Kereta Prameks Belum Maksimal Beroperasi

YOGYAKARTA-Kereta Api Prambanan Ekspres (Prameks) belum bisa maksimal mengangkut penumpang Kutoarjo-Solo setelah anjlok pada 23 Oktober. Apabila sebelum kecelakaan, rute perjalanan tersebut dilayani sebanyak 13 perjalanan, setelah anjlok KA Prameks hanya melayani 6 perjalanan.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 6 Kuswardoyo di Yogyakarta, Selasa (30/10), memastikan hal itu akan berlangsung hingga Rabu (31/10).

Dia menambahkan, satu rangkaian yang beroperasi untuk melayani empat perjalanan Yogyakarta-Solo dan ada dua kereta tambahan KA 220 relasi Kutoarjo-Yogyakarta dan KA 213 relasi Solojebres-Kutoarjo.

Ia mengatakan, KA Prameks memiliki tiga set rangkaian. Namun, dari tiga rangkaian tersebut, hanya satu yang beroperasi. Pasalnya, satu rangkaian mengalami kecelakaan pada Selasa (23/10) lalu di Kalasan dan satu rangkaian lagi sedang menjalani perbaikan rutin di Balai Yasa Yogyakarta.

Kepala PT KAI Daop 6 Sinung Tri Nugroho mengaku tengah menimbang kereta api komuter atau kereta api jarak jauh yang akan diprioritaskan. Hal tersebut harus didasarkan atas kebutuhan penumpang.

Apabila dilihat dari pendapatan, terangnya, tidak ada keuntungan PT KAI dengan pengoperasian KA Komuter seperti Prameks. Terlebih dengan harga tiket Prameks sebesar Rp 10 ribu/penumpang. Nilai tersebut dinilai masih sangat murah untuk perjalanan Yogya-Solo

Pasalnya, pendapatan kereta api Prameks dalam sehari sama dengan pendapatan 2 gerbong kereta eksekutif. "Pendapatan dari operasional Prameks dengan 13 perjalanan sehari itu sama dengan pendapatan dua gerbong KA Taksaka (relasi Yogyakarta-Jakarta)," pungkasnya. 

Sumber : Media Indonesia

16.33 | Posted in , , , | Read More »

1.900 Siswa SMA DIY Terima Beasiswa

YOGYAKARTA - Melalui dana dari APBN Perubahan 2012,Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY meluncurkan beasiswa bagi 1.900 siswa SMA tidak mampu di akhir tahun ini.

“Anggaran ini cair memang atas surat usulan kami sebelumnya untuk diadakan penambahan kuota beasiswa karena memang masih banyak siswa tingkat SMA di DIY yang berasal dari keluarga kurang mampu. Ini merupakan upaya kami agar jangan sampai ada siswa yang putus sekolah hanya karena alasan biaya,” ujar Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji kemarin.

Ditemui di ruang kerjanya, Aji menuturkan bahwa beasiswa bagi 1.900 siswa SMA tersebut hanya akan disalurkan kepada tiga kabupaten di DIY yakni 600 siswa untuk Kabupaten Kulonprogo, 600 siswa untuk Kabupaten Gunungkidul dan 700 siswa di Kabupaten Sleman. Nantinya, setiap siswa akan menerima beasiswa sebesar Rp65.000 perorang perbulan, selama satu tahun ke depan.

Dihubungi terpisah,Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Wonosari, Gunungkidul Tamsir mengatakan, pihaknya sangat berharap adanya bantuan berupa beasiswa bagi siswa-siswanya karena sekitar 70% siswa di sekolah RSBI tersebut merupakan siswa tidak mampu yang memiliki prestasi baik.

Selama ini, beasiswa yang berasal dari pemerintah memang dinilai masih kurang. Dan untuk mensiasatinya, pihak sekolah memberlakukan subsidi silang. ratih keswara

Sumber : Seputar Indonesia

20.01 | Posted in , , | Read More »

Bangunan Liar Marak di Pantai Selatan Bantul

BANTUL - Pemkab Bantul menyatakan keprihatinanya dan menyesalkan banyaknya bangunan liar yang didirikan di kawasan pantai selatan. Selain merusak pemandangan, bangunan liar itu juga membahayakan bagi penghuni maupun yang ada di tempat itu.

Bangunan liar itu, kata Bupati Bantul Sri Suryawidati, Minggu (28/10), mengemukakan bangunan liar itu ada di Pantai Depok, Parangkusumo, hingga Pantai Depok. "Padahal sudah ada larangan bahwa bangunan boleh didirikan minimal berjarak 200 meter dari garis pantai," katanya.

Bupati menambahkan, kesemuanya itu demi kebaikan baik untuk pengunjung maupun keindahan lingkungan. Bupati juga menegaskan, jika warga memaksakan diri dan kemudian terjadi bencana apalagi sampai timbul korban, tidak boleh menyalahkan pemerintah. Karena, imbuhnya, pemerintah sudah memberikan peringatan dan membuat aturannya.

Sri Suryawidati atau yang akrab dipanggil Bu Ida ini mengaku pula, terhadap adanya bangunan liar itu, ternyata banyak yang memberikan dukungan adanya pelanggaran. Kelompok yang mendukung pelanggaran itu beralasan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah itu melanggar hak masyarakat.

Namun demikian, Bu Ida mengungkapkan, Pemkab Bantul tetap akan melakukan penataan sesuai dengan aturan yang ada.

Sumber : Media Indonesia

15.53 | Posted in , | Read More »

Ratusan Pelajar Yogya Flash Mob Tari Tradisional di Hari Sumpah Pemuda

Yogyakarta - Ratusan pelajar di Yogyakarta antusias merayakan Sumpah Pemuda yang jatuh hari ini. Mereka menggelar beragam pentas dan flash mob tari tradisional dengan tema "Ini Indonesiaku".

Para pelajar setingkat SMA ini berkumpul di Monumen Serangan Umum Satu Maret atau kawasan titik nol kilometer Yogyakarta. Mereka pentas musik, teatrikal, dan pantomin. Kemudian mereka memulai flash mob tarian khas Flores, Jawa, Kalimantan, Sumatra, Papua, Jawa Barat, dan lain-lain.

Belasan pelajar yang mengenakan pita merah putih di lengan dan kepala bergerak duluan, lalu disusul kelompok-kelompok lain. Akhirnya terbentuklah flash mob yang diikuti 400 pelajar. Formasi mereka memenuhi separuh badan Jalan Ahmad Yani sepanjang 300 meter.

Ribuan warga menyaksikan kegiata itu. Usai flash mob, para pelajar membacakan Deklarasi "Sekolah Indonesia Sejahtera". Isinya tentang komitmen pelajar menjunjung tinggi nilai budaya, disiplin, dan etika. Pelajar Yogya juga berkomitmen sebagai bagian dari pelajar Indonesia berjanji saling menghormati dan menghargai perbedaan.

Pelajar SMA 11, Febriska Nurfitriana mengaku senang dengan peringatan Sumpah Pemuda yang kreatif tersebut. "Peringatan Sumpah Pemuda seperti ini menyenangkan. Kami jadi lebih bersemangat belajar dan melanjutkan cita-cita Sumpah Pemuda," kata Febriska di titik nol kilometer Yogyakarta, Minggu (28/10/2012)

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY, Baskara Aji mengatakan, peringatan Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk menyatukan seluruh pelajar di Indonesia agar muncul kebersamaan dan merasa satu nasib.

"Suasana Sumpah Pemuda dulu suasananya hampir sama dengan sekarang ini. Saat itu pemuda punya keinginan untuk mempersatukan seluruh bangsa Indonesia. Dan sekarang, momennya adalah menyatukan pelajar, sehingga tidak ada lagi tawuran pelajar, diskrimasi, dan lain sebagainya," jelasnya.
Sumber : DetikNews

18.29 | Posted in , , | Read More »

Bikin Macet, Demo Peringatan Sumpah Pemuda di Yogya Ricuh Dengan Pemotor

Yogyakarta - Aksi demo memperingati hari Sumpah Pemuda yang digelar oleh puluhan mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta di titik Nol Kilomter, sempat ricuh dengan pengguna jalan. Pemotor kesal karena aksi tersebut mengakibatkan kemacetan parah.

"Bubar, bubar semua! Kalian bikin macet. Dema-demo tiap hari nggak ada hasilnya. Kasihan ini ganggu yang lain, nggak bisa cari makan!" teriak seorang pengendara yang turun dari motornya di hadapan para mahasiswa, Minggu (28/10/2012).

Para mahasiwa masih tetap bertahan dan terus berorasi. Suasana makin panas karena kemacetan kian parah. Maklum pada saat aksi berlangsung, ribuan peserta sepeda gembira membubarkan diri dari arah Alun-alun Utara.

Peserta aksi juga sempat dilempar botol minuman. Akhirnya, mahasiswa menepi dan tetap melanjutkan aksinya.

Dalam aksinya, mahasiswa menolak kebijakan neo liberalisme, penegakan supremasi hukum, menghapus hutang lama dan tolak hutang baru, dan lain-lain. Aksi dimulai dari kampus UST Jalan Kusumanegara kemudian long march menuju titik Nol Kilometer. Mereka mengenakan jas almamater kampus dan membentangkan spanduk bertuliskan "Pemuda Menolak Segala Bentuk Neoliberalisme di Bumi Pertiwi", "Tuntaskan kasus Century", dan lain-lain.

Di tempat terpisah, puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Yogyakarta menggelar aksi serupa di pertigaan kampus UIN Sunan Kalijaga. Mereka membakar ban dan menyatakan pemerintah gagal mewujudkan amanah Sumpah Pemuda. Mereka menuntut nasionalisasi aset bangsa, menolak komersialisasi pendidikan, penegakan supremasi hukum, dan lain-lain. Aksi dengan membuat lingkaran ini sempat membuat arus lalu lintas di jalan depan kampus macet.

Sumber : DetikNews

14.57 | Posted in , , | Read More »

Tiket KA Yogyakarta Tujuan Jakarta Ludes Terjual

Yogyakarta  - Tiket kereta api keberangkatan dari Yogyakarta pada Minggu (28/10) telah habis dipesan untuk semua kelas.

"Untuk keberangkatan Minggu (28/10), tiket ke Jakarta sudah habis. Untuk tujuan ke arah timur, masih ada namun jumlahnya tidak terlalu banyak. Sedangkan di luar tanggal itu, tiket masih tersedia," kata Kepala Humas PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, sudah habisnya tiket kereta untuk ke Jakarta tersebut disebabkan banyak calon penumpang yang sudah harus kembali bekerja di kantor masing-masing pada Senin (29/10), sehingga memilih hari libur terakhir untuk kembali ke Jakarta.

Untuk mengantisipasi penambahan jumlah penumpang saat libur panjang Idul Adha, PT Kereta Api Daop VI Yogyakarta akan menjalankan kereta api tambahan yaitu Argo Lawu Ekstra yang diberangkatkan dari Stasiun Solo Balapan tujuan Stasiun Gambir Jakarta.

"Kereta itu diberangkatkan dari Solo sekitar pukul 21.00 WIB. Tetapi, tiket kereta tambahan untuk hari Minggu (28/10), juga sudah habis dipesan," katanya. Kereta api tambahan tersebut memiliki kapasitas 350 penumpang.

Selain menjalankan kereta api tambahan, PT KA Daop VI Yogyakarta juga memaksimalkan rangkaian gerbong disesuaikan dengan kapasitas lokomotif.

"Jika biasanya hanya membawa delapan gerbong, maka saat libur panjang Idul Adha bisa dimaksimalkan hingga 10 atau 11 gerbong. Tergantung kapasitas lokomotifnya," katanya.

Saat libur panjang Idul Adha, tarif kereta api untuk tujuan Jakarta dari Solo atau Yogyakarta juga mengalami kenaikan meskipun tidak terlalu banyak, rata-rata Rp50.000 tiap perjalanan.

"Jika biasanya harga tiket eksekutif Rp335.000 per penumpang, maka saat libur Idul Adha naik menjadi Rp385.000 per penumpang," katanya.

Eko juga meminta kepada calon penumpang agar tidak selalu antre membeli tiket di reservasi stasiun karena tiket kereta api bisa diperoleh di sejumlah tempat seperti toko minimarket waralaba, Kantor Pos, serta melalui pembelian online.

"Kami juga menyediakan tiket promo. Jumlahnya tidak terlalu banyak, tetapi harganya sangat murah. Ada yang Rp50.000 atau Rp100.000 untuk ke Jakarta dari Yogyakarta," katanya.

Tiket promo tersebut, lanjut Eko, bersifat seperti undian, dan sudah masuk dalam sistem reservasi tiket. "Jika beruntung, maka calon penumpang bisa memperoleh tiket promo yang harganya murah," katanya.

Sumber : Antara News

14.07 | Posted in , , | Read More »

Ribuan Warga Yogya Berebut Gunungan Grebeg Besar

Yogyakarta - Kraton Yogyakarta menggelar Grebek Besar dengan mengarak lima gunungan di halaman Masjid Besar Kauman, Yogyakarta. Gunungan berisi barang-barang, buah-buahan dan sayuran itu menjadi rebutan ribuan warga karena dianggap gunungan itu membawa berkah.

Lima gunungan yang terdiri dari gunungan Kakung, Putri, Gepak, Pawuhan dan Darat tersebut, diarak dari Kraton menuju Masjid Besar Kaumanan oleh Prajurit Kraton. Kontan, ribuan warga Yogyakarta rela berdesak-desakan untuk memperebutkan sajian dalam gunungan itu. Mereka meyakini gunungan yang telah didoakan tersebut membawa berkah dan dapat memberi ketentraman.

Seroang warga, Ibu Darmo (65) mengatakan, untuk sayur-sayuran yang didapatnya dari gunungan akan dimasak, sementara untuk benda-benda seperti bambu disimpan dirumah. Ia mengaku setiap Grebeg dirinya selalu datang untuk mendapatkan barang-barang dari gunungan, meski sudah tidak lagi ikut berdesakan karena usianya yang sudah tua.

“Sayuran seperti tomat, terong dari gunungan ini kalau dimakan rasanya enak, membuat tubuh jadi lebih enak”, kata Darmo di Halaman Masjid Besar Kauman Yogyakarta, Jumat (26/10/2012).

Warga asal Bantul, DIY lainnya, Dulkadir (55), mengatakan bahwa barang-barang yang didapat dari gunungan dan akan dibawa pulang adalah bambu yang akan ditanamnya di sawah, agar tidak diserang wereng.

“Saya memang ambilnya bambu biar awet, kalau makanan kayak buah itu langsung habis. Bambu ini saya simpan dan saya tanam di sawah”, ucap Dulkadir.

Sumber Berita & Gambar : detikNews

19.07 | Posted in , , , | Read More »

Jalan Lagi, Prameks Gratis 3 Hari

Yogyakarta -  PT KAI Daop 6 Yogyakarta akhirnya memutuskan mengoperasikan kembali Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) Prambanan Ekspress (Prameks) kemarin.

Pascaanjloknya Prameks,PT KAI Daop 6 menyatakan akan menghentikan operasional kereta yang melayani rute Solo-Yogyakarta- Kutoarjo itu hingga unitnya mencukupi. Untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat,selama tiga hari,mulai Kamis hingga Minggu, (28/10), Daop 6 menggaratiskan tiket KA Prameks dari Solo hingga Kutoarjo.

”Ini namanya program KA Mancarli alias aman lancar dan terkendali,” ujar Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto. Eko berharap masyarakat bisa memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya. ”Kami layani untuk jadwal perjalanan KA Prameks seperti biasanya,”sambungnya. Seperti diketahui, PT KAI Daop 6 pada Rabu (24/10) menghentikan operasional Prameks. Penghentian operasional tersebut dilakukan karena minimnya rangkaian kereta setelah anjloknya KRDE Prameks di Kalasan,Sleman Selasa (23/10).

Kondisi ini membuat sejumlah calon penumpang keleleran. Prameks telah menjadi andalan warga komuter Solo maupun Yogyakarta.KA Prameks hanya ada tiga unit sementara yang bisa digunakan saat ini hanya satu, yakni yang bergerbong ungu. Meskipun tidak perlu membayar tiket untuk naik Prameks, namun calon penumpang tetap diwajibkan memiliki tiket gratis yang bisa diperoleh di stasiun-stasiun pemberangkatan. Dalam sehari,rata-rata jumlah penumpang kereta komuter tersebut mencapai 2.000 hingga 2.500 orang, dan naik menjadi 5.000 hingga 6.000 penumpang pada akhir pekan atau libur panjang. hakim/ant/okezone

Sumber : Seputar Indonesia

15.27 | Posted in , , , | Read More »

Sudah Menghamili, Foto Bugil juga Disebar

Kulonprogo - Ayah korban, MY, 45,mengaku tak terima dengan perbuatan pria yang bekerja sebagai petani tersebut.Perbuatannya telah menghancurkan masa depan putri tercintanya.“Saya tidak bisa terima ini ,”kata My,kemarin. MY mengaku memperoleh informasi bahwa foto bugil putrinya sudah tersebar di ponsel teman-teman Agus. Namun, sejauh ini dia mengaku belum tahu pasti seperti apa foto yang disebarluaskan tersebut.

“Saya akan laporkan kembali kelakuan Agus,”ujar dia. Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kulonprogo, Ipda Satiyem mengatakan, kepolisian dapat menjerat Agus dengan UU ITE jika terbukti menyebarluaskan foto bugil korban. “Kami menunggu laporan resmi keluarga korban,”kata Satiyem. Sebelumnya diberitakan, A, siswi kelas 2 SMA hamil enam bulan setelah digauli Agus sebanyak lima kali.

Aksi bejat dilakukan di pinggiran Pantai Trisik, siang hari sejak perkenalan keduanya delapan bulan silam. A kini tidak lagi sekolah. Perkenalan dengan Agus diawali saat handphone miliknya hilang dan ditemukan Agus.Pria satu anak ini, memaksa bocah lugu itu berhubungan badan jika ingin handphone miliknya kembali. Rupanya, aksi itu menjadi awal bencana sang bocah. Karena Agus yang juga doyan mabuk mengulangi perbuatannya hingga lima kali.

Bukan hanya itu,kabarnya korban kerap dimintai uang hingga tabungannya ludes.Beberapa sparepart motor Honda Blade miliknya juga dipreteli sebagian. Belakangan baru terungkap, A, bukanlah korban pertama. Sebelumnya,sepupu seorang camat juga menjadi korban. Saat itu, korban berusia 13 tahun. Korban melahirkan seorang laki-laki.

Tapi kasus tidak berlanjut sampai ke kepolisian. Agus sudah mendekam di tahanan Mapolres Kulonprogo,akhir pekan lalu.“Saya ingin dia dihukum seberat mungkin agar jera. Jangan sampai ada korban lain setelah putri saya,”tandas MY.

Sumber : Seputar Indonesia

21.06 | Posted in , | Read More »

Kereta Prameks Anjlok, Puluhan Penumpang Luka-luka

SLEMAN- Kereta Api Prambanan Ekspress (Prameks) anjlok di dekat RS Panti Rini Kalasan, Sleman Jawa Tengah sekitar pukul 17.00 WIB, Selasa (23/10/2012).

Dari pantauan di tempat kejadian, ada dua gerbong kereta yang anjlok. Diperkirakan ada puluhan penumpang yang mengalami luka-luka. Mereka langsung dilarikan ke RS Panti Rini yang berada di dekat lokasi kejadian untuk mendapatkan perawatan.

Sejauh ini, tidak dilaporkan adanya korban dalam insiden kecelakaan tersebut. Belum ada keterangan resmi dari PT KAI terkait penyebab anjloknya kereta tersebut.

Akibat anjloknya kereta tersebut, jalur kereta api Yogyakarta-Solo maupun sebaliknya terputus.

Sumber : Tribun Jogja
Gambar : Tomy Hermawan via akun Twitter tomrawk

18.22 | Posted in , , , | Read More »

Mahasiswa UIN Yogyakarta Bakar Kursi dan Ban Bekas

YOGYAKARTA-Ratusan mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta membakar ban bekas dan kursi di kampus mereka, Senin (22/10).

Aksi tersebut dilakukan sebagai tuntutan agar Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Noorhaidi dipecat dari jabatannya karena dianggap tidak becus mengembangkan keilmuan di kalangan sekaligus menjadi birokrat yang buruk sehingga menyulitkan perkuliahan.

Sebelum membakar ban dan kursi, mereka berjalan bersama-sama di Jalan Sunan Kalijaga yang membelah kampus tersebut. Dilanjutkan berkeliling kompleks kampus barat.

Mahasiswa bahkan menolak penjelasan dari dekan. Oleh karena itu, mereka kemudian membakar ban dan kursi di dalam gedung di lantai dua. Namun aksi tersebut berhasil diredakan.

Tetapi kericuhan terjadi saat mereka turun dari lantai dua untuk keluar. Tiba-tiba mahasiswa memecahkan kaca pintu, hingga pecahan kaca berserakan di mana-mana.

Sumber : Media Indonesia

16.38 | Posted in , | Read More »

Banjir Material dari Erupsi Merapi Masih Mengancam

SLEMAN - Banjir material Gunung Merapi atau banjir lahar dingin diperkirakan masih terjadi pada musim penghujan akhir 2012 dan awal  2013. Demikian diungkapkan Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Kegunungapian (BPPTK) DI Yogyakarta, Subandriyo.

Ia menjelaskan, dari survei di lapangan, masih ada sekitar 77 juta meter kubik endapan material dari Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada 2010 lalu.

Di wilayah Barat ada sekitar 30an juta meter kubik, sedangkan di wilayah Selatan masih ada sekitar 40an juta meter kubik.

"Total ada 77 juta meter kubik endapan material," terangnya ketika dihubungi melalui telepon di Sleman, Minggu (21/10).

Menurut Subandriyo, banjir material Merapi belum akan terjadi dalam waktu dekat. Pasalnya, perlu waktu dan intensitas hujan yang tinggi untuk bisa melarutkan material menjadi banjir material.

Ia memprediksi, bajir material Merapi baru akan terjadi pada bulan
Desember, Januari, dan Februari. Pada tiga bulan tersebut, intensitas hujan diprediksi akan banyak dan sering.

Untuk banjir material, terangnya, daerah hulu terbilang aman, tetapi
daerah hilir harus waspada. "Yang pada 2010 dan 2011 terkena (banjir lahar dingin), tahun ini kemungkinan akan terkena," terangnya.

Ketika ditanya mengenai jumlah warga yang masih berada di kawasan rawan bencana, Subandriyo mengaku tidak hafal karena datanya ada di data base.

Ia menjelaskan, mereka yang berada di kawasan rawan bencana pun masih dibedakan lagi, yaitu kawasan rawan bencana erupsi dan kawasan bencana banjir lahar dingin. 

Sumber Berita & Gambar : Media Indonesia

19.30 | Posted in , , , | Read More »

Bus Terbalik di Sleman, Satu Orang Tewas

Sleman - Bus Mira bernomor polisi S 7175 US jurusan Surabaya-Yogya terbalik di Jalan Solo KM 14, Sleman, Yogyakarta, tepatnya di depan Rumah Sakit Bhayangkara. Akibat kecelakaan ini satu orang tewas.

"Satu orang meninggal, perempuan," kata salah satu penumpang bus, Poniti, kepada detikcom, Jumat, (20/10/2012).

Poniti mengatakan perempuan yang belum diketahui identitasnya itu hendak menyeberang, namun tertabrak bus yang sedang melaju. Menurutnya, saat kejadian bus melaju dengan kecepatan normal.

"Melaju kecepatan lumayan dari arah Yogya, tiba-tiba di depannya ada penyeberang. Bus kemudian menghindar, banting setir ke kanan, menabrak trotoar dan pohon kemudian terguling," ucap Poniti.

Saat ini jenazah perempuan tersebut sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sedangkan bus yang mengakut 20 penumpang itu belum bisa dipindahkan dari lokasi dan masih dalam penanganan petugas.

"Kaca depan bus pecah, masih berada di tengah jalan. Posisi bus miring melintang di jalan. Para penumpang di dalam bus panik, langsung pada keluar menyelamatkan diri," tutur Poniti.

Akibat peristiwa ini lalu lintas arah Solo ke Yogya di KM 14 mengalami kemacetan hingga 5 km. Sejumlah warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi mengerumuni bus nahas itu.

"Kemacetan 5 km dari arah Solo ke Yogya. Jalan ditutup, dijadikan satu jalur," ujarnya.

Sementara itu 5 dari 20 penumpang bus mengalami patah tulang. Mereka mendapat perawatan di RS Bhayangkara.

Sumber : Detiknews

15.13 | Posted in , | Read More »

Rusak, Kereta Maguwo Ekspres Berhenti Operasi

Yogyakarta - Kereta rel diesel elektrik (KRDE) Maguwo Ekspres tujuan Purwokerto-Yogyakarta berhenti operasi sampai batas waktu yang tidak ditentukan karena rusak.

Tim teknis PT Industri Kereta Api (Inka) belum dapat memastikan kapan perbaikan kereta tersebut rampung.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) V Purwokerto Surono mengatakan, sejak dioperasikan pada 14 Agustus lalu Maguwo Ekspres mengalami dua kali kerusakan. "Kerusakan pertama terjadi pada 26 Agustus, kemudian diperbaiki dan sempat jalan. Lalu KRDE tersebut harus diperbaiki lagi karena pada 8 Oktober lalu kembali rusak. Sampai sekarang masih diperbaiki," katanya, Jumat (19/10).

Mandeknya Maguwo Ekspres merugikan PT KAI Daop V karena sebetulnya okupansi kereta yang melayani Purwokerto-Yogyakarta dua kali dalam sehari telah mencapai 40%. Banyak calon pengguna angkutan tersebut memrotes terhentinya operasional kereta tersebut.

"Namun mau bagaimana lagi, perbaikannya memang belum rampung. Daripada mengecewakan penumpang, kami tidak akan membuka penjualan tiket Maguwo Ekspres hingga batas waktu yang tidak dapat ditentukan," ujarnya.

Sebetulnya, lanjut Surono, pihaknya pada 9 sampai 15 Oktober lalu telah mengganti sementara KRDE Maguwo Ekspres dengan KA Bisnis. Tetapi ternyata sampai batas waktu toleransi, pekerjaan belum rampung. Oleh karena itu, PT KAI Daop V menghentikan operasional KA binis pengganti Maguwo Ekspres. (LD/OL-01) 

Sumber berita & gambar : Media Indonesia

20.16 | Posted in , | Read More »

HIV/AIDS Rambah Pelosok

GUNUNGKIDUL – Penyebaran virus HIV/ AIDS tak hanya di kota saja. Di Gunungkidul Sejak 2006 lalu, tercatat sebayak 61 warga mengidap virus yang membahayakan ini.

Kepala Seksi (Kasi) Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Gunungkidul,Dwi Prasetyono mengatakan,dari 61 penderita tersebut,34 orang di antaranya mengidap AIDS.Sedangkan sisanya adalah pengidap HIV.”Mereka yang mendidap penyakit ini kebanyakan berusia antara 30 hingga 39 tahun,” terangnya usai Diskusi penanggulangan AIDS bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) DIY di Patuk kemarin. Dari data yang ada di Dinkes setempat, penyakit ini paling banyak ditularkan melalui hubungan seks. Selain itu juga penggunaan jarum suntik atau narkoba.

”Peningkatan siginifikan terjadi di tahun 2012 ini.Sejak Januari hingga Juni saja,tercatat 19 kasus HIV/ AIDS yang berhasil didata,”imbuhnya. Angka menonjol juga terjadi pada 2009 lalu.Waktu itu tercatat 21 kasus HIV/AIDS yang berhasil ditemukan Dinkes. Dengan minimnya anggaran yang dimiliki,upaya sosialisai pencegahan penyebaran virus ini terus dilakukan.Diantaranya adalah dengan melakukan sosialisasi terhadap berbagai komunitas, seperti sopir serta sekolah. ”Selain itu, Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari sekarang ini sudah membuka klinik VCT atau Volountery Consuler Testing, guna mendeteksi dini penyakit HIV/ AIDS,” tambahnya.

74 Pasien HIV/ AIDS Meninggal

Perkembangan penyebaran HIV/ AIDS di Jawa Tengah sangat mengkhawatirkan. Data dari KPA Provinsi Jawa Tengah pada semester pertama (Januari- Juni 2012) tercatat 74 pasien meninggal dunia. ”Sepanjang tahun ini,jumlah penderita HIV mencapai 276 orang sedangkan pengidap AIDS sebanyak 387 orang,”ungkap Koordinator Panitia Pascalis Abner di sela- sela lokakarya review penanggulangan HIV& AIDS di Provinsi Jateng,kemarin. Secara keseluruhan epidemi penyebaran HIV/ AIDS di provinsi ini tahun 1993- 30 Juni 2012 mencatat 5.301 kasus. Angka tersebut dirinci yaitu penderita HIV 2.922 kasus dan AIDS sebanyak 2.379 kasus.Sedangkan, total jumlah pasien meninggal selama kurun waktu tersebut sebanyak 62 orang.

Dia melanjutkan, data estimasi disebutkan bahwa ibu rumah tangga menduduki rangking ke 2 dengan jumlah kasus 436 (18,33%).Peringkat tersebut disusul wiraswasta menduduki kasus pertama dengan jumlah kasus 482 atau sebanyak 20,26%.”Ibu rumah tangga merupakan salah satu kelompok berisiko tinggi.Mereka tertular dari suami yang sering melakukan hubungan intim tidak aman,” kata Sekretaris Yayasan Bina Teruna Indonesia Bumi Cendrawasih ini. suharjono/ hendrati hapsari

Sumber : Seputar Indonesia

19.26 | Posted in , | Read More »

Hari Pangan, Mahasiswa UGM Bagi-bagi Ketela Rebus

YOGTAKARTA - Memperingati Hari Pangan Sedunia, mahasiswa UGM Yogyakarta menggelar aksi bagi-bagi ketela rebus kepada pengguna jalan yang melewati kawasan Bundaran UGM.

Dalam kesempatan itu, mahasiswa DARI Fakultas Peternakan itu mendesak pemerintah untuk lebih mengutamakan produktivitas pangan lokal. "Impor bahan pangan bukan menjadi solusi bagi masyarakat. Negara kita negara agraris jadi kenapa kita harus mengimpor bahan makanan kalau kita bisa memproduksinya," terang Hasta, koordinator aksi, Selasa (16/10/2012).

Hasta menuturkan, terlepas dari politisasi atau tidaknya diversifikasi pangan, masyarakat Indonesia dihadapkan pada meningkatnya jumlah penduduk. Dengan meningkatnya jumlah penduduk, maka kebutuhan akan beras pun akan semakin tinggi. Sementara lahan produktif di negara ini sudah semakin menyempit karena beralih fungsi.

"Anak-anak muda saat ini juga sudah malu dan enggan menjadi petani, ini menjadi keprihatinan kita bersama dalam meningkatkan produktivitas pangan di negara ini," katanya.

Mahasiswa Fakultas Peternakan UGM juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mencintai hasil pangan lokal. Ketela salah satunya, makanan yang hampir dilupakan ini coba disuarakan kembali sebagai makanan yang wajib dicintai.

"Kenapa harus ketela? Ketela adalah makanan khas kita. Zaman penjajahan dulu masyarakat sudah mengonsumsinya sebagai pengganti beras. Selain murah, ketela cukup mudah ditanam dan didapat," jelas Hasta kepada Kompas.com.

Impor pangan yang dilakukan oleh pemerintah, secara tidak langsung mematikan hidup para petani lokal. Pemerintah harus mengurangi impor pangan dari negara lain demi keberlangsungan hidup petani dan pangan lokal negara ini.

"Kondisi petani yang semakin berkurang masih harus disudutkan dengan harga jual hasil pertanian yang murah, membuat orang enggan menjadi petani. Pemerintah harus mengalihkan fokus dari impor menjadi peningkatkan produktivitas hasil pertanian demi menyelamatkan petani dan pangan lokal," tegasnya.

Selain membagikan ketela, mahasiswa bergantian melakukan orasi mengajak masyarakat tetap mencintai pangan lokal. Beberapa aksi teaterikal sebagai kritik akan kebijakan impor pun ditunjukkan sebagai aksi keprihatinan mahasiswa akan terpuruknya pangan lokal di negara ini.

Sumber Berita & Foto : Kompas Online

14.04 | Posted in , , | Read More »

Polisi Baku Tembak dengan Pencuri

Sleman – Anggota unit Buru Sergap (Buser) Polresta Yogyakarta kemarin terlibat baku tembak dengan kawanan pencurian dengan pemberatan. Satu anggota Buser terluka terkena tembakan pelaku.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Mustaqim mengatakan penembakan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di simpang tiga Jalan Pasar Sorogenen,Kalasan, Sleman. Briptu Ardian Setiadi Damai, anggota yang tertembak pelaku pencurian, mengalami luka di bagian pergelangan tangan kanan dan menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Polda DIY. ”Total pelaku ada empat orang. Kondisi anggota kami saat ini sudah membaik,” ujar Mustaqim.

Kejadian penembakan itu berawal saat korban bersama anggota polisi lain tengah melakukan pengintaian terhadap dua orang yang dicurigai sebagai pelaku kejahatan pencurian dengan pemberatan. Pengintaian itu dilakukan menyusul ditangkapnya dua orang pelaku lain yang diduga masih satu kelompok. Saat hendak dilakukan penangkapan,polisi yang memberikan tembakan peringatan justru dibalas pelaku dengan tembakan balasan. Mustaqim mengaku, dari perlawanan yang dilakukan diketahui bahwa satu pelaku yang hendak ditangkap membawa senjata api jenis pistol.

Usai melakukan perlawanan itu,satu dari dua pelaku berhasil melarikan diri dan dilakukan pengejaran. Setelah dilakukan pelacakan oleh tim Buser, beberapa jam kemudian pelaku yang kabur berhasil diamankan di daerah Sleman. ”Pelaku sejauh ini masih menjalani penyidikan,”ucapnya. Pelaku yang ditangkap masing- masing berinisial PY yang merupakan warga Wates, Kulonprogo, AD warga asal Semarang, Jawa Tengah, JM warga Godean,Sleman dan GF warga Pekalongan, Jawa Tengah.Keempat pelaku hingga kemarin masih menjalani penyidikan intensif oleh penyidik Polda DIY.

Meski begitu,hingga siang kemarin polisi belum memberikan keterangan lebih jauh mengenai lokasi-lokasi kejahatan yang dilakukan para pelaku. Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrim) Polda DIY Kombes Pol Kris Erlangga secara terpisah menegaskan,dari penangkapan itu barang bukti yang berhasil disita berupa empat linggis,kendaraan milik pelaku, dan satu buah senjata api. Dia meyakini senjata yang dibawa pelaku bukan standar milik TNI/ Polri.

”Sejauh ini kita masih mengembangkan keterkaitan dari empat orang tersangka ini dengan tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum DIY,”ucapnya. muji barnugroho/ ridho hidayat

Sumber : Seputar Indonesia

21.51 | Posted in , | Read More »

Presiden: Negara Hormati Keistimewaan Yogyakarta

Yogyakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bahwa Undang-Undang No. 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta adalah bentuk pengakuan sekaligus penghormatan negara atas satuan-satuan pemerintahan daerah yang bersifat khusus dan bersifat istimewa.

"Negara mengakui ke-Istimewaan Yogyakarta sebagai suatu pemerintahan daerah yang berbeda dengan daerah-daerah provinsi lainnya," kata Presiden Yudhoyono di Gedung Agung, Yogyakarta, Rabu, usai melantik Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai Gubernur DIY.

Undang-undang tersebut, kata Presiden, juga merupakan instrumen yuridis demi mendukung pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta yang demokratis dan terwujudnya kesejahteraan dan ketenteraman masyarakat.

"Bersamaan dengan itu, ingin saya tegaskan bahwa Yogyakarta adalah bagian utama dari Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Presiden.

Yogyakarta, tambah Presiden, juga menjadi bagian penting bagi proses demokratisasi dan transformasi kehidupan bangsa yang sedang berjalan.

Kepala Negara mengatakan, sejarah mencatat status istimewa yang diberikan kepada Yogyakarta sebagai bagian dari proses berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Maklumat 5 September 1945 dari Sultan Hamengku Buwono IX dan Adipati Paku Alam VIII, yang menyatakan bahwa Kesultanan Ngayogyokarto Hadiningrat menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, merupakan suatu sikap yang ikut menentukan eksistensi NKRI.

"Pemerintah memberikan perhatian besar atas keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan dari negara," ujarnya.

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta, kata Presiden, dibentuk berlandaskan pada asas pengakuan atas hak asal-usul, kerakyatan, demokrasi, ke-bhinneka-tunggal-ika-an, efektivitas pemerintahan, kepentingan nasional, dan pendayagunaan kearifan lokal.

"Undang-undang itu juga memberikan keistimewaan pada penataan kelembagaan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, pengembangan kebudayaan, pengaturan pertanahan dan tata ruang, serta dana keistimewaannya," paparnya.

Berdasarkan Undang-Undang itu maka Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dan Paku Alam IX dilantik untuk menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY periode 2012-2017.

Sumber Berita & Gambar: AntaraNews

17.40 | Posted in , , | Read More »

Yogyakarta gelar lomba PKL antar kecamatan

Yogyakarta  - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian Kota Yogyakarta menggelar lomba pedagang kaki lima (PKL) antar kecamatan sebagai salah satu upaya membantu penataan pedagang kaki lima di wilayah.

"Ada empat faktor yang akan dinilai, yaitu perizinan, lokasi berjualan, peralatan dagangan dan kebersihan lokasi berjualan," kata Anggota Tim Penilai Lomba PKL Agus Priyono di Yogyakarta, Senin.

Lomba PKL antar kecamatan tersebut telah digelar sejak 2007 dan pada tahun lalu Kecamatan Pakualaman tampil sebagai juara.

Agus mengatakan, Kecamatan Pakualaman mampu melakukan penataan PKL dengan baik sesuai aturan yang berlaku yaitu Peraturan Daerah Nomor 26 Tahun 2002 dan Peraturan Wali Kota Yogyakarta Nomor 45 Tahun 2007 tentang penataan PKL.

"Dalam melakukan penilaian, kami juga akan melihat apakah PKL tersebut sudah tergabung dalam sebuah paguyuban. Di setiap ruas jalan yang diperbolehkan menjadi lokasi PKL, wajib memiliki sebuah paguyuban," katanya.

Keberadaan paguyuban tersebut, lanjut dia, memiliki peran yang cukup penting untuk membantu penataan PKL di wilayah, setidaknya mengingatkan pedagang baru agar mengurus izin berjualan ke kecamatan.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian Kota Yogyakarta Sri Harnani mengatakan, upaya penataan PKL nakal dilakukan dengan mengutamakan pendekatan yang humanis.

"Jika di lapangan ditemukan adanya masalah, maka masalah tersebut akan langsung ditangani oleh paguyuban dan kecamatan. Jika tidak bisa diselesaikan, maka baru diselesaikan oleh Dinas Ketertiban," katanya.

Berdasarkan data dari kecamatan, jumlah PKL di Kota Yogyakarta mencapai sekitar 5.000 pedagang dan ditambah sekitar 2.000 pedagang yang khusus berada di kawasan Malioboro. Sebagian besar merupakan PKL kuliner.

PKL terbanyak berada di Kecamatan Umbulharjo dan Gondokusuman karena keduanya memiliki wilayah yang cukup luas dibanding 12 kecamatan lain di Kota Yogyakarta.

"Hari ini penilaian dilakukan di Kecamatan Danurejan, Gondomanan, dan Jetis," katanya.

Sumber : Antara News

16.35 | Posted in , | Read More »

Miliki Ganja, Mahasiswa Asal Malaysia Ditangkap

SLEMAN-Seorang mahasiswa asal Malaysia, Amin, 22, ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Sleman karena tertangkap menyimpan ganja seberat 68 gram, baru-baru ini. Barang itu diperolehnya  di Jl Babadan Baru, Condongcatur, Sleman.

Kasat Reserse Narkoba Polres Sleman AK Heri Yugo mengatakan polisi menangkap mahasiswa asal 'Negeri Jiran' setelah menerima keluhan dari masyarakat. Gerak-gerik mahasiswa di sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Yogyakarta itu dinilai mencurigakan.

Heri mengatakan, polisi segera menyelidiki dan menguntit pelaku hingga akhirnya terungkap Amin menyimpan ganja. Berdasarkan pemeriksaan sementara, tersangka mengaku memperoleh ganja itu dengan cara memesan melalui internet.

"Setelah membayar, barang haram itu harus diambil di suatu tempat," kata Heri di Sleman, Selasa (9/10). Ia tidak memerinci kapan peristiwa penangkapan itu berlangsung. Polisi, imbuhnya juga sedang melacak jaringan penjualan ganja melalui internet ini.

Sumber : Media Indonesia

16.33 | Posted in , , | Read More »

Dua Gajah Ramaikan Upacara HUT Yogyakarta Ke-256

YOGYAKARTA- Sekitar 5.000 peserta akan mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-256 Kota Yogyakarta di halaman Balai Kota Yogyakarta, Minggu (7/10) malam.

"Upacara ini selain diikuti oleh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta, juga akan diikuti oleh elemen-elemen masyarakat lainnya. Ini yang membedakan dari tahun-tahun sebelumnya," kata Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan Achmad Fadli di Yogyakarta, Sabtu (6/10).

Tidak ketinggalan, dua ekor gajah koleksi Kebun Binatang Gembira Loka juga akan ambil bagian dalam prosesi upacara tersebut.

Menurut dia, upacara tersebut akan digelar dalam nuansa tradisional Yogyakarta karena seluruh peserta upacara harus mengenakan pakaian khas Yogyakarta yaitu surjan untuk laki-laki dan kebaya untuk perempuan.

Pada upacara tersebut, seluruh aba-aba dalam upacara juga akan disampaikan dalam Bahasa Jawa dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X direncanakan bertindak sebagai inspektur upacara.

Untuk menyemarakkan jalannya upacara, akan ditampilkan defile dari 14 kecamatan dan atraksi seni dari tujuh kampung wisata serta sendratari kolosal.  

Defile bregada kampung wisata, di antaranya adalah  Bregada Diposatrio dari Dipowinatan, Pasembaja dari Cokrodiningratan akan mengawali defile.
Sumber : Media Indonesia

12.23 | Posted in , | Read More »

Rampok Berpistol Satroni BLK-Lumpuhkan Penjaga Malam, Gasak Uang Tunai Rp25 Juta

KULONPROGO – Aksi perampokan bersenjata api (senpi) terus terjadi di wilayah Jateng dan DIY. Kemarin pukul 03.15 WIB, uang tunai Rp25 juta milik Balai Latihan Kerja (BLK) Kulonprogo digasak kawanan perampok.

Selain uang tunai,kawanan perampok BLK yang bersenjata pistol juga membawa kabur sebuah laptop, dompet beserta handphone.Para pelaku leluasa membongkar brankas dan mengobrak abrik ruangan tempat brankas berada setelah berhasil melumpuhkan penjaga malam, Ahmad Hari Wibowo,30. Aksi ini merupakan rentetan kasus perampokan tiga toko emas yang berlangsung secara serentak pada Rabu (3/9) di Pasar Grabag, Kecamatan Grabak, Purworejo.

Wilayah Purworejo berada di sebelah Kulonprogo. Menurut Ahmad Hari Wibowo alias Nanang,kehadiran tamu tak diundang di kantor BLK itu diketahui sekitar pukul 03.15 WIB. Saat itu, dirinya yang tengah berjaga mendengar ada kegaduhan dari dalam kantor.Karena penasaran, Ahmad kemudian mendekati asal suara.Tiba-tiba warga Tambak,Triharjo,Wates ini didekati pria berperawakan tegap yang langsung menodongkan pistol kepadanya.

Rupanya pria itu tak sendiri. Bersamanya ada pria lain yang membawa sangkurdanmengancam akan membunuhnya. Dalamkondisitertekan, Nanangdiikat kabel,dipukuli dan ditindih dengan meja. Pelaku lain, mengobrak abrik isi kantor. “Saya diikat kabel dan lakban, kemudian diseret ke dalam ruang kepala kantor dan ditindih meja agar tidak ke manamana. Selain pria berpistol ada pria lain yang membawa sangkur,” ujarnya di Mapolres Kulonprogo.

Berhasil melumpuhkan penjaga malam, kedua pelaku itu mencari tempat penyimpanan barang berharga. Melihat ada kesempatan, Nanang mencoba melarikan diri.Tapi sayang, pelaku memergokinya sebelum sempat keluar pintu. Bogem mentah pun tak bisa dihindarinya. “Ketahuan mereka meninju saya,dan mengikat lagi sebelum di bawa ke ruang kepala.Di sana mereka langsung membongkar brankas dan mengambil uang di dalamnya,” terangnya.

Seusai menjalankan aksinya, para pelaku langsung kabur menggunakan mobil Honda Jazz warna silver.“Mereka kabur ke arah timur,”jelasnya. Tak lama berselang,korban menghubungi pegawai BLK, Sugeng Triyadi,51,yang tinggal di perumahan di belakang kantor. Sugeng langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisan.“Saya langsung telpon petugas kepolisian. Mereka datang sepuluh menit kemudian,” kata Sugeng.

Kepala Kantor UPDT BLK, Sri Sulanjari mengatakan, uang yang dibawa kabur adalah dana untuk pelatihan penerimaan negara bukan pajak. Uang itu baru diambil sehari sebelumnya.“Baru kemarin diambil dari bank, rencananya akan didistribusikan Jumat ini,”ungkapnya. Kapolsek Wates Kompol Kodrat menduga komplotan pelaku sudah hafal dengan situasi dan kondisi kantor.

“Kemungkinan lebih dari dua orang,” ucapnya. Hingga kemarin, petugas identifikasi masih mencari barang bukti yang ada di lokasi kejadian. “Kita masih mendalami dan melakukan penyelidikan terhadap identitas pelaku,”pungkasnya. sodik

Sumber : Seputar Indonesia

20.01 | Posted in , | Read More »

Kasus Kekerasan Perempuan di DIY Tinggi

YOGYAKARTA– Komisi Nasional (Komnas) Perempuan menilai jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan di DIY cukuptinggi.Dari119.107kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia yang dirangkum Komnas Perempuan dari 18 lembaga, sebanyak 4.154 di antaranya terjadi di DIY.

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menempati ranking teratas dalam kasus kekerasan terhadap perempuan. “KDRT ini termasuk juga kekerasan seksual,” ujar Wakil Ketua Komnas Perempuan Masruchah di Yogyakarta,kemarin. Kendati begitu, dia mengakui DIY memiliki kebijakan yang cukup baik dalam penanganan kasus kekerasan perempuan.

Komnas Perempuan DIY mencatat ada 19 kebijakan kondusif yang tersebar di Kabupaten Kulonprogo, Sleman, dan Kota Yogyakarta. Kebijakan kondusif yang mendapat apresiasi,yakni adanya komitmen dari pemerintah daerah untuk menangani kasus kekerasanterhadapperempuan. Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPM) menjadi salah satu bentuk komitmen yang ditunjukkan.Keberadaan lembaga khusus itu secara pasti ada alokasi anggaran yang dikeluarkan pemprov untuk menangani kasus kekerasan perempuan.

“ Sikap tegas yang diambil DIY ini perlu ditiru,”pujinya. Komisioner Komnas Perempuan Tumbu Saraswati mengatakan, selainkekerasan,hak-hak konstitusional perempuan juga masih belum terpenuhi dengan baik di Indonesia.Dari riset yang dilakukan,kejadian paling mencolok terlihat di lembaga kepolisian. Dari catatannya, sudah banyak wanita yang mampu berkarya di kepolisian tapi masih sedikit polisi wanita yang bisa memiliki jabatan strategis. maha deva

Sumber : Seputar Indonesia

22.22 | Posted in , | Read More »

Biaya Hidup Layak di Yogyakarta Rp1 jutaan

YOGYAKARTA--MICOM: Kebutuhan hidup layak Kota Yogyakarta untuk 2012 ditetapkan sebesar Rp1.046.514,56 berdasarkan penghitungan yang dilakukan Dewan Pengupahan kota setempat.

"Survei kebutuhan hidup layak (KHL) dilakukan rutin setiap bulan di dua pasar mengacu pada parameter-parameter yang telah ditetapkan. Setelah dilakukan penghitungan, diperoleh besaran KHL tersebut," kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta M Sarjono di Yogyakarta, Jumat (5/10).

Survei KHL di dua pasar tradisional, Beringharjo dan Kranggan, dilakukan sejak Januari hingga September, kecuali pada Agustus tidak dilakukan karena bersamaan dengan Bulan Ramadhan.

Namun, berdasarkan kesepakatan dengan seluruh anggota Dewan Pengupahan, KHL pada Agustus tersebut mengacu pada hasil survei yang dilakukan oleh Pemerintah DIY.

Penentuan KHL 2012 kemudian dilakukan dengan perhitungan regresi berdasarkan hasil KHL per bulan tersebut sehingga diperoleh besaran Rp1.046.514,56.

"Besaran KHL tersebut kemudian menjadi salah satu dasar untuk penentuan Upah Minimum Kota (UMK) Yogyakarta," katanya.

Sejumlah faktor lain yang menjadi penentu tersebut di antaranya adalah inflasi, pertumbuhan ekonomi dan juga kondisi usaha mikro kecil dan menengah di Kota Yogyakarta.

"Kami sudah memberikan laporan terkait besaran KHL dan usulan UMK ke Wali Kota Yogyakarta pada 2 Oktober. Nanti, wali kota yang akan menetapkan dan kemudian diajukan ke Pemerintah DIY," katanya.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti memiliki waktu 14 hari untuk menentukan pengusulan penetapan UMK Yogyakarta yang kemudian akan diteruskan ke Gubernur DIY untuk disahkan.

Sementara itu, Staf Sekretariat Dewan Pengupahan Kota Yogyakarta Dwiyono mengatakan, UMK sudah harus diberlakukan mulai Januari 2013 oleh semua perusahaan.

"Bagi perusahaan yang belum mampu membayarkan UMK sesuai ketetapan, bisa mengajukan penangguhan pembayaran," katanya.

Sumber : Media Indonesia

15.19 | Posted in , , | Read More »

Penyalahgunaan Obat Dextro - Apotek Sengaja Jual di Luar Batas

YOGYAKARTA – Kepolisian menengarai maraknya kasus penyalahgunaan obat di kalangan remaja terjadi karena ada apotek yang sengaja menjual obat-obatan di luar batas kewajaran.

Itu diketahui dari kasus penyalahgunaan obat batuk dextro oleh pelajar SMK swasta di Bantul. Direktur Reskrim Narkoba PoldaDIYKombesPol Widjanarko mengatakan,penjualan obat yang dilakukan apotek itu tidak hanya untuk obat yang masuk dalam golongan psikotropika,tapi juga obat bebas yang dapat diperoleh tanpa menggunakan resep dokter.

Selain itu, penjualan obat itu diduga karena adanya keterlibatan oknum dokter yang sengaja memberikan resep tanpa dilakukan diagnosa. “Untuk apotek yang ada di Jalan Parangtritis yang menjual dextro untuk pelajar itu, kita akantindaklanjuti,”ungkapnya. Para pelajar SMK swasta di Bantul yang tertangkap tangan mengonsumsi dextro itu membeli obat dalam jumlah yang banyak tanpa menggunakan resep dokter.

Untuk mengetahui apotek yang sengaja menjual obatobatan di luar batas kewajaran, Widjanarko akan bekerja sama dengan dinas kesehatan dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB POM) DIY. “Ini akan kita tindak lanjuti segera,”tandasWidjanarko. Ditresnarkoba Polda DIY, pagi kemarin berhasil mengamankan 4 dari 11 pelajar SMK swasta di Bantul yang sebelumnya pulang ke daerahnya masing- masing setelah dikeluarkan dari sekolah karena kedapatan pesta dextro.

Empat pelajar itu masing-masing AW,16, FJ, 16, keduanya warga Magelang, serta BD, 17, dan DK, 17, yang asli Gunungkidul.Setelah dilakukan pembinaan, keempatnya dikembalikan ke pihak sekolah supaya melanjutkan pendidikannya menyusul tujuh temannya yang lain, yakni EK,TK,DN,AN,SP,TN,danYL. Pelaksana Tugas Kepala BB POM DIY Zulaimah menerangkan, dextro sebenarnya merupakan obat batuk yang dijual bebas tanpa menggunakan resep dokter.

Obat itu bila disalahgunakan pemakaiannya dalam jumlah banyak dipastikan akan mengakibatkan efek samping overdosis.“Bagikalanganmuda, kalau disalahgunakan itu,yang dicari efek sampingnya,semisal efek fly,”katanya. Meski obat itu dijual bebas, dengan adanya kasus penyalahgunaan obat itu, pihak apotek semestinya membuatkebijakan untuk melakukan pembatasan.

BB POM dalam waktu dekat akan mengadakan pertemuan lintas sektor,seperti Dinas Kesehatan, Ikatan Apoteker,dan Ikatan Dokter untuk membuat kesepakatan bersama di tingkat daerah guna mengendalikan penyalahgunaan obat-obatan. “Kemungkinan pertengahan Oktober ini akan kita lakukan. Kita juga akan mengundang pakar- pakar ahli dalam pertemuan itu,”ungkapnya.

Zulaimah menegaskan obatobatan yang kerap disalahgunakan kalangan remaja untuk mencari efek samping yakni jenis Calmlet dan Riklona Clonazepam. Obat-obatan itu merupakan jenis obat untuk mengobati penyakit epilepsi dan harus diperoleh menggunakan resep dokter.“Dulu memang ada dokter yang memberikan resep tanpa melakukan diagnosa, dasarnya hanya perkataan pasien yang beralasan dulunya sudah dianjurkan dokter spesialis, itu yang terjadi,”ungkapnya.

Dalam waktu dekat,Dinkes Bantul juga akan melakukan pengawasan terhadap apotekapotek yang diduga menjual bebas pil dextro.“Tentu kami akan segera lakukan pengawasan,” ujar staf regulasi Dinkes Bantul Istiaji Nugroho kepada wartawan kemarin. muji barnugroho/ suharjono

Sumber : Seputar Indonesia

19.17 | Posted in , | Read More »

Jenderal Gadungan Ditangkap di Yogyakarta

SLEMAN-Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta, Senin (1/10) petang menangkap AR, 64, warga Gunungkidul bersama empat rekannya. Ia diduga sebagai jaringan kelompok pemeras dan penipu yang beraksi sebagai jenderal bintang tiga.

Komandan Denpom IV/2 Yogyakarta, Mayor (CPM) Jefriding mengatakan dalam penangkapan itu Polisi Militer mendapatkan sejumlah barang bukti. "Kami menemukan antara lain sepucuk pistol jenis FN 46 standar TNI AD beserta delapan butir peluru aktif, sejumlah ponsel dan mobil serta atribut perwira tinggi bintang tiga," ujar Jefriding, Senin (1/10) malam.

Penangkapan bermula dari kecurigaan seorang warga Gamping yang didatangi oleh anggota komplotan pelaku. Anggota komplotan ini berjanji membantu menyelesaikan masalah orang tersebut.

Namun,  diperlukan dana untuk mendatangkan seorang jenderal bintang tiga ke Yogyakarta. Karena curiga, orang yang namanya dirahasiakan oleh Denpom IV/2 kemudian bercerita pada temannya lalu disarankan melapor ke Denpom IV/2.

Jefridin menambahkan kelompok ini selalu meminta uang berkisar Rp2 juta hingga Rp6 juta untuk akomodasi kedatangan Letjen AR. "Berapa banyak korbannya dan berapa kerugian, masih dalam penyelidikan," katanya.

Selain itu menurut Jefridin, polisi militer melakukan penyelidikan intensif terhadap asal usul pistol organik TNI Angkatan Darat yang ada di tangan AR tersebut. "Kami ingin tahu dari mana asal usulnya dan bagaimana bisa sampai ke tangan AR serta sudah digunakan untuk kejahatan apa saja," tegasnya.

Sumber : Media Indonesia

14.06 | Posted in , | Read More »

Gula Semut Kulon Progo Dipasarkan hingga China

KULON PROGO- 'Gula Semut' siap seduh sebagai minuman kesehatan produksi Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dipasarkan hingga ke China dan Belanda.

"Kami menjual berbagai jenis produk itu melalui eksportir di Bali. Kami belum mampu memasarkan ke luar negeri secara mandiri," kata staf 'Sumber Rejeki', Alip Budianto, di Kulon Progo, Senin (1/10).

Menurut Alip, prospek pasar produk minuman organik ini sangat tinggi, selain permintaan dari luar negeri, permintaan pasar lokal juga cukup besar.

"Toko jamu tradisional hingga toko ternama di Kota Yogyakarta siap menampung produk gula semut ini," katanya.

Ia mengatakan sedikitnya ada 10 jenis minuman kesehatan organik itu, di antaranya gula semut jahe, kunyit, temu lawak, kencur, dan madu murni.

"Produk ini sudah mendapat izin dari BPOM, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo. Kami juga menjamin produk kami memenuhi standar kesehatan," katanya.

Menurut dia, masing-masing jenis minuman organik ini memiliki khasiat tersendiri. Gula semut jahe untuk mencegah masuk angin, perut kembung, flu, batuk, dan penghangat badan.  Gula semut kunir putih untuk mencegah atau mengurangi kanker, tumor, dan gejala dini stroke. Gula semut temu lawak membantu menyembuhkan gangguan liver, mencegah hepatitis, membantu pencernaan, dan gangguan pada lambung serta ginjal.

"Harga gula semut ini mulai dari Rp3.500 per 100 gram, hingga Rp50.000 per kilogram," kata Alip.

Sumber : Media Indonesia

14.22 | Posted in , | Read More »

Blog Archive

Labels