UGM Pecahkan Rekor MURI "Flashmob Dance"

Yogyakarta - Universitas Gadjah Mada Yogyakarta memecahkan rekor MURI "flashmob dance" membentuk peta Indonesia dengan peserta terbanyak.

"Flashmob dance" dilakukan 9.839 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) di Lapangan Grha Sabha Pramana (GSP) UGM Yogyakarta, Kamis.

Kegiatan itu merupakan rangkaian Parade Pelangi Nusantara dalam rangka Pelatihan Pembelajaran Sukses Mahasiswa Baru (PPSMB) UGM 2012 bertema Palapa.

Piagam Penghargaan MURI itu diserahkan Sri Widayanti kepada Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM Iwan Dwiprahasto.

Sri Widayanti mengatakan "flashmob dance" UGM menumbangkan rekor sebelumnya yang diikuti 3.035 peserta yang diciptakan pada 2011. Pemecahan rekor oleh UGM itu tercatat di MURI dengan nomor 5.555.

Menurut dia, MURI telah beberapa kali datang ke UGM untuk menyerahkan piagam penghargaan. Banyak prestasi yang diabadikan UGM dan tercatat dalam rekor MURI.

"Prestasi itu di antaranya `download` jurnal kesehatan terlama, orasi dengan bahasa daerah terbanyak, pembuatan logo UGM, dan pembuatan peta terbanyak," katanya.

Direktur Kemahasiswaan UGM Senawi mengatakan "flashmob dance" merupakan parade tarian tradisional yang dilakukan mahasiswa baru UGM. Tarian dengan membentuk gugus kepulauan Indonesia itu berhasil memecahkan rekor MURI.

"Tarian itu bertujuan untuk menunjukkan semangat persatuan mahasiswa UGM yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan mengambil tema Palapa, pemecahan rekor MURI itu bertujuan untuk menumbuhkan kebanggaan pada UGM dan Indonesia," katanya.

Menurut dia tema Palapa terinspirasi oleh Sumpah Palapa yang diucapkan Patih Gadjah Mada. Sumpah yang bersumber dari semangat Gadjah Mada menyatukan Nusantara.

"Atas dasar itu, UGM yang memang merepresentasikan miniatur Indonesia yang selalu menjadi simbol keberpihakan pada rakyat mengambil tema Palapa dalam PPSMB 2012," katanya. (B015*H010/M008)

Sumber : Antara News

08.23 | Posted in , , , , | Read More »

Enam Pelajar Dalangi Perampokan

SLEMAN– Enam pelajar sekolah swasta di Yogyakarta diringkus aparat Polsek Godean, Sleman, kemarin. Mereka dibekuk karena terlibat kasus perampokan toko jejaring Alfamart di Dusun Bantulan, Godean.

Meski masih berusia belasan tahun, aksi mereka yang dilakukan awal bulan lalu itu terbilang nekat.Mereka tidak segan melukai korbannya. Enam pelajar yang terlibat perampokan itu masing-masing AMF,17,warga Semarangan, Sidokarto, Godean; RD,17, warga Sidikan No 62 Umbulharjo, Yogyakarta; YP,18,warga Jalan Madyusro, Kraton, DD, 17,warga Sidomukti, Godean; CDKP,17,warga Pengok Kidul, Gondukusuman, Yogyakarta; dan SNE, 19,warga Perum Bangun Jiwo Grahayasa,Kasihan, Bantul.

Setelah hampir satu bulan dalam penyidikan kepolisian, keenam pelajar itu baru bisa diringkus pada Selasa (28/8). Penangkapan keenam tersangka bermula dari penangkapan seorang tersangka berinisial AMF karena terlibat kasus pencopetan minimarket di wilayah Polsek Seyegan, Minggu (26/8).Tersangka AMF diketahui sudah lama menjadi target Polsek Godean, tapi untuk menangkapnya masih kurang alat bukti.”Dari penangkapan itu akhirnya kita bon untuk jalani penyidikan,” ujar Kapolsek Godean Kompol Surahman.

Dari hasil penyidikan, AMF ternyata merupakan tersangka utama kasus perampokan di toko jejaring Alfamart. Dari pengakuan AMF, polisi langsung mendapatkan lima nama lain yang ikut terlibat aksi perampokan. ”Kami lakukan penangkapan secara cepat dalam satu hari. Kami khawatir mereka segara kabur,” ujarnya.

Selain meringkus enam tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa tas kecil,helm,dan sepeda motor yang digunakan dalam aksi perampokan. Meski keenam tersangka berstatus pelajar dan beberapa masih di bawah umur,mereka tetap diproses sesuai hukum. ”Dari pihak sekolah juga sudah tahu kasus ini,” kata Kapolsek.

Sebelumnya diberitakan, aksi perampokan toko jejaring di Jalan Godean Km 7,5 itu terjadi Minggu (5/8) dini hari. Seorang karyawan yang bertugas jaga Sigit Guntoro, 20, warga Semin, Gunungkidul terkena luka sabetan senjata tajam.Dalam aksi yang dilakukan itu, tiga orang mengenakan helm masuk ke dalam toko dan meminta uang kepada korban yang sedang berada di ruang kasir.

Lantaran korban menolak memberikan uang,seorang tersangka membacokkan pedang ke kepala sehingga korban mengalami pendarahan dan harus dilarikan oleh warga ke rumah sakit. Setelah membacok korban, mereka membawa kabur uang Rp500.000 dari tempat kasir.

Mengenai aksi perampokan yang dilakukan itu, tersangka RD yang ditemui wartawan kemarin mengaku uang hasil rampokan digunakan untuk bersenang-senang. ”Uangnya untuk membeli minuman keras,”ucapnya. muji barnugroho

Sumber : Seputar Indonesia

17.02 | Posted in , , | Read More »

PT KAI Klaim Untung, Adisutjipto Lebih Baik

YOGYAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional 6 Yogyakarta, mengklaim pendapatan yang diperoleh meningkat kendati jumlah penumpang menurun dibanding 2011 lalu.

Alasannya, kereta api komersial yang dioperasionalkan jumlah penumpangnya lebih pasti. ”Nominalnya yang tahu pusat,tetapi kita tengarai untung,” jelas Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto. Menurutnya pada tahun lalu, setiap gerbongnya masih ada toleransi bagi penumpang berdiri. Untuk kelas ekonomi bisa 50% dan 25% untuk kelas bisnis. Tetapi tahun ini,hanya penumpang yang bertiket dan memiliki tepat duduk yang bisa naik.Itupun tiket harus sama dengan identitas penumpang.

Pada arus lebaran kemarin, ada enam kereta komersial yang dioperasionalkan, yakni Argo Dwipangga,Argo Lawu,Sancaka 1 dan 2 serta Lodaya 1 dan 2.Setidaknya ada 2.554 tempat duduk. Sedangkan pada tahun lalu hanya ada 350 tempat duduk. ”Dengan asumsi ini, kita yakin pendapatan naik,”tambahnya. Sementara itu, PT Angkasa Pura I selaku pengelola Bandar Udara (Bandara) Adisutjipto mengaku arus Lebaran tahun ini lebih baik.Meskipun ada penambahan penerbangan, namun jadwal pesawat lebih tepat.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara InternasionalAdisutjipto, AgusAndriyanto mengatakan,tahun ini jumlah penerbangan rata-rata per hari selama Lebaran meningkat. kuntadi

Sumber : Seputar Indonesia

17.37 | Posted in , , | Read More »

Lima Bangunan Cagar Budaya Yogyakarta Direvitalisasi

Yogyakarta - Lima bangunan dan benda cagar budaya direvitalisasi sebagai bagian dari upaya pelestarian bangunan karena memiliki nilai sejarah oleh Dinas Kebudayaan Provinsi DIY pada 2012

"Selain Tugu Pal Putih, masih ada bangunan lain yang direvitalisasi. Bangunan tersebut tersebar di sejumlah tempat dan memiliki sejarah yang tidak terpisahkan dengan DIY," kata Kepala Bidang Sejarah, Purbakala dan Museum Dinas Kebudayaan DIY Nursatwika di Yogyakarta, Selasa.

Keempat bangunan yang direvitalisasi tersebut adalah Warung Sate Puas di Jalan Gamelan Yogyakarta, Masjid Pathok Negoro Mlangi, Benteng Vredeburg dan Pura Pakualaman.

Di Warung Sate Puas, revitalisasi akan difokuskan di bagian pendopo serta atap bangunan dan diharapkan sudah dapat diselesaikan pada Oktober.

"Bangunan yang menjadi Warung Sate tersebut dahulu pernah digunakan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX untuk menyusun strategi Serangan Umum 1 Maret 1949," katanya.

"Kami membeli bangunan itu dari pemiliknya dengan harga Rp2 miliar dan baru dilakukan revitalisasi," katanya.

Setelah revitalisasi selesai dilakukan, bangunan yang cukup luas tersebut kemudian akan dimanfaatkan sebagai Kantor Dewan Kebudayaan DIY serta untuk kepentingan pariwisata.

"Dengan digunakan sebagai kantor dan tujuan wisata, diharapkan kelestarian bangunan akan terjaga karena nanti akan ada dana untuk perawatan dan kebutuhan lain," katanya.

Sementara itu, revitalisasi di Benteng Vredeburg dilakukan dengan memperbaiki diorama serta memulihkan kembali fungsi jagang atau parit yang ada di depan benteng.

Selain memulihkan parit, juga akan ditambah air mancur serta adanya pencahayaan yang lebih baik di Benteng Vredeburg. Pekerjaan revitalisasi tersebut diharapkan selesai pada Oktober.

Sedangkan di Tugu Pal Putih, revitalisasi dilakukan dengan membuat taman berbentuk kotak seluas dua meter persegi mengelilingi Tugu. Di sekeliling taman juga akan dibuat pedestrian dengan lebar setengah meter.

Masyarakat akan dilarang menaiki Tugu untuk berfoto seperti yang selama ini kerap dilakukan. Masyarakat bisa berfoto dari pedestrian yang telah ada, sehingga Tugu bisa terjaga kelestariannya.

Pekerjaan revitalisasi di Tugu tersebut akan dilanjutkan dengan pembuatan diorama luar ruang yang menceritakan sejarah dan filosofi Tugu. Pembuatan diorama tersebut, rencananya dilakukan pada 2013.

"Untuk di Puro Pakualaman, revitalisasi dilakukan di bagian atapnya. Diharapkan seluruh pekerjaan bisa selesai tahun ini," katanya.

Sumber : Antara News

09.46 | Posted in | Read More »

Sleman Terus Dibanjiri Gepeng

SLEMAN – Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Dinsos) Pemkab Sleman akan menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menghalau gelandangan dan pengemis (gepeng) yang marak berkeliaran di sepanjang jalan lingkar utara dan Jalan Solo.

Petugas Satpol PP tersebut nanti akan ditempatkan di beberapa persimpangan jalan. Kepala Disnakersos Sleman Julisetiono Dwi Wasito menyatakan, jumlah gepeng di wilayah Sleman terus bertambah, terutama di beberapa persimpangan jalan seperti daerah Jombor,Janti dan sekitar Jalan Solo. Meski beberapa kali dilakukan penertiban, dirasakan tidak membuat gepeng jera. “Bahkan sudah pernah memulangkan mereka ke daerah asalnya, tapi ternyata mereka juga balik lagi,”katanya.

Juli mengakui untuk menekan keberadaan gepeng yang kerap mangkal di persimpangan jalan bukan perkara gampang. Sejauh ini upaya yang dilakukan untuk menekan keberadaan gepeng baru sebatas penertiban. “Jadi di setiap persimpangan nanti ada petugas yang jaga, secara tidak langung tanpa kita tertibkan gepeng itu nantinya juga akan sungkan,” paparnya. Kepala Seksi Operasional Trantib Satpol PP Sleman, Setiharno mengatakan, rencana penempatan petugas Satpol PP sudah pernah dikomunikasikan pada awal tahun ini. Namun, hingga saat ini belum ada pembicaraan lanjut terkait waktu pe-laksanaannya.

Setiharno mengaku pihaknya terus melakukan pemantauan titik-titik yang biasa dijadikan lokasi mangkal gepeng di antaranya di persimpangan Demak Ijo, Kronggahan, Jombor, Kentungan, dan Janti. Bila rencana penempatan petugas di tiap persimpangan sudah dilakukan, setidaknya untuk satu titik diperlukan lebih dari dua petugas. Namun, langkah ini terbentur terbatasnya jumlah personel Satpol PP. muji barnugroho

Sumber : Seputar Indonesia

10.04 | Posted in , , | Read More »

Cegah Efek Polusi dengan Vitamin C

Antioksidan telah terbukti sebagai agen pelawan radikal bebas yang efektif. Dalam sebuah penelitian berskala kecil terungkap bahwa kebiasaan mengasup makanan yang mengandung vitamin C bisa melindungi jantung dari efek polusi udara.

Para peneliti dari Imperial College London menemukan bahwa penderita penyakit asma dan penyakit paru obstruktif kronis lebih sering dirujuk ke rumah sakit saat kadar high particulate matter (polutan) di lingkungan luar cukup tinggi. High particulate matter adalah polutan yang menyebabkan stres oksidatif dalam tubuh dan dalam jangka panjang memicu serangan jantung.

Kabar baiknya, para peneliti menemukan bahwa pada orang-orang yang memiliki kadar vitamin C tinggi dalam tubuhnya, mereka lebih jarang dirujuk ke rumah sakit saat cuaca berpolusi dibanding dengan yang memiliki kadar vitamin C rendah.

Hasil penelitian itu menambah bukti bahwa dampak polusi udara bisa dikurangi dengan antioksidan. Sebelumnya, penelitian tahun 2001 menunjukkan bahwa suplemen vitamin C melindungi paru-paru dari ozon.

Yang menarik, manusia bukan satu-satunya makhluk yang mendapat manfaat dari vitamin C. Penelitian yang dilakukan tim dari Universitas California, Riverside, menemukan bahwa tanaman juga terlindungi dari efek buruk ozon jika kadar vitamin C dalam daun tanaman itu ditingkatkan.

Sumber : Kompas Health

09.18 | Posted in | Read More »

Pencurian Marak, Wates Tak Aman

KULONPROGO - Tingkat keamanan di ibukota Kabupaten Kulonprogo, Wates, semakin memprihatinkan seiring makin maraknya aksi pencurian. Belakangan pencurian terjadi di ruko Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Rojokoyo Sembodo,Wosgan,Wates, kemarin pagi.

Pelaku diduga masuk setelah menjebol eternit, berhasil menggondol satu buah BPKB mobil serta uang tunai Rp250.000. Aksi pencurian pertama kali diketahui Rosalia Setiawati, 34, salah seorang karyawati LKMA. Saat datang ke lokasi sekitar pukul 09.00 WIB, setelah membuka pintu dan masuk ke dalam, Rosalia dibuat kaget karena eternit sudah jebol.Tak hanya itu,seisi ruangan pun sudah dalam kondisi berantakan.

Dia kemudian melaporkan temuan itu ke pimpinan LKMA, Suwito,warga Gunung Gempal, Giripeni,Wates.Laporan juga diteruskan ke Polsek Wates yang langsung menerjunkan anggota untuk melakukan penyelidikan. Setelah diperiksa, dan para pengurus LKMA kemudian melakukan pendataan. Hasilnya, sebuah BPKB mobil serta uang sebesar Rp250.000 yang disimpan di salah satu laci telah raib.

Kassubag Humas Polres Kulonprogo, AKP Hendri Multi yang dikonfirmasi Jumat siang membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, dari hasil penyelidikan diduga kuat pelaku masuk ke dalam ruko setelah menjebol eternit. ’’Dari tempat itulah pelaku bebas masuk dan keluar,’’ ujarnya. Kecamatan Wates menjadi wilayah yang paling rawan se- Kulonprogo. Selain kasus pencurian biasa, kasus pencurian juga kerap terjadi di daerah ini.

Kapolres Kulonprogo, AKBP Yani Sudarto mengungkapkan untuk mengantisipasi maraknya kasus kejahatan di wilayah tersebut, jajaranya makin mengintensifkan patroli. ’’Patroli kita intensifkan,baik yang berseragam maupun tidak, pada jam-jam rawan’’ kata dia. sodik

Sumber : Seputar Indonesia

11.16 | Posted in | Read More »

Libur Lebaran, Kereta Komuter Dipadati Penumpang

YOGYAKARTA - Selama libur lebaran, kereta api komuter yang beroperasi di Daerah Operasi (Daop) 6 dipadati penumpang.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Eko Budiyanto di Yogyakarta, Kamis (23/8), menyampaikan rata-rata penumpang kereta api komuter mencapai 8 ribu-10 ribu per hari. "Pada hari-hari biasa rata-rata hanya 6 ribuan penumpang," paparnya.

Dia memprediksi, kepadatan penumpang kereta api komuter akan berlangsung sampai akhir libur lebaran pada Minggu (26/8). Saat ini sebagian memang sudah mulai masik kerja, tetapi sebagian yang lain masih libur lebaran, termasuk para pelajar.

Kereta api komuter yang beroperasi di wilayah Daop 6, terangnya, ada empat jenis, yaitu Madiun Jaya, Prambanan Ekspres, Railbus Batarakresna, dan Maguwo Ekspres.

Eko juga mengungkapkan, ke depannya ada wacana pemberangkatan kereta komuter akan ditempatkan sendiri dan tidak dicampur dengan kereta api jarak jauh. Misalnya, Stasiun Lempuyangan dikhususkan untuk kereta komuter, sedangkan Stasiun Tugu untuk kereta jarak jauh. "Tujuannya, perjalanan kereta api lebih tertib dan aman," pungkasnya. (AT/OL-04)

Sumber Berita : Media Indonesia
Sumber Gambar : Flickr

09.01 | Posted in , , , | Read More »

Lalu lintas di jalanan Yogyakarta macet

Yogyakarta - Lalu lintas di sejumlah ruas jalan dalam Kota Yogyakarta seperti Malioboro hingga Titik Nol Kilometer, Jalan Senopati, dan Jalan Abu Bakar Ali mengalami kemacetan.

"Untuk kendaraan yang akan masuk ke Jalan Malioboro terpantau cukup padat, namun masih tetap lancar dan kendaraan bisa berjalan meskipun pelan," kata petugas Pos Pengamanan Teteg Tugu Ipda Ponija di Yogyakarta, Rabu.

Hasil pendataan menunjukkan jumlah kendaraan roda dua dan empat yang masuk ke Jalan Malioboro berkisar antara 50 hingga 100 unit per menit, dan didominasi oleh kendaraan bernomor pelat luar Yogyakarta.

Akibat cukup padatnya arus kendaraan di Jalan Malioboro, petugas kepolisian sempat memberlakukan buka tutup jalan ke arah kawasan wisata tersebut.

Penutupan dilakukan di Jalan Kleringan, tepatnya di bawah flyover rel kereta api, yang kemudian menyebabkan terjadinya penumpukan kendaraan di Jalan Abu Bakar Ali.

Meskipun ada tanda larangan belok kanan dari Jembatan Amarta, banyak kendaraan roda dua yang memotong jalan agar tetap bisa masuk ke Malioboro.

Sementara itu, menurut laporan dari RTMC Polda DIY, lalu lintas di kawasan sekitar Titik Nol Kilometer terpantau padat dan cenderung semrawut.

Sedangkan di Jalan Senopati, kepadatan arus lalu lintas terjadi di sekitar simpang empat Gondomanan serta di depan tempat wisata Taman Pintar.

Kepadatan arus lalu lintas juga terjadi di simpang empat Wirobrajan ke arah timur dan sebaliknya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro Syarif Teguh mengatakan, kepadatan di Malioboro tidak hanya terjadi di jalur cepat untuk kendaraan bermotor saja melainkan juga di jalur lambat.

"Kami akan menertibkan dokar atau becak yang parkir sembarangan, atau juga becak yang berjalan ke utara karena itu tidak diperbolehkan," katanya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Azhar Setiawibawa telah memperkirakan lalu lintas di sejumlah jalanan di Yogyakarta, diantaranya Malioboro akan sangat padat.

"Kami sudah menyediakan rambu-rambu petunjuk arah sehingga pemudik yang memang tidak berkepentingan di Yogyakarta bisa melalui jalur alternatif lingkar luar sehingga tidak terjebak kemacetan di dalam kota," katanya.(E013)

Sumber Berita & Gambar : Antara News

08.15 | Posted in , | Read More »

Tiket KA Gunakan Tarif Batas Atas

YOGYAKARTA – Para calon penumpang kereta api (KA) kelas bisnis dan eksekutif harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan tiket pada arus balik Lebaran. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta kini memberlakukan kebijakan tarif batas atas untuk tiket KA bisnis dan eksekutif.

Kepala Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan penerapan tarif batas atas dan bawah sudah diterapkan sejak arus mudik lalu. Saat mudik, tarif yang ditetapkan masih batas tengah (middle) dan baru akan menerapkan tarif batas atas saat puncak arus balik. “Penerapan tarif ini salah satunya untuk menghindari penumpukan penumpang pada masa puncak (peak season).Jadi bukan ingin mengambil keuntungan, melainkan agar penumpang lebih merata dan tidak menumpuk di tanggal tertentu,” papar Eko kemarin.

Menurut Eko, dengan tarif batas atas maka ada kenaikan tiket yang cukup signifikan dibandingkan hari biasa. Misalnya, harga tiket kereta eksekutif Argo Dwipangga pada hari biasa Rp380.000, tapi pada masa arus lebaran menjadi Rp680.000 atau naik 80%.Dan kelas bisnis di hari biasa, ratarata harga tiket yang dijual Rp150.000–160.000, tapi saat arus Lebaran menjadi Rp250.000 atau naik 67%.

KAI memprediksikan puncak arus balik akan terjadi mulai pada 25–26 Agustus mendatang. “Pada masa arus Lebaran kali ini diperkirakan 150.000 penumpang akan memadati stasiun di Yogyakarta. Sementara prediksi penumpang harian akan meningkat sekitar 2.500 orang, ”ungkapnya. Untuk masa arus Lebaran tahun ini, KA mengoperasikan enam KA kereta api ekstra Lebaran.

Di antaranya untuk tujuan Jakarta dengan kereta kelas eksekutif Argolawu dan Argo Dwipangga. Selanjutnya tujuan ke Surabaya, yakni KA Sancaka dan KA Sancaka Ekstra Lebaran; dan tujuan ke Bandung dengan KA Lodaya dan Lodaya Lebaran. “Karena merupakan masa puncak maka dipastikan tiket untuk tanggal tersebut sudah habis. Namun untuk tanggal di luar masa puncak,yakni untuk 22–25 Agustus masih ada meski jumlahnya sedikit,”papar Eko.

Salah seorang calon penumpang KA, Eko Sudarso, 32,warga Keparakan Lor, Mergangsan mengatakan lebih memilih balik ke Jakarta awal. Selain menghindari terjadinya penumpukan penumpang, juga kemungkinan mendapatkan tiket lebih besar dibandingkan saat puncak arus balik. priyo setyawan

Sumber : Seputar Indonesia

06.17 | Posted in , , , | Read More »

Pengunjung Candi Prambanan Antusias Pakai Sarung

SLEMAN - Aturan harus mengenakan kain sarung bagi pengunjung Candi Prambanan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, disambut antusias wisatawan yang berkunjung ke objek wisata peninggalan sejarah purbakala tersebut.

"Saya tidak keberatan dengan kewajiban memakai sarung ini. Ini sesuatu yang positif apalagi kain sarung bermotof batik yang cantik," kata Tina, wisatawan di Candi Prambanan asal Jambi, Senin (20/8).

Menurut dia, dirinya bersama dengan enam temannya asal Jambi tidak merasa ribet saat harus mengenakan kain sarung tersebut. "Ini kain sarung kan sudah disiapkan dari pihak pengelola, jadi tidak ada masalah dan tidak terlalu ribet," katanya.

Wakil Kepala Unit PT Taman Wisata Candi Prambanan Retno Jati, mengatakan pemakaian kain sarung bagi wisatawan ini sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan untuk Candi Prambanan. "Selain itu juga untuk memperkenalkan batik dan budaya asli Indonesia," katanya.

Menurut dia, pengelola Candi Prambanan telah menyiapkan lebih dari 5.000 kain sarung batik yang dipinjamkan secara cuma-cuma untuk pengunjung. "Kain batik yang dipilih untuk sarung ini bermotif 'Pintu Retno' yang telah berusia 100 tahun," katanya.

Retno mengatakan, program ini berlaku untuk seluruh pengunjung, termasuk wisatawan asing. "Sedangkan untuk anak-anak yang belum akil balik tidak diwajibkan untuk mengenakan sarung saat memasuki area Candi Prambanan. Namun tidak sedikit pula anak-anak yang justru merengek minta pakai sarung," katanya.(Ant/X-14)

Sumber : Media Indonesia

09.01 | Posted in , , | Read More »

Taman Pintar Yogyakarta Targetkan 12.000 Wisatawan per hari

Yogyakarta - Tempat rekreasi edukasi yang telah menjadi ikon wisata Kota Yogyakarta, Taman Pintar, menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 12.000 orang per hari selama libur Lebaran.

"Untuk libur Lebaran ini, kami berharap akan ada sekitar 12.000
wisatawan per hari yang datang. Jumlahnya memang tidak sebanyak saat libur sekolah," kata Kepala Kantor Pengelola Taman Pintar Ita Rustanti di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia, kunjungan wisatawan saat libur Lebaran tersebut sangat diharapkan untuk menutup rendahnya tingkat kunjungan wisatawan selama bulan puasa.

Selama bulan puasa, tingkat kunjungan di Taman Pintar cukup rendah yaitu sekitar 300 orang per hari pada Senin hingga Jumat dan mencapai 600 orang per hari saat libur akhir pekan.

Jumlah kunjungan wisatawan saat bulan puasa tersebut sangat jauh bila dibanding rata-rata kunjungan pada bulan-bulan lainnya yaitu sekitar 6.000 hingga 7.000 orang per hari.

"Kunjungan ke Taman Pintar akan mencapai puncaknya saat libur panjang sekolah, yaitu bisa mencapai 16.000 orang per hari," katanya.

Saat libur Lebaran nanti, lanjut Ita, wisatawan yang datang berkunjung ke Taman Pintar biasanya adalah rombongan keluarga yang memiliki anak usia sekolah.

"Saat libur panjang
sekolah, wisatawan yang datang biasanya adalah rombongan anak-anak yang datang dengan bus pariwisata. Tetapi, saat libur Lebaran nanti, biasanya rombongan berasal dari keluarga dengan kendaraan pribadi," katanya.

Saat hari H Lebaran atau pada Minggu (19/8), Taman Pintar akan mulai beroperasi pada pukul 13.00 WIB dan layanan tiket terakhir dilakukan pada pukul 16.00 WIB.

"Kami mengacu pada Lebaran yang jatuh Minggu. Untuk hari-hari berikutnya, jam operasional Taman Pintar kembali normal yaitu mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB," katanya.

Sejumlah upaya untuk menghadapi peningkatan kunjungan wisatawan saat libur Lebaran, Ita mengatakan telah melakukan perbaikan sejumlah peralatan peraga.

"Kami juga menjaga stok lempung dan peralatan membatik, sehingga saat ada pengunjung yang ingin belajar membuat gerabah atau membatik tidak kekurangan bahan," katanya yang juga akan menambah petugas pemandu.

Sebelumnya, Manajer Marketing Kebun Raya Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta Joseph Kurniawan mengatakan, memasang target sebanyak 150.000 wisatawan selama libur Lebaran atau hingga 26 Agustus.

"Pada hari H Lebaran, kami berharap ada sekitar 30.000 wisatawan yang datang. Harga tiket yang diberlakukan adalah Rp20.000 per pengunjung atau diskon bagi pengunjung dengan rombongan minimal 25 orang," katanya.

Kebun Binatang Gembira Loka akan mulai beroperasi pada pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB.

Salah satu persiapan Gembira Loka dalam menyambut libur Lebaran adalah menyediakan transportasi keliling (Taring) untuk berkunjung dari satu lokasi ke lokasi lain di kebun binatang atau menikmati Perahu Katamaran mengelilingi danau buatan Mayang Tirta.

Wahana baru lainnya adalah "feeding time", sepeda amphibi, perahu senggol, sepeda motor ATV, gajah tunggang, unta tunggang, perahu "banana orca", skuter air, dan perahu kayuh.

Bagi anak-anak yang ingin berinteraksi dengan ikan, telah disediakan kolam sentuh dan kolam tangkap, dan bagi orang tua bisa melakukan terapi ikan.

Sumber Berita : Media Indonesia
Sumber Gambar : rfebrita.blogspot.com/

10.30 | Posted in , , , | Read More »

Puluhan Peserta Upacara Pingsan

KULONPROGO – Puluhan peserta upacara Peringatan Detik- Detik Proklamasi di Alunalun Wates kemarin pingsan. Mayoritas peserta upacara tidak kuat bertahan secara fisik karena cuaca panas. Padahal mereka sedang menjalankan ibadah puasa.

Setidaknya ada sekitar 35 peserta yang dibawa ke tenda medis untuk mendapatkan perawatan. Mereka ini adalah pelajar SLTP dan SLTA.Namun, tidak sedikit para pegawai negeri sipil yang kebanyakan kaum ibu juga tidak kuasa bertahan. Bahkan ada anggota polisi yang juga dirawat. Seorang peserta harus dirujuk ke RSUD Wates karena kondisinya lemah dan nyeri dada.”Tadi mual dan pening, jadi pusing,” ujar Vivia Ristianti, pelajar SLTP yang sempat pingsan.

Para peserta yang pingsan langsung mendapatkan pertolongan pertama dari Palang Merah Indonesia (PMI) setempat. Mereka yang tidak kuat banyak yang membatalkan puasa dan diberikan teh manis. Namun bagi yang tetap bertahan, diminta istirahat. Koordinator P3K Ananta Kogam sudah memprediksi kondisi seperti ini. Sebab, tahun lalu juga banyak peserta yang tidak kuat bertahan dan akhirnya pingsan.

”Mayoritas tidak kuat menahan panas dan sedang puasa,”ujarnya. Ananta mengungkapkan, tim sudah mempersiapkan tenaga medis dan relawan untuk menangani masalah tersebut. Termasuk menyiagakan tiga unit ambulans. ”Satu kami rujuk ke UGD karena nyeri dada,” ucapnya. Sementara itu, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Pratikno saat memimpin upacara HUT Kemerdekaan ke-67 Republik Indonesia di halaman Balairung menilai bangsa ini masih menghadapi permasalahan rumit.

Pembangunan yang menghasilkan pertumbuhan ekonomi ternyata tidak diikuti pemerataan hasilnya. Indonesia berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi dengan baik di tengah krisis global.Namun,di tengah prestasi tersebut muncul permasalahan ketimpangan yang tajam.Pertumbuhan hanya dinikmati sekelompok kecil elite dan menghasilkan kelas menengah ekonomi yang konsumtif.

DalamamanatGubernurDIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang dibacakan Rektor UIN Sunan Kalijaga Musa Asy’arie, Sri Sultan mengajak masyarakat untuk merenungkan kembali makna hari kemerdekaan. Aspek pemerataan dan keadilan sangat mendesak untuk diwujudkan. ”Ketimpangan kesejahteraan yang semakin dalam, penegakan hukum belum memenuhi rasa keadilan,makna proklamasi yang menyempit,politik identitas suku, golongan dan agama yang justru menguat. Ini menunjukkan radikalisme keagamaan dan primordialisme etnisitas,”kata Musa. kuntadi/ratih keswara

Sumber : Seputar Indonesia

09.52 | Posted in , , | Read More »

Nama Tiket KA Ditoleransi

YOGYAKARTA – PT KAI tahun ini menerapkan kebijakan, nama yang terdapat tiket harus sesuai dengan identitas calon penumpang. Kalau tidak, tiket dinyatakan hangus. Namun, dalam pelaksanaannya masih diberikan toleransi.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta masih memberikan kebijakan toleransi bagi penumpang yang namanya di tiket tidak sesuai dengan identitas diri. Nama tiket masih bisa diubah sesuai nama identitas penumpang. Kepala Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan penumpang kereta api bisa mengubah namanya agar sesuai identitasnya maksimal dua jam sebelum keberangkatan.

Mereka dapat langsung datang ke reservasi atau ke loket tiket di setiap stasiun.Syaratnya, menunjukkan kartu identitas yang masih berlaku. “Kartu identitas itu tidak harus berupa kartu tanda penduduk (KTP), tetapi bisa juga surat izin mengemudi (SIM) atau paspor yang masih berlaku. Jika sudah diubah,maka saat dicek di peron masuk,tiket tidak akan dianggap hangus,” tandasnya kemarin.

Kebijakan nama tiket harus sama dengan identitas penumpang yang berangkat tersebut, selain untuk memberikan kenyamanan saat diperjalanan, juga untuk mencegah praktik calo. “Di Daop 6 sejak penerapan ketentuan tersebut mulai diberlakukan Minggu (12/8) lalu sudah ada belasan tiket yang hangus. Sebab, nama di tiket dengan penumpang tidak sama,” paparnya. Tiket KA arus mudik dari Yogyakarta ke berbagai kota tujuan seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya untuk kelas ekonomi, bisnis, dan eksekutif keberangkatan Kamis (16/8) hingga Selasa (21/8) masih dapat dilayani.

Memang jumlah ketersediaan tiket sangat sedikit. Karena itu, calon penumpang diharapkan segera memesannya. Sementara itu, tiket arus balik mulai Rabu (22/8) hingga Selasa (28/8) pemesanannya sudah penuh. Namun karena ada tambahan kereta seperti KA Ekstra Lebaran, KA Progo, dan KA Bengawan sehingga masih dapat melayani pemesanan. Terutama di hari keberangkatan yang tidak bertepatan dengan puncak arus balik.

“ Untuk KA tambahan pada tahun ini mendapatkan jatah 2.500 kursi tiap hari.Jumlah ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan sebab pada tahun lalu hanya mendapatkan jatah tambahan 350 kursi tiap hari,”paparnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Penumpang Yogyakarta (TPY) Giwangan Imanudin Aziz menerangkan, jumlah bus yang masuk di terminal mulai meningkat yakni di atas 1.000 bus. Sebelumnya masih di bawah 1.000 unit.

Misalnya, H-4 atau Rabu (15/8),bus yang masuk mencapai 1.039 unit, sedangkan hari sebelumnya seperti Minggu (12/8) yang masuk sebanyak 922 armada. “Puncak arus mudik kami perkirakan terjadi Jumat (17/8) dengan jumlah penumpang hingga 30.000 orang, ”katanya. Priyo setyawan

14.43 | Posted in , , , | Read More »

769 Napi di Yogyakarta Terima Remisi Hari Kemerdekaan

YOGYAKARTA-Sebanyak 769 narapidana yang berada di LP dan Rutan se DIY, Kamis (16/8), mendapat remisi umum memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia. Saat ini total tahanan dan narapidana di Rutan dan LP di Provinsi DI Yogyakarta yang tercatat per 15 Agustus 2012 berjumlah 1.482 orang.

Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Yogyakarta, ada 13 narapidana dinyatakan bebas setelah memperoleh remisi umum.

Kepala Sub Seksi Registrasi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Yogyakarta Tri Ari Astuti mengungkapkan, masih ada pula sebanyak 231 narapidana yang mendapat remisi. Mereka belum bebas karena masih harus menjalani sisa hukuman.

Remisi yang diberikan bervariasi, antara satu sampai enam bulan, sesuai dengan masa hukumannya. Syaratnya, narapidana tersebut berkelakuan baik dan telah menjalani masa hukuman selama setengah tahun.

Untuk tindak pidana khusus, termasuk korupsi sudah diusulkan, tetapi belum diterima surat keputusannya.

"Masih ada kemungkinan 22 narapidana tindak pidana khusus di LP Kelas II A memperoleh remisi," tambah Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham DIY Dwi S Haryanto.

Jika pidana umum, minimum sudah menjalani 6 bulan menjalani pidana sudah bisa memperoleh 1 bulan remisi. Untuk pidana khusus, di antaranya korupsi, minimal harus sudah menjalani 1/3 dari hukuman yang diterima. (AT/OL-10)

Sumber : Media Indonesia

16.33 | Posted in , , | Read More »

Penumpang di Terminal Giwangan Melonjak

YOGYAKARTA - Pemudik yang masuk melalui Terminal Giwangan, Kota Yogyakarta, baik yang datang maupun berangkat, sudah terlihat meningkat.

Terminal Giwangan diperkirakan akan mengalami puncak arus mudik pada Jumat (17/8). Itu diterangkan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Giwangan Imanudin Aziz di Yogyakarta, Selasa (14/8).

Dari data di Terminal Giwangan, penumpang yang datang pada Senin (13/8) sebanyak 19.920 orang. Yang berangkat sebanyak 19.254 orang.

Jumlah tersebut menurun apabila dibandingkan sehari sebelumnya, Minggu (12/8), penumpang yang datang sebanyak 20.006 orang dan penumpang yang berangkat sebanyak 19.094 orang.

Pada hari-hari biasa penumpang sekitar 15 ribu, baik yang datang maupun yang berangkat.

Namun, itu belum mencapai puncak arus mudik. Puncaknya, penumpang mudik mencapai 30.000 orang yang datang dan berangkat. (AT/OL-5) 

Sumber : Seputar Indonesia

16.33 | Posted in , , | Read More »

Yogyakarta Diserbu Pengemis Luar Daerah

YOGYAKARTA – Kota Yogyakarta dalam beberapa hari terakhir diserbu para pengemis. Fenomena sosial ini rutin terjadi tiap menjelang Lebaran.

Mereka memanfaatkan sejumlah perempatan jalan di kota ini untuk meminta belas kasihan dari warga. Pantauan kemarin, jumlah pengemis di sejumlah perempatan meningkat hingga lebih dari lima orang, bahkan ada yang mencapai
10 orang. Sejumlah lokasi di perbatasan Kota Yogyakarta dan Sleman, serta Bantul, tidak sedikit anak-anak yang dilibatkan dalam aktivitas tersebut.

Terkait masalah itu, Dinas Sosial Provinsi DIY mulai menerjunkan tim khusus untuk memantau keberadaan anak jalanan.Tim dengan tugas penjangkauan anak-anak jalanan tersebut sudah mulai bekerja, Sabtu (10/8) di seluruh wilayah DIY yang selama ini dijadikan lokasi mangkal anak-anak jalanan. Kepala Dinas Sosial DIY Sulistyo menyatakan ada delapan titik yang dijadikan fokus pemantauan tim. ”Tim penjangkauan merupakan gabungan dari Dinsos, Organisasi Sosial (Orsos), dan polisi. Saat ini melakukan penjangkauan di delapan titik.Di antaranya di Jalan Magelang, perempatan Gejayan, perempatan UIN (Sunan Kalijaga),”paparnya kemarin.

Menurut Sulistyo, anakanak balita yang berada di jalanan rata-rata menjadi korban eksploitasi orang tua. Pengemis dan anak jalanan umumnya berasal dari luar DIY, seperti Purworejo,Temanggung, dan Magelang. Anggota Komisi D DPRD DIY Muhammad Yazid mengaku, DIY sudah memiliki peraturan daerah (perda) yang mengatur pekerja anak. DIY ditegaskan politikus PPP tersebut melarang orang tua membawa untuk terlibat dalam aktivitas kerja. maha deva

Sumber : Seputar Indonesia

15.36 | Posted in , | Read More »

Waspadai Korban Pembiusan Palsu

YOGYAKARTA – Jangan mudah percaya kepada orang yang mengaku menjadi korban pembiusan. Kini muncul modus baru untuk mendapatkan bantuan dengan berpura- pura menjadi korban pembiusan saat mudik seperti yang terjadi pada Minggu (12/8) pukul 20.00 WIB,di Terminal Giwangan,Yogyakarta.

Saat itu, ditemukan seorang ibu berumur sekitar 45 tahun, dan anaknya mendadak pingsan setelah naik bus Trans Jogja dari Prambanan, Sleman. Polisi yang berjaga di Posko Lebaran Terminal Giwangan, Brigadir Muhlan menerangkan, saat berjalan di trotoar lingkungan Terminal Giwangan, tepatnya di pintu masuk bus ke terminal, ada ibu dan anak yang pingsan.Kemudian, pihak petugas menolongnya, diberikan makan dan uang saku. ”Katanya mudik dari Sumatera bersama sang suami, dalam keterangannya, dia ditinggal suaminya,” ujarnya, kemarin.

Setelah ibu dan anak tersebut pergi, ada informasi mereka pada hari yang sama sebelum kejadian tersebut juga berada di Dinas Sosial DIY. Saat berada Dinas Sosial juga diberikan uang saku dan makan. ”Identitasnya tidak ada. Anehnya, keduanya pingsan dengan waktu bersamaan,” katanya. Pernyataan itu diperkuat oleh kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Giwangan, Imanudin Aziz.Menurutnya, yang perlu diwaspadai dari petugasnya adalah orangorang yang memanfaatkan situasi arus mudik Lebaran ini.

”Kemarin (Minggu sore) ada orang yang pura-pura dibius dan pingsan.Takutnya itu menjadi sebuah profesi. Pasalnya, diketahui orang tersebut hanya warga sekitar Yogya saja,” jelasnya. Menurut pakar sosiolog dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Sulistyaningsih, modus yang dilakukan dengan cara berpura- pura menjadi korban kejahatan kemungkinan adalah modus baru yang digunakan. ”Kemungkinan juga, modus seperti itu sudah terorganisir,” katanya.

Menjelang Lebaran, akan banyak pengemis dadakan yang tersebar di berbagai ruas jalan.Fenomena pengemis itu tidak mungkin berdiri sendiri, namun sudah ada seseorang yang menjadi juragan dan memberikan gaji kepada para pengemis. ”Otomatis suda didesign, para pengemis di sebar ke beberapa titik. Hal ini meenjadikan keprihatinan kita,” ujarnya. ridho hidayat

Sumber : Seputar Indonsia

09.10 | Posted in , , | Read More »

Jalur Mudik Yogya, 21 Titik Rawan Macet 18 Titik Rawan Kecelakaan

YOGYAKARTA-Para pemudik yang akan melintasi Yogyakarta diminta mewaspadai sejumlah titik rawan kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas Polda DIY Kombes Bambang Pristiwanto mengatakan, titik-titik rawan macet dan rawan kecelakaan lalu lintas itu, tersebar di seluruh DIY.

Ia menyebutkan, untuk titik rawan kemacetan lalu lintas keseluruhannya sebanyak 21 titik, sembilan titik di Sleman, Kulonprogo satu titik, Bantul tiga titik, Kota Yogyakarta tujuh titik dan Gunungkidul satu titik.

Sedangkan rawan kecelakaan lalu lintas sebanyak 18 titik merupakan titik rawan, lima titik di Sleman, empat titik di Kulonprogo, Bantul, Kota Yogyakarta dan Gunungkidul masing-masing tiga titik.

Selain itu, Direktur Lalu Lintas meminta agar para pengguna jalan tidak lengah saat memasuki jalur yang lengang dan sangat memungkinkan untuk memacu kendaraannya.

"Biasanya, jalan yang lengang ini membuat pengemudi lengah. Berbeda dengan jalur yang macet, pengemudi akan lebih berhati-hati," ujarnya.

Bambang mengemukakan, untuk mengatasi kemacetan, polisi akan memberlakukan buka tutup jalur utama. (OL-11)

Sumber : Media Indonesia

16.59 | Posted in , , , | Read More »

Awas! Ada Sembilan Jalur Tengkorak di Gunungkidul

Gunungkidul -Satuan Lalu Lintas Polres Gunungkidul mengingatkan kepada para pemudik untuk berhati-hati saat melintasi jalan tersebut.

Pasalnya, ada sembilan titik rawan kecelakaan lalu lintas di daerah ini.

"Jalur tengkorak yang perlu diwaspadai ini ada sembilan titik," kata Kasat Lantas Polres Gunungkidul AK Endar Ismanto, Senin (13/8).

Menurut dia, untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas itu, Polres telah membangun enam pos pengamanan antara lain di Kali Pentung, Pasar Argosari, Teminal Wonosari, Baron, dan Semin. Sedangkan Pos Pelayanan dibuka di Bunder Rest Area.

Sembilan titik yang merupakan jalur tengkorak itu, jelas Kasat Lantas adalah tikungan Slumprit, Ngasemayu, Kali Pentung, Pedotan, Tri Sakti, Watu Ondo, Gading dan Tleseh.

Endar menambahkan, saat ini arus lalu lintas mulai meninggi, dengan catatan rata-rata mobil mencapai  150 unit per jam sedangkan sepeda motor sudah mencapai 300 unit per jam.

Dengan meningkatnya arus tersebut, Endar meminta agar pengguna jalan lebih berhati-hati. (AU/OL-8)

Sumber : Media Indonesia

16.45 | Posted in , , | Read More »

Lebaran, Tarif Sewa Mobil Melonjak

YOGYAKARTA – Mendekati Lebaran, rental mobil menjadi tujuan calon pemudik untuk mendapatkan mobil sewaan sebagai alat transportasi mudik ke kampung halaman.

Banyaknya minat masyarakat yang memilih menggunakan jasa rental mobil,dimanfaatkan bagi para pengusaha rental untuk menaikkan tarif sewa. Masyarakat yang menggunakan jasa rental mobil kebanyakan dari kalangan menengah. Rental mobil menjadi solusi bagi mereka untuk dapat kembali ke kampung halaman dan bersilaturahmi ke tempat kerabat secara leluasa.

“Kalau kita gunakan angkutan kereta atau bus, kadang juga masih kesulitan dapat tiket, jadi tiap balik kampung biasa sewa mobil,” kata Adit, seorang pengguna jasa rental. Nurhasan, salah satu pemilik rental mobil ‘Assalam’ di Kecamatan Godean,Sleman mengatakan, menghadapi Lebaran ini dia telah menyiapkan 30 unit mobil sewaan. Mobil yang banyak diminati penyewa adalah jenis Avanza atau Xenia.

Tarif sewa mobil dibandingkan hari biasa mengalami kenaikan. “Harga naik dari sebelumnya Rp250.000 menjadi Rp400.000 untuk setiap 24 jam,” ungkapnya. Kenaikan harga sewa mobil juga diakui Agus, karyawan rental mobil ‘Protect’ di daerah Umbulharjo,Yogyakarta. Pihaknya telah menyiapkan 50 unit mobil untuk disewakan dengan kenaikan tarif sewa dari Rp250.000 menjadi Rp300.000 untuk setiap 12 jam.

Mengenai persewaan di tempatnya, kebanyakan melayani agen pariwisata dan perhotelan. Sistem persewaannya dilakukan dengan cara sistem booking (pemesanan) sejak H-7 Lebaran. Kendati demikian, bagi penyewa dadakan terutama yang memesan pada hari H, pihaknya memberlakukan sistem ‘tidak lepas kunci’ atau menggunakan jasa sopir yang telah mengusai bahasa asing.

“ Driver-nya untuk lokal Rp100.000, sedangkan untuk yang berbahasa asingnya Rp150.000, ”ucapnya. Selain melengkapi mobil dengan perangkat Global Positioning System (GPS) untuk menjaga keamanan mobil yang disewakan, pemilik rental juga menyeleksi para penyewa dalam ketentuan syarat sewa mobil.

Nurhasan, pemilik rental Assalam menyatakan, para penyewa diwajibkan menyerahkan fotokopi kartu keluarga, KTP, surat tagihan listrik, beserta jaminan aset seperti kendaraan lengkap dengan STNK. “Bagi penyewa yang baru pertama kali meminjam, kami mengadakan survei terlebih dahulu ke tempat tinggalnya,” ucapnya. Begitu juga yang dilakukan oleh pengelola rental ‘Protect’. Hanya, kata Agus, tidak setiap mobil dipasangi GPS.

Dari pengalaman, untuk masalah mobil hilang atau melampaui batas sewa hanya persoalan waktu. Dia yakin mobil akan kembali namun yang menjadi kekhawatiran pengelola bilamana terjadi kerusakan mobil. “Bila nanti ada kerusakan pada kendaraan, lecet atau kecelakaan, itu merupakan tanggung jawab oleh pihak yang menyewa,” tandasnya. muji barnugroho/ ridho hidayat

09.59 | Posted in , , , | Read More »

KAI Luncurkan Kereta Baru Rute Purwokerto-Yogyakarta

Micom - Menjelang lebaran, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) V Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng), siap meluncurkan kereta dengan tujuan Purwokerto-Yogyakarta pada 14 Agustus mendatang.

Kereta yang diberi nama Maguwo Eskpres tersebut melayani konsumen dari Purwokerto, Cilacap, dan kota-kota di wilayah Daop V yang akan menuju Yogyakarta.

Manajer Humas Daop V Purwokerto Surono mengungkapkan saat ini peluncuran kereta tersebut masih dimatangkan kepastiannya.

"Menurut rencana, KA Maguwo Ekspres itu akan berangkat dari Purwokerto menuju Stasiun Maguwo di sekitar Bandara Adi Sucipto di Yogyakarta. Rencananya, akan ada dua kali pemberangkatan pada pagi dan siang hari. Tapi itu masih belum diputuskan waktunya," jelasnya, Jumat (10/8).

Ia menyatakan bahwa kereta tersebut dilengkapi dengan fasilitas AC akan mampu bersaing dengan moda transportasi lainnya seperti bus Patas AC dan travel.

"Pasar masih sangat terbuka. Kami yakin akan mampu bersaing dengan moda transportasi lainnya. Apalagi, tarifnya juga masih terjangkau. Kisarannya antara Rp50 ribu hingga Rp60 ribu," ujar Surono.

Rencana peluncuran sebelum lebaran dilakukan untuk melayani para pemudik dari Purwokerto ke Yogyakarta dan musim liburan lebaran. (LD/OL-5) 

Sumber : Media Indonesia

10.03 | Posted in , , | Read More »

Bandara baru Yogyakarta tempati lahan 637 hektare di Kulon Progo

Yogyakarta - Bandar udara baru Yogyakarta akan dibangun di wilayah Kabupaten Kulon Progo dengan luas lahan 637 hektare, kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti.

"Masterplan pembangunan bandar udara (bandara) sudah jadi dan telah kami diterima. Selanjutnya akan dibuat jadwal dimulainya pembangunan dan awal operasi bandara," katanya di Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, konsep bandara yang akan dibangun adalah "international airport" (bandara internasional) dengan panjang landasan 3.250 meter.

"Untuk kapasitas penumpang diperkirakan terminal akan mampu menampung 10 juta orang per tahun, dan dapat dikembangkan sampai tahap ketiga menjadi 20 juta penumpang per tahun," katanya.

Namun, kata dia, untuk anggaran belum dihitung secara rinci. Perhitungan akan dilakukan setelah detil desain selesai dibuat.

"Alasan pembangunan bandara internasional di wilayah Kulon Progo itu berdasarkan hasil studi kelayakan yang dilakukan oleh konsultan dari Republik Ceko," katanya.

Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo mengatakan "masterplan" bandara itu memang dipresentasikan untuk lokasi di Kulon Progo. Namun, kepastiannya baru 94 persen.

Menurut dia lokasi pembangunan bandara dalam "masterplan" berada di Kecamatan Temon antara Pantai Congot sampai Pantai Glagah.

"Lokasi itu meliputi empat desa yang wilayahnya terkena proyek pembangunan bandara, yakni Desa Palihan, Sindutan, Jangkaran, dan Glagah," katanya.

Ditanya mengenai pembebasan lahan, ia mengatakan belum ada pembahasan apa pun. Pembebasan lahan akan dilakukan setelah "masterplan" benar-benar disetujui.

"Status tanah lokasi pembangunan bandara adalah 40 persen Paku Alam Ground dan sisanya tanah rakyat," katanya. (B015*H010/M008)

Sumber Berita & Gambar : Antara News

08.34 | Posted in , | Read More »

KAI, Kepolisian, dan TNI Cek Rel Perlintasan Yogyakarta-Wates

YOGYAKARTA-Jajaran PT KAI, kepolisian, dan TNI, Selasa (7/8) siang, mengecek rel perlintasan kereta api dari Stasiun Tugu hingga Stasiun Wates yang berjarak 50 kilometer. Mereka menggunakan lori diesel untuk pengecekan tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda DI Yogyakarta AKB Anny Pudjiastuti menjelaskan pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh aspek perlintasan KA, mulai dari jembatan dan palang pintu perlintasan, dalam keadaan baik.

Ia menambahkan, pihaknya akan menerjunkan 86 Brimob untuk berjaga di stasiun di wilayah DIY dan perjalanan kereta api. "Setiap kereta api dijaga dua personil Brimob yang menggunakan seragam dan senjata," terangnya.

Penjagaan ini akan mulai disiagakan dari H-9 hingga H+6. Penjagaan ini dilakukan sebagai tindakan preventif untuk memberi rasa nyaman kepada penumpang kereta api.

Kepala Humas PT KAI Daop 6, Eko Budiyanto menjelaskan rel lintasan Solo - Kutoharjo merupakan perlintasan terbaik karena sudah double track. "Jalur ini merupakan jalur pengejaran," paparnya di Stasiun Tugu. (AT/OL-9)

Sumber Berita : Media Indonesia
Sumber Foto : Rezza Habibie-RailPictures.Net

07.38 | Posted in , | Read More »

Truk Tabrak Warung, Tujuh Luka

GUNUNGKIDUL– Truk Pemkab Gunungkidul bantuan Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal dan dioperasionalkan Pemerintah Desa Balong, Kecamatan Girusubo mengalami kecelakaan kemarin.

Truk bernomor polisi AB 8096 CD ini menabrak pangkalan ojek dan warung di Desa Ngawis,Karangmojo. Tujuh orang termasuk sopir mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RSUD Wonosari. Selain itu,satu motor milik tukang ojek juga hancur terlindas truk. Peristiwa ini berawal saat truk yang membawa enam orang ini bermaksud membeli makanan ternak ke Klaten.Nahas, tiba di lokasi kejadian truk yang dikemudikan Basuki, 32, warga, Balong, Girisubo ini oleng.

Truk kemudian menabrak pangkalan ojek dan warung kelontong. Semua penumpang pun terpental. Enam penumpang mengalami luka serius dan sopir juga tergencet bodi truk. Salah satu saksi mata,Waluyo mengungkapkan,awalnya dia hanya duduk-duduk di pangkalan ojek. Dia kemudian bergegas ke warungnya dan melayani pembeli bensin.Tibatiba dari arah selatan muncul truk yang mulai oleng.

”Mungkin sopirnya bingung, mau lurus atau mau belok,”ujarnya. Waluyo mengaku beruntung meninggalkan pos ojek tersebut ketika ada pembeli bensin. ”Jika tidak, saya juga bisa menjadi korban, untung hanya motor saya yang kena,” katanya. Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi. ”Kita belum bisa memberikan keterangan karena kronologisnya juga masih simpang siur. Namun, kemungkinan karena aba-aba yang penumpang yang membingungkan. Apalagi sopir tidak hafal jalan,” kata Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Endar Isniyanto. suharjono
Sumber : Media Indonesia

19.27 | Posted in , , | Read More »

Dirjen : Status Hukum Keraton Yogyakarta Masih Tarik Ulur

Yogyakarta - Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Johermansyah Johan mengatakan masih terjadi tarik ulur antara pemerintah dengan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat mengenai status hukum keraton.

"Pemerintah menghendaki Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat menjadi badan hukum, sedangkan pihak keraton meminta menjadi subjek hak," katanya di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia usai bertemu Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang juga Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X, hal itu akan berkaitan dengan kepemilikan aset seperti tanah dan bangunan.

"Oleh karena itu, Sultan masih memberi huruf besar pada opsi subjek hak. Masukan dari Sultan tersebut selanjutnya akan dibahas terlebih dulu dengan DPR RI," katanya.

Ia mengatakan pertemuan itu merupakan upaya mencari bahan masukan rapat bersama tim perumus dan tim sinkronisasi.

Selain itu juga sebagai ajang konsultasi dan diskusi mengenai Rancangan Undang-undang Keistimewaan (RUUK) DIY yang akan difinalisasi.

"Finalisasi RUUK DIY oleh DPR RI akan dilaksanakan pada 30 Agustus 2012. Sebelumnya, pemerintah akan melakukan rapat dengan DPR RI untuk membulatkan keputusan pada 23--26 Agustus 2012," kata Johan (B015*H010/M008) 

Sumber Berita: Antara News
Sumber Gambar : Facebook

07.53 | Posted in , | Read More »

Lagi, Paus Terdampar di Pantai Bantul

BANTUL – Seekor ikan paus terdampar lagi di sebelah barat pantai Parangkusumo, Bantul tadi malam sekitar pukul 19.30 WIB. Menurut Ketua SAR Parangtritis, Ali Susanto, terdamparnya ikan paus itu pertama kali diketahui oleh warga setempat.

Kemudian, baru dilaporkan untuk petugas SAR setempat. Sampai saat tadi malam paus tersebut masih menjadi tontonan warga setempat.“ Paus itu besarnya tidak jauh berbeda dengan paus yang terdampar pada tiga hari yang lalu, kira-kira seberat 3 ton dengan panjang 7 meter, ”katanya. Dugaan sementara, ikan tersebut terlalu ke pinggir saat berenang, dan menyebabkan hanyut ke pinggir pantai.“Saat ditemukan pausnya sudah mati,” tambahnya. ridho hidayat

Sumber : Seputar Indonesia

10.01 | Posted in , | Read More »

PON XVIII/2012 Riau : DIY Bertarung dI 34 Cabor

YOGYAKARTA – Kontingen DIY memastikan bakal tampil dalam 34 cabang olahraga (cabor dalam PON XVIII/2012 Riau mendatang. Persiapan menjelang 5 minggu event terakbar multiolahraga di Nusantara ini sudah 95%.

Ketua Pembinaan dan Prestasi KONI DIY Mansur MS mengatakan,atlet yang dikirim pada PON Riau mendatang sebanyak 212 serta 61 orang yang terdiri pelatih,manajer, perangkat tim,mekanik,dan ofisial kontingen. Jumlah personel yang berangkat sudah dibuatkan surat keputusan (SK) sehingga bersifat resmi.“Total kontingen DIY yang berangkat ke PON Riau sebanyak 378 orang.Kita akan tampil di 34 cabor,” ujarnya saat dihubungi HATTRICK kemarin.

Mansur mengatakan,pada PON Riau ini jumlah personel kontingen DIY yang dikirim mengalami peningkatan dibanding event yang sama pada gelaran sebelumnya. “Ini jumlah terbanyak yang pernah dikirim DIY pada PON,”ucapnya. Untuk persiapan,sampai saat ini sudah mencapai 95%.Sisanya yang 5% tinggal pematangan mental bertanding atlet. “Secara prinsip kita sudah siap.Waktu yang masih tersisa cukup untuk pematangan mental bertanding para atlet,”kata Mansur.

Mengenai kelengkapan alat tanding dari kontingen DIY,sebagian besar sudah dikirim venuedi Riau.Namun,masih ada lata tanding yang belum dikirim karena sifatnya tambahan.“Sebagian besar (alat tanding) sudah dikirim,yang belum tinggal yang tambahan.Paling lambat minggu depan alat tanding tambahan bakal dikirim,”ujarnya. Mansur menegaskan kontingen DIY pada PON Riau ini menargetkan bisa menembus 10 besar nasional.“Ambisi kita masuk 10 besar dengan target minimal 20 medali emas,”ucapnya.

Untuk mendongkrak semangat bertanding para atlet,Pemerintah Kota Yogyakarta menjanjikan bonus Rp10 juta bagi atletnya yang berhasil membawa pulang medali emas.“Yang dapat (medali) emas,pasti kita berikan penghargaan berupa bonus minimal Rp10 juta,”kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti.

 Dia berharap iming-iming bonus tersebut membuat atlet Kota Gudeg ini bisa memberikan yang terbaik bagi kontingen DIY.“Semoga para atlet Jogja bisa termotivasi menunjukkan prestasinya sehingga membawa nama harum DIY,”kata Haryadi Suyuti. ridwan anshori

Sumber : Seputar Indonesia

08.55 | Posted in , , , | Read More »

Tetap Pakai BBM Subsidi, Pemakai Mobil Dinas Terancam Sanksi

YOGYAKARTA-Mobil dinas Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta yang terbukti masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terancam akan dikenai sanksi oleh pemkot setempat. Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Titik Sulastri, di Balai Kota Yogyakarta, Kamis (2/8).

Sanksi yang diterapkan bagi pengguna mobil dinas yang membeli BBM subsidi, jelas Titik, bisa bermacam-macam, dari teguran hingga surat peringatan. "Ini masih kita bahas," paparnya.

Namun, yang pasti, pengguna mobil dinas yang tidak menggunakan BBM nonsubsidi tidak bisa mengajukan klaim biaya pembelian BBM. Mobil yang memperoleh perlakuan khusus boleh membeli BBM bersubsidi hanyalah mobil operasional, seperti ambulans, truk sampah, mobil tangki, dan mobil perbaikan jalan umum.

"Kita akan segera tindaklanjuti kalau ada SPBU yang melapor ada mobil dinas yang masih menggunakan BBM subsidi," terangnya.

Untuk itu, Pemkot Yogyakarta akan bekerjasama dengan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk mengawasi aturan pelarangan kendaraan dinas tidak boleh menggunakan BBM subsidi per 1 Agustus.

Kewajiban penggunaan BBM nonsubsidi bagi mobil dinas, terangnya, sudah efektif berlaku sejak 1 Agustus kemarin. Untuk itu, tidak ada alasan bagi pemakai mobil dinas tidak menggunakan BBM subsidi.

Lebih lanjut, Titik juga mengungkapkan pihaknya saat ini tengah membentuk tim pengawas terkait kebijakan tersebut. Rencananya, tim yang dibentuk akan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Pertanian (Disperindagkoptan) Kota Yogyakarta Heru Priya Warjaka menjelaskan pihaknya tengah menyiapkan surat rekomendasi bagi industri kecil menengah (IKM) dan usaha kecil mikro (UMKM) di Yogyakarta terkait hal itu. Berdasarkan data, jumlah IKM di Yogyakarta mencapai 4.000 unit. (AT/OL-10)

Sumber : Media Indonesia

21.48 | Posted in , , , , | Read More »

Blog Archive

Labels