulang.
maha deva/ priyo setyawan

Sumber Berita : Seputar Indonesia
Sumber Gambar : belantaraindonesia.org

16.22 | Posted in , , | Read More »

Toko Mebel di Jalan Kaliurang Ludes Terbakar

Sleman  - Sebuah toko mebel di Jalan Kaliurang Kilometer 9, Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, ludes terbakar pada Selasa siang.

Menurut saksi mata Sunyoto, api cepat membesar karena di toko mebel tersebut terdapat banyak barang dagangan seperti kasur, busa, sofa, kursi, dan mebeler dari kayu.

"Meskipun pemadam kebakaran dari Pemkab Sleman cukup cepat datang, namun api juga sangat cepat membesar sehingga seluruh bangunan habis terbakar," katanya.

Ia mengatakan, rumah yang terbakar tersebut milik adiknya yakni Sudono, kemudian bagian depan dikontrakkan kepada Rozak dan digunakan untuk usaha toko mebel.

Sunyoto yang juga mantan Camat Cangkringan, Sleman, tersebut mengatakan, sekitar pukul 13.00 WIB dirinya melihat ada kepulan asap dari rumah bagian tengah, kemudian langsung menelepon pemadam kebakaran dan kemudian memberitahu penjaga toko mebel dan pemiliknya.

"Para penjaga langsung berusaha menyelamatkan barang-barang dengan mengeluarkannya dari dalam toko, namun tidak banyak yang bisa diselamatkan," katanya.

Selain perkakas rumah termasuk barang elektronik, satu unit mobil dan satu sepeda motor juga ludes terbakar dalam kejadian tersebut.

"Penyebab kebakaran belum tahu pasti apakah akibat kompor atau hubungan pendek arus listrik," katanya.

Tidak ada korban meninggal maupun luka dalam kejadian kebakaran ini.

Kebakaran juga mengakibatkan jalur utama menuju objek wisata Kaliurang macet total sehingga petugas dari Polsek Ngaglik dan Polres Sleman kemudian mengalihkan arus lalu lintas melalui sejumlah jalur alternatif.

Sumber : Antaranews

18.23 | Posted in , | Read More »

Video Syur Pedagang Mi Ayam Meluas-Di Bantul, Mahasiswa Bugil Digerebek

KULONPROGO – Warga Sentolo, Kulonprogo diresahkan dengan beredarnya video syur yang dilakukan pasangan perempuan dan lelaki. Belakangan diketahui, pemeran perempuan dalam video syur itu adalah Lsm, 32, warga Sedayu, Bantul.

Lsm yang seharihari berjualan mi ayam di Pasar Sentolo ini kemarin digelandang ke Mapolsek Sentolo. Status ibu satu anak ini masih sebagai saksi. Kapolsek Sentolo Kompol Dewa Putu Artana menerangkan, informasi beredarnya video syur yang diduga diperankan Lsm ini diketahui pada Jumat (27/4) pukul 18.00 WIB. Informasi itu langsung ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

Belakangan diketahui, video syur itu diperankan Lsm bersama teman lelakinya berinisial T,warga Kulonprogo. Saat operasi video porno di Pasar Sentolo, pihaknya hanya menemukan tiga barang bukti berupa ponsel yang berisi rekaman adegan tak senonoh. Dia menduga barang bukti lain sudah terlebih dahulu dihapus sebelum tertangkap petugas. ”Ada tiga bb (barang bukti),tapi yang satu file-nya belum bisa dibuka baru sebatas suaranya saja.

Suaranya identik dengan pelaku. Bb lain sudah tidak ada. Sepertinya sudah keburu dihapus sebelum ketahuan aparat,”ungkapnya. Setelah diperiksa, Lsm tak menampik kebenaran video tersebut. Ibu satu anak itu tak tahu persis kapan video yang direkam dari jarak jauh itu dibuat. Dia mengaku lupa karena peristiwa itu terjadi dua tahun lalu.”Gambarnya diambil dari atas TV.Memang bukan dari jarak dekat.

Durasinya 18 menit dan direkam di salah satu penginapan di kawasan Glagah,” ungkap Dewa. Lsm masih berstatus saksi. Berdasarkan keterangan korban, kepolisian akan memanggil lawan mainnya T. Dia menegaskan kepolisian sudah mengantongi identitas lawan main Lsm.”Inisialnya T,warga Kulonprogo. Sudah kita ketahui identitasnya. Nanti kita mintai keterangan.

Kalau Lsm statusnya masih saksi,”tandasnya. Kepada penyidik, Lsm mengatakan perbuatan tak senonoh itu dilakukannya dua tahun silam di penginapan Virgo di kawasan Glagah.Dia mengaku tidak tahu aktivitas itu diabadikan dalam bentuk rekaman. Dia hanya tahu saat itu dirinya difoto T yang jadi lawan mainnya. ”Saya tahunya hanya difoto. Tidak tahu kalau handphoneitu dipakai untuk merekam.

Saya melakukannya tiga kali di tempat yang sama atas dasar suka sama suka.Tidak ada orang lain di tempat itu,”paparnya. Indikasi sementara, video syur itu disebarkan T, lawan main Lsm. Namun, dia belum bisa memastikan motif dibalik tindakan tersebut. ”Indikasinya, ya lawan mainnya itu. Motifnya kita belum tahu. Nanti setelah kita panggil,” kata Kapolsek.

Mahasiswa Digerebek Warga

Dua mahasiswa dari perguruan tinggi swasta (PTS) Yogyakarta Jurusan Keperawatan, yaitu Firman Bantar Adi, 22,warga Kampung Bener,Godean, Sleman, dan Anis, 19, warga Kampung Banyakan I, Sitimulyo, Bantul digerebek warga. Warga mengaku jengkel dengan ulah pasangan tersebut. Saat digerebek,dua mahasiswa lain jenis itu tertangkap basah sedang berhubungan intim di kamar.

Dua pasangan mesum itu bahkan nyaris dibakar warga yang sudah tersulut emosi.Mereka sudah membawa pentungan dan bensin.”Kalau tidak dicegah, bisa-bisa motor prianya sudah dibakar warga,” kata salah satu tokoh masyarakat, Cak Marlis.”Lebih baik segera dinikahkan, ini sudah melanggar batas,” tandas Kepala Dukuh Bener,Munawer. sodik/ ridho hidayat

Sumber : Seputar Indonesia

08.25 | Posted in , , , | Read More »

Blog Archive

Labels

Recently Added

Recently Commented