Sudah 624 Calon Penumpang Batavia Air Komplain ke Adisutjipto

YOGYAKARTA, Ratusan calon penumpang Batavia Air masih mengantre di eks Kantor Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto, DI Yogyakarta, Kamis (31/1/2013).

Sampai pukul 13.30, tercatat 624 calon penumpang ke Bandara Adisutjipto untuk mempertanyakan kepastian ganti rugi tiket yang sudah mereka bayar.

Sudarisman, warga Yogyakarta, mengungkapkan, pada 26 Januari ia membeli tiga tiket Batavia Air rute Yogyakarta-Pontianak seharga Rp 2,6 juta. Karena itu, ia langsung menuju counter Batavia Air untuk mendapat kejelasan tentang ketiga tiket yang ia beli.

"Begitu mendengar berita Batavia Air pailit tadi malam, hari ini saya langsung ke bandara untuk minta kejelasan. Ternyata di bandara kami hanya ditemui pihak PT Angkasa Pura dan sekadar didata," ujarnya, Kamis di Yogyakarta.

Sementara itu, pihak PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Yogyakarta juga tak bisa memberi kepastian bagaimana nasib tiket para calon penumpang sebab keputusan ganti rugi tiket menjadi wewenang Batavia Air.

Sampai sore hari, masih banyak calon penumpang yang berdatangan ke bandara. Pihak Angkasa Pura masih terus mendata calon penumpang sampai waktu yang belum ditentukan.

Sumber Berita & Gambar : Kompas Online

15.03 | Posted in , , | Read More »

Pesta Ganja, 11 Mahasiswa Ditangkap

YOGYAKARTA, Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menangkap 15 pengguna narkoba jenis ganja dan sabu. Sebanyak 11 di antaranya masih berstatus mahasiswa. Mahasiswa-mahasiswa itu ditangkap pihak berwajib saat melakukan pesta ganja di dua tempat berbeda.

Tujuh mahasiswa, yakni Fadli, Khairul, Azis, Fuad, Junaidin, Yudirangga, dan Gafron, serta Nur (wiraswasta) ditangkap di daerah Kasihan, Bantul. Sedangkan empat lainnya, yakni Yulius, Yogi, Totok, serta Nadya, ditangkap di daerah Sewon Bantul.

Direktur Resnarkoba Polda DIY Kombes Widjanarko mengatakan, penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan dan memastikan bahwa benar ada pesta narkoba, polisi lalu melakukan penyergapan.

"Untuk pengguna narkoba jenis sabu yang berhasil diamankan yakni Hermanto (wiraswasta), ditangkap di Kalasan, Sleman. Sasongko (wiraswasta), dan Arya Adi (wiraswasta) ditangkap di Gondokusuman, Yogyakarta," ujar Widjanarko, Rabu (30/1/2013).

Dari tangan tersangka pengguna narkoba, polisi mengamankan barang bukti ganja seberat lebih kurang 200 gram. "Barang bukti sabu saat ini sudah dikirim ke laboratorium di Semarang guna pengecekan," kata Widjanarko.

Dia menambahkan, penangkapan terhadap ke-15 tersangka pengguna narkoba dilakukan selama satu minggu terakhir pada bulan Januari 2013. "Ini merupakan upaya dari kepolisian untuk menekan dan mengurangi peredaran narkoba di DIY," tegas Widjanarko.

Widjanarko menambahkan, selain melakukan penangkapan terhadap pengguna dan bandar, polisi juga berupaya melakukan pencegahan dini dengan menyelengarakan penyuluhan terkait bahaya narkotika. "Masih banyak pengguna dan pengedar yang belum tertangkap. Karena itu, kami akan terus melakukan razia di beberapa tempat, seperti kos-kosan, hotel, tempat hiburan malam, dan lokalisasi," ujar Widjanarko.

Sumber Berita & Gambar: Kompas Online

19.51 | Posted in , , , | Read More »

Dua Rumah Rusak Tersambar Petir

YOGYAKARTA - Dua rumah milik Marno (37) dan Warno (80) di Desa Ngangring, Girikerto, Turi rusak akibat tersambar petir, Senin (28/01) sore sekitar pukul 14.30 WIB.

Marno (37), pemilik rumah yang sempat terpental sekitar 3 meter mengatakan, setelah hujan reda tiba-tiba petir menyambar. "Saat itu keluarga sedang di dalam rumah, tiba-tiba ada suara seperti bom dan atap rumah berjatuhan. Saya sendiri saat itu terpental sekitar 3 meter dan kasur yang saya pakai terbakar," terangnya saat ditemui di rumahnya.

Marno menjelaskan sebelum menyambar rumah, petir sempat menyambar pohon kelapa dan tanah hingga membuat lubang sekitar 20 cm dan panjang sekitar 3 meter.

"Setelah memastikan keluarga baik-baik saya lalu keluar rumah untuk melihat kondisi. Di samping rumah ada beberapa pohon salak yang ambruk dan tanahnya berlubang. Batang pohon kelapa yang disampingnya juga tergores," paparnya.

Akibat dari sambaran petir tersebut, atap rumah dan beberapa barang di kedua rumah rusak berat. Sampai malam ini lampu di wilayah kejadian masih mati karena instalasi rusakan berat.

"Malam ini tidur seadanya saja, baru besok malam keluarga rencananya akan memperbaiki atap rumah," katanya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan saat dihubungi mengatakan pihaknya sudah memberikan bantuan berupa dua terpal untuk menutup atap yang bolong.

"Kita tadi sudah meninjau lokasi, dan memberikan bantuan terpal. Paling tidak, bisa untuk menutup sementara waktu. Kita juga mengimbau agar warga tetap waspada karena cuaca akhir-akhir ini sangat ekstrem," ujarnya.

Sumber : Kompas Online

14.33 | Posted in , , , | Read More »

Dua Turis Rusia Nyaris Jadi Korban Ombak Parangendog

Yogyakarta - Dua turis asal Rusia nyaris jadi korban keganasan ombak laut selatan. Keduanya tergulung ombak saat mandi di Pantai Parangendog.

Dua warga Rusia, Alena Egorova (22) yang beralamat di St Stahanocev 17, Saint Petersburg dan Dmitriy Ignatov (21) beralamt di St Gagarina 16, Komi Republic terseret ombak hingga 300 meter dari lepas pantai Parangendok Minggu (27/01/2013) sekitar pukul 13.00 WIB. Beruntung keduanya berhasil diselamatkan Tim SAR Parangtritis sebelum ombak benar-benar menenggelamkan.

Komandan SAR Parangtritis Ali Sutanta menyatakan, dua turis itu terlihat di Pantai Parangtritis bersama empat rekannya sekitar pukul 11.30 WIB. Enam turis itu lalu berjalan menyusuri bibir pantai ke arah Parangendog yang berada di ujung timur Parangtritis .

"Mungkin mereka merasa lebih nyaman di Parangendog karena lebih sepi. Lalu mereka mandi sambil bergurau di deburan ombak. Tapi karena kami yakin mereka tidak tahu karakter ombak laut selatan, personel SAR ada yang terus memantau dari kejauhan", kata Ali.

Menurut Ali, keenam orang itu dipantau karena berdasar pengalaman selama ini, biasanya para turis lebih berani saat mandi di laut.

"Mungkin menganggap ombaknya tidak berbahaya, jadi kadang turis-turis berani berenang lebih ke tengah. Dan rombongan bule Rusia ini juga begitu (berenang ke agak ke tengah) hingga dua diantaranya terseret", tambah Ali.

Kedua bule itu selamat setelah enam personel SAR terjun dan berenang mengejar, saat gelombang besar belum sempat menenggelamkan keduanya.

"Yang cewek (Alena) sempat pingsan, kalau yang cowok ( Dmitriy Ignatov) kondisinya lemas. Mungkin karena sudah banyak minum air laut", terang pria berperawakan gempal ini.

Diantar menggunakan mobil SAR keduanya sempat jadi menjalani perawatan di klinik Dharma Husada sekitar 1 km dari Pantai Parangtritis.

"Tadi sempat dirawat di klinik tapi hanya sebentar. Setelah membaik mereka berenam segera kembali ke Yogyakarta", pungkas Ali.

Sumber : detikNews

14.02 | Posted in , , | Read More »

Jogja Air Show Bakal Lebih Semarak

Yogyakarta - Federasi Aerosport Indonesia (FASI) DIY memastikan penyelenggaraan Jogja Air Show (JAS) tahun 2013 di Pantai Parangtritis, bantul, 8-10 Februari 2013 mendatang bakal lebih semarak dibandingkan tahun sebelumnya.

Kadis Ops TNI AU Lanud Adisutjipto, Kolonel Minggit Triwibowo menjelaskan bahwa 19 FASI dari berbagai daerah di seluruh Indonesia sudah memastikan keikutsertaannya.

"Kami juga rencananya akan ada pemecahan rekor MURI untuk Aeromodelling RC sebanyak mungkin dalam waktu bersamaan," jelasnya ketika ditemui di Hanggar Lanud Adisutjipto pada Minggu (27/01/2013) pagi.

Untuk menyemarakan acara tersebut, pihaknya akan mempersiapkan heli colibri, sembilan unit pesawat trike, 20 unit paramotor, dan 30 unit paralayang. Sedangkan kegiatannya diisi dengan kegiatan gantole, paralayang, paramotor, aeromodelling, demonstrasi, kejuaraan, serta joy flight.

"Selain untuk keolahragaan juga untuk mempromosikan pariwisata daerah terutama di wilayah Bantul dan Gunungkidul," imbuhnya.

Penyelenggaraan JAS tahun ini merupakan kali ke delapan sejak pertama kali digelar. Minggit berharap, melalui kegiatan itu bisa ikut serta memperkenalkan olahraga aerosport kepada masyarakat luas.

"Kebetulan sekarang pas angin barat, sehingga bisa semakin menarik lantaran angin sejajar dengan garis pantai," pungkasnya.

Sumber : Kompas Online

15.13 | Posted in , | Read More »

Puluhan Warga Gunungkidul Terjangkit DBD

Yogyakarta: Puluhan warga Gunungkidul, Yogyakarta, terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD). Celakanya, bukannya berkurang, dari hari ke hari penderita DBD di kabupaten itu terus bertambah.

Data Dinas Kesehatan setempat menunjukkan, penyebaran penyakit ini masif sejak awal tahun. Setidaknya kini ada 24 kasus DBD di kabupaten itu. Kasus paling banyak terjadi di Kecamatan Wonosari, Karang Mojo, dan Kecamatan Semin.

Penderita umumnya anak-anak usia di bawah 15 tahun. Sebanyak 16 pasien dirawat di RSUD Wonosari, sementara sisanya tersebar di sejumlah rumah sakit dan puskesmas.

Kasus DBD pada awal tahun ini terbilang tinggi dibandingkan tahun kemarin, yang hanya tercatat total 50 kasus DBD selama 2012.

Dinkes akan berupaya mencegah penyebaran DBD dengan melakukan fogging di sejumlah lokasi. Juga terus memantau penyebaran DBD, mengingat curah hujan tinggi yang membuat nyamuk Aedes aegypti berkebang biak.

Kabupaten Gunungkidul sendiri belum menetapkan tingginya penyebaran DBD sebagai KLB (kondisi luar biasa).(DNI)

Sumber : Metrotvnews

20.51 | Posted in , , | Read More »

Gembira Loka datangkan Flamingo dan Penguin

Yogyakarta  - Objek wisata Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta pada akhir Mei atau awal Juni 2013 akan menghadirkan taman burung yang dilengkapi koleksi satwa burung penguin dan flamingo .

"Gembira Loka Zoo (GLZoo) nantinya bakal dilengkapi koleksi 12 ekor burung penguin dan 12 ekor burung flamingo. Kami terus komunikasi dengan pihak-pihak yang akan membantu di antaranta Singapura Zoo yang sudah menjanjikan membantu enam ekor penguin. Enam penguin lainnya nanti akan kami cari di Amsterdam, Belanda," kata Dirut GLZoo, KMT A.Tirtodiprojo di Yogyakarta, Selasa.

Diminta konfirmasinya tentang persiapan hadirnya taman burung di GLZoo Yogyakarta, ia mengatakan pembangunan tahap pertama ini dilakukan di atas tanah seluas 4.500 M2.

"Diperkirakan pembangunan taman burung ini menelan dana Rp5 miliar, yaitu Rp3,5 miliar untuk biaya pembangunan fisik dan Rp 1,5 miliar sisanya untuk melengkapi pengadaan burung," kata Tirtodiprodjo.

Menurut dia, berbagai jenis burung eksotis siap didatangkan dari kebun binatang luar negeri, misalnya angsa leher hitam dan bebek mandarin. Sedangkan jenis burung lokal yang akan mengisi kandang burung ini yaitu merak, jalak bali, cendrawasih, rangkok, julang emas, maleo, lori, nuri, dan lainnya.

Sumber Berita :Antaranews

16.16 | Posted in , , | Read More »

Pedagang Daging di Kranggan dan Sentul Juga Mogok

YOGYAKARTA -  Aksi mogok penjual daging sapi tidak hanya terjadi di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Para pedagang daging sapi di pasar lain, seperti pasar Kranggan dan Pasar Sentul, melakukan aksi serupa.

Cempluk, pedagang makanan, tak menemukan pedagang daging sapi sama sekali di Pasar Kranggan. Padahal, sehari sebelumnya ia masih berbelanja daging sapi.

"Harganya sekarang tinggi sekali, sampai Rp 110.000 per kg. Padahal, seminggu lalu masih Rp 80.000," ungkap Cempluk, Kamis (17/1/2013).

Di Pasar Beringharjo, puluhan penjual daging sapi mogok berjualan sejak Kamis (17/1/2013)  pukul 02.00. Aksi mogok itu merupakan protes terhadap kenaikan drastis harga daging sapi dalam dua pekan terakhir.

Edi Santosa, salah seorang pedagang daging sapi, mengungkapkan, harga daging sapi dua pekan lalu hanya Rp 80.000 per kg. Namun, dalam dua minggu terakhir harga naik sampai Rp 90.000 per kg.

"Kenaikan harga ini sudah tak wajar. Sebagai bentuk protes, kami akan mogok sampai besok pagi," ujarnya.

Sumber Gambar & Berita : Kompas Online

14.10 | Posted in , , , , | Read More »

BMKG Yogya: Waspadai Banjir di Puncak Musim Hujan Bulan Januari

Yogyakarta - Puncak musim hujan di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diperkirakan hingga akhir bulan Januari. Warga diimbau waspada kemungkinan terjadinya banjir, tanah longsor dan bencana alam lainnya.

"Sampai akhir Januari masih merupakan puncak musim hujan," ungkap Kepala Seksi Data dan Informasi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY, Tony Agus Wijaya kepada wartawan seusai acara Sosialisasi Siaga Bencana Cuaca Ekstrim di Kodim 0732 Sleman, Kamis (17/1/2013).

Menurut Tony, tingginya curah hujan bisa menimbulkan banjir dan tanah longsor. Meski curah hujan di Yogyakarta dan sekitar masih normal, kemungkinan terjadinya gangguan cuaca skala jangka pendek seperti angin kencang tetap harus diwaspadai. Potensi angin kencang masih mungkin terjadi hingga 3 bulan ke depan atau sekitar bulan April.

"Untuk potensi terjadinya angin seperti beberapa hari terakhir ini tetap ada dan harus kita waspadai," ungkap Tony.

Dia mengatakan khusus para nelayan di Pantai Selatan Jawa diminta untuk waspadai. Sebab ombak tinggi lebih dari 2 meter sering terjadi.

"Hasil pengamatan dari BMKG akan selalu kami informasikan ke instansi terkait dan masyarakat," kata Tony.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan & Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Prasetyo Budi Leksono menambahkan BPBD DIY terus melakukan sosialisasi agar mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam saat cuaca esktrim seperti yang terjadi akhir-akhir ini.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY akan segera bergerak dan melakukan kerja-kerja teknis bila terjadi peristiwa bencana. Tim tersebut juga akan bekerjasama dengan berbagai instansi dalam penanganan bencana melalui posko-posko bersama.

"Masyarakat di seluruh DIY harus sadar akan bencana. Sebab di DIY ada Gunung Merapi yang masih aktif. Ancaman banjir lahar, tsunami di Pantai Selatan," jelas Prasetyo.
Sumber : detikNews

22.25 | Posted in , , | Read More »

DIY Siapkan 50 Agenda Wisata

YOGYAKARTA, - Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta akan menyiapkan 50  agenda wisata pada 2013. "Tahun ini kami berencana untuk menambah agenda wisata menjadi 50  kegiatan dibanding tahun lalu yang hanya berjumlah 30  agenda wisata," kata Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Tazbir Abdullah di Yogyakarta, Senin (14/1/2013).

Tazbir mengatakan penambahan agenda wisata tersebut merupakan hasil koordinasi dengan seluruh pihak pengelola wisata yang ada di daerah setempat. Tazbir menyebutkan agenda wisata baru yang akan dikeluarkan pada tahun ini di antaranya adalah festival andong serta festival layang-layang.

Upaya penambahan agenda wisata tersebut dilakukan untuk semakin meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang telah dibuktikan pada peningkatan tahun lalu. "Agenda wisata seperti halnya yang terjadi tahun lalu terbukti efektif menarik wisatawan untuk lama berkunjung di Yogyakarta," katanya.

Tazbir juga berharap agar tiap-tiap hotel di DIY turut bersinergi mempromosikan agenda wisata yang akan diadakan di DIY.

Tazbir mengatakan, kegiatan budaya yang diadakan tahun 2012 telah membawa peningkatan jumlah wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara dibanding 2011.

Sesuai data statistik yang dihimpun Dispar DIY, jumlah wisman pada periode Januari-Juni 2012 meningkat 33,56 persen yaitu sebanyak 93.219 pengunjung, dibanding periode yang sama 2011. Sementara untuk wisatawan nusantara pada periode Januari-Juni 2012 meningkat 65,76 persen yaitu sebanyak 1.097.922 pengunjung dibanding periode yang sama 2011 yang hanya mencapai 662.339 pengunjung.

Sumber Berita & Gambar : Kompas Online

14.30 | Posted in , , | Read More »

Hujan-Angin Kencang Masih Landa DIY

YOGYAKARTA– Angin kencang dan hujan dengan intensitas tinggi diprediksi masih akan menerjang sejumlah daerah di DIY hingga pertengahan bulan ini.Terkait itu, warga terutama yang tinggal di daerah rawan bencana untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Yogyakarta Tony Agus Wijaya mengatakan cuaca ekstrem berupa angin kencang terjadi akibat pengaruh badai tropis Narelle. Badai ini diprediksikan akan muncul hingga Kamis (17/1) di sekitar perairan Nusa Tenggara Barat. Badai ini menyebabkan angin kencang dengan kecepatan sekitar 30 km per jam dan terjadi merata di seluruh wilayah daratan.

Kecepatannya hanya separuh dari kecepatan puting beliung.“Kalau puting beliung berdampak merusak karena berupa pusaran yang terfokus di wilayah sempit sekitar 1 kilometer persegi dengan kecepatan 40 kilometer per jam,” paparnya. Meski demikian, dampak yang mengkhawatirkan akan terjadi apabila banyak pohon rapuh atau berusia tua yang belum dipangkas.

Selain itu, badai tersebut memicu gelombang tinggi di wilayah laut selatan Jawa hingga 3–4 meter.Gelombang laut setinggi itu cukup berbahaya bagi pelayaran, terutama kapal nelayan berukuran kecil. Selain angin kencang, sejumlah wilayah di DIY juga akan dilanda hujan deras.Kepala Stasiun Geofisika Kelas I BMKG Yogyakarta M Riyadi mengatakan akhir Januari ini intensitas hujan di DIY berpotensi tinggi.

Hal tersebut dipengaruhi gangguan cuaca penjalaran tekanan udara rendah yang melintas di selatan Jawa. “Dalam satu hari hujan bisa mencapai lebih dari 100 milimeter,” ucapnya. Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan mengantisipasi penuh terutama mereka yang tinggal di kawasan bantaran sungai.

Angin kencang yang menerjang Bantul pada Kamis (10/1) lalu mengakibatkan dua orang terluka. Seorang di antaranya anak, yakni Candra Adriansyah Maulana, 6,5. Dia harus menjalani operasi dua kali akibat organ bagian dalam, yakni ginjal dan limpanya luka setelah perutnya tertimpa pohon tumbang.

Kejadian yang menimpa putra pasangan Purwanto dan Endang ini bermula saat dia dijemput pamannya,Mariyadi, 24, usai pulang sekolah menggunakan sepeda motor merek Yamaha Mio hitam di Dusun Kalinongko,Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Saat melintasi di jalan itu, sebuah pohon tumbang dan mengenai korban, sedangkan sang paman yang bekerja sebagai perajin gamelan selamat.

Kepala Bangsal ICU Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyah, dokter Zaenal Arifin mengatakan, setelah menjalani operasi,korban yang masih tercatat sebagai siswa Taman Kanak- kanak Mardi Putra ini tinggal menunggu pemulihan kesehatan.

“Sejak awal masuk rumah sakit kondisinya memang mengkhawatirkan, namun kini sudah stabil,”ungkapnya. Pemerintah akan menanggung semua biaya perawatan korban selama di rumah sakit. “Pemerintah akan menanggung semua biaya perawatan rumah sakit melalui Jamkesda atau Jamkesmas,” ujar Bupati Bantul Sri Suryawidati.

 Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, angin kencang Kamis sore itu merusak 18 rumah warga yang tersebar di 12 kecamatan, yakni Bantul, Imogiri, Sewon, Dlingo, Srandakan, Bambanglipuro,Pandak,Sedayu, Piyungan,Jetis,Kretek,dan Pleret. Pemkab Kulonprogo memberlakukan status tanggap darurat penanganan bencana cuaca dan iklim ekstrem.

Status ini akan berlaku selama tujuh hari ke depan,pascabencana angin kencang yang merusak puluhan rumah akibat tertimpa pohon tumbang. Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kulonprogo Eko Susanto mengatakan surat keputusan (SK) bupati terkait status tanggap darurat sudah ditandatangani. “Latar belakangnya karena bencana angin kencang yang membuat banyak rumah rusak,dan hampir merata di 12 kecamatan,” ujarnya.

Status tanggap darurat untuk sementara waktu akan berlaku hingga tujuh hari ke depan sesuai rekomendasi dari BMKG Yogyakarta. “Tapi ini tentantif, tergantung kejadian,” kata Eko. BPBD menerima sedikitnya 32 laporan kerusakan akibat pohon tumbang pascaangin kencang, sepanjang Kamis sore lalu. Kerusakan rumah mencapai 40 unit.BPBD masih terus memverifikasi untuk memastikan jumlah kerusakan.

Kabid Sosial Dinsosnakertrans Kulonprogo Arif Prastowo mengatakan sudah menyalurkan bantuan logistik berupa mi instan,peralatan mandi,peralatan kesehatan, dan family kit ke lokasi yang terkena bencana angin kencang. Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo juga meninjau beberapa rumah warga miskin yang tertimpa pohon. “Bencana seperti ini menjadi beban warga, makanya kita berikan bantuan agar tidak menambah KK miskin,” ucap Hasto.

Di Gunungkidul, puluhan nelayan di Pantai Baron terpaksa tidak melaut akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di laut selatan Jawa. Mereka memilih memperbaiki kapal serta jaring yang akan digunakan untuk menangkap ikan ketika cuaca mendukung mereka. ”Anginnya sangat kencang, bisa-bisa kapal kami terbalik.Lagi pula, terkadang gelombang laut juga naik sampai 5 meter.Itu berbahaya bagi kami,” kata Wasito, 42,salah satu nelayan di pantai tersebut.

Hingga kemarin gelombang besar masih menghantui para nelayan dan wisatawan. Para nelayan terpaksa menarik perahu mereka lebih jauh dari bibir pantai untuk menghindari kerugian yang lebih besar lantaran terkena gelombang laut tersebut. SAR Pantai Baron juga langsung menginstruksikan wisatawan untuk waspada dan tidak berenang di laut.Koordinator Wilayah 2 SAR Pantai Baron Suyoto mengatakan angin yang cukup kencang sudah terjadi sejak dua hari lalu.

Di Sleman,upaya mengantisipasi jatuhnya korban jiwa akibat pohon tumbang dilakukan Pemkab setempat.Petugas kebersihan mulai kemarin memangkas pohon peneduh jalan yang sudah berusai tua dan rawan tumbang. Dengan pemangkasan itu diharapkan pengguna jalan merasa nyaman saat melintas di jalan raya. yos naiobe/maha deva/sodik/suharjono/ridho hidayat/ant

Sumber : Seputar Indonesia

18.17 | Posted in , | Read More »

DIY Ajukan 1.074 Formasi PNS

YOGYAKARTA – Pemprov DIY tahun ini mengajukan 1.074 formasi pegawai negeri sipil (PNS) kepada pemerintah pusat.Jumlah tersebut diklaim sesuai kekurangan PNS yang saat ini terjadi setelah diberlakukannya moratorium penerimaan PNS yang berakhir 2012 lalu.

Dari catatan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY,setiap tahun Pemprov DIY harus kehilangan sekitar 400-an PNS karena pensiun. Dengan demikian, pascamoratorium yang berlangsung semenjak 2010 lalu,jumlah kekurangan pegawai tercatat mencapai 1.074 orang. ”1.074 ini jumlah kekurangan pegawai kita saat ini. Setiap tahun PNS kita yang pensiun mencapai 400 orang,” kata Kepala BKD DIY Agus Suprianto kemarin. Kendati kebutuhan pegawai yang diajukan cukup banyak, Agus tidak yakin seluruh formasi tersebut akan mendapatkan restu dari pemerintah pusat.

Dari pengajuan yang diberikan ke pemerintah pusat, setiap tahun tidak lebih dari 25% formasi yang akan mendapatkan izin untuk dilakukan rekrutmen. Jika memperhatikan proporsi keberadaan pegawai, saat ini formasi pegawai struktural masih mendominasi. Adapun kebutuhan pegawai fungsional dinilai masih membutuhkan tenaga lebih banyak. Hasil evaluasi BKD, formasi ideal PNS di Pemprov DIY adalah 4.000 orang tenaga struktural dan 3.000 tenaga fungsional. Saat ini dengan jumlah sekitar 7.300 PNS, sekitar 5.000 di antaranya berstatus sebagai tenaga struktural.

”Menurut kami, jumlah idealnya sekitar 8.000 PNS dengan porsi staf fungsional diperbanyak.Hambatannya adalah persetujuan dari pusat. Jumlah yang diajukan berapa yang disetujui berapa,” papar Agus. Menurut anggota Komisi A DPRD DIY Arif Noor Hartanto, penambahan PNS harus mendapatkan pertimbangan secara penuh. 

Sumber : Seputar Indonesia

19.00 | Posted in , | Read More »

1.121 Korban Merapi Dapat Sertifikat Tanah Gratis

YOGYAKARTA - Sebanyak 1.121 keluarga korban letusan Gunung Merapi mendapat sertifikat tanah dari pemerintah. Sertifikat diberikan secara simbolis oleh Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Balai Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Senin (7/1/2012).

Kepala Kanwil BPN DIY Arie Yuriwin mengatakan, warga yang mendapat sertifikat tanah terbagi di empat desa yakni Kepuharjo, Umbulharjo, Glagaharjo, dan Wukir Sari. "Semua sertifikat diberikan gratis," ujar Arie.

Dalam sambutan, Sri Sultan berharap agar masyarakat yang mempunyai tanah di Kawasan Rawan Bencana (KRB) untuk segera berkoordinasi dengan perangkat desa masing-masing supaya dapat dilakukan pendataan. "Saya minta untuk masyarakat yang mempunyai lahan di daerah KRB agar segera berkoordinasi, sehingga pendataan luas tanah kepemilikan bisa segera dilakukan," tegas Sultan.

Sultan Jamin Tanah Warga di KRB Tak "Diganggu"

YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menjamin tanah warga yang berada di wilayah Kawasan Rawan Bencana (KRB), sebanyak 3.000 bidang, dengan luas kurang lebih 300 hektar tidak akan diganggu oleh pemerintah. Selanjutnya, lahan itu akan segera disertifikatkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) DIY.

Sri Sultan seusai acara penyerahan sertifikat tanah gratis kepada korban erupsi Merapi mengatakan, pihak pemerintah tidak akan melakukan pembelian terhadap tanah kepemilikan warga. "Saya jamin Pemerintah tidak akan membeli tanah yang berada di KRB," kata Sultan, di Kantor Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, pada Senin (7/1/2012).

Sri Sultan berharap, warga yang sampai saat ini belum bersedia direlokasi dengan alasan takut tanahnya dibeli oleh pemerintah, bisa segera turun dari wilayah KRB dan mau tinggal di hunian tetap. "Tanah tersebut statusnya masih milik warga dan warga masih membutuhkan lahan tersebut jadi tidak akan dibeli," tegas Sultan lagi.

Di tempat yang sama, Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan, lahan milik warga yang tertimbun lava material lahar dingin ada sekitar 300 hektar. "Lahan tersebut akan segera disertifikatkan, karena seiring berjalannya waktu jumlah penduduk terus meningkat dan membutuhkan tempat tinggal," paparnya

Ia mengharapkan, BPN bisa bekerja dengan mengelola administrasi lahan yang tertimbun sehingga pendataan segara bisa dilakukan.

Sumber Berita & Gambar : Kompas Online

21.09 | Posted in , , | Read More »

Dana BOS DIY 2013 Mulai Cair

YOGYAKARTA – Anggaran bantuan operasional sekolah (BOS) untuk Provinsi DIY 2013 menurun dibanding tahun sebelumnya. Ini disebabkan adanya sisa anggaran 2012 sekitar Rp3,124 miliar yang kemudian dialokasikan tahun ini.

“Penurunan anggaran dikarenakan adanya kesalahan rekap data jumlah siswa pada alokasi dana BOS 2012. Surat keputusan (SK) alokasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hampir semua siswa sekolah swasta dihitung sampai dua kali,” ungkap Ketua Tim Manajemen BOS DIY Singgih Raharja kemarin. Ditemui di ruang kerjanya, Singgih menuturkan total anggaran BOS yang diterima DIY tahun kemarin mencapai Rp263,7 miliar.

Sementara alokasi BOS 2013 Rp260,6 miliar. Untuk penerimanya, tahun ini terhitung 426.745 siswa SD dan SMP. Untuk 2013, BOS dianggarkan untuk 420.934 siswa. ”Meski ada kesalahan,sisa anggaran tersebut tidak langsung dikembalikan di pusat, tapi dikelola di Kas Umum Daerah (KUD),” papar Singgih. BOS 2013 triwulan pertama saat ini sudah cair. Dana disalurkan langsung melalui rekening sekolah,Rabu (2/1).

Jumlah dana yang dicairkan pada triwulan pertama ini sekitar Rp65 miliar. Anggaran BOS 2013 masih sama dengan 2012, yakni Rp580.000/siswa/tahun untuk SD dan Rp710.000/siswa/tahun bagi siswa SMP.Penyalurannya tetap empat kali setahun. Pihaknya berharap anggaran BOS yang cair dari pusat bisa lebih dari yang telah dialokasikan.

Hal ini terkait rencana realisasi BOS bagi SMA dan SMK yang diwacanakan Rp1 juta/siswa/tahun. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Kadarmanta Baskara Aji menuturkan, alokasi BOS 2013 dari pusat berbeda dengan dana BOS 2013 untuk triwulan pertama. Perbedaannya pada jumlah siswa penerima. Data dari pusat dianggarkan untuk 420.934 siswa, sedangkan BOS triwulan pertama diberikan bagi 419.920 siswa. ratih keswara            

Sumber : Seputar Indonesia

21.04 | Posted in , , | Read More »

Tiga Pengunjung Pantai Indrayanti Hilang

Gunung Kidul - Tiga pengunjung Pantai Pulang Syawal atau Kafe Indrayanti di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, hilang terseret ombak.

Koordinator Tim Search and rescue (SAR) Korwil II Pantai Baron, Sunardi di Gunung Kidul, Selasa, mengatakan, kejadian menghilangnya tiga pengunjung sekitar 12.00 WIB.

"Saat ini, kami sedang melakukan pencarian dan hingga kini belum kami temukan. Dalam pencarian ini, kami dibantu tim dari Pos Angkatan Laut Pantai Sadeng untuk mencari tiga orang hilang tersebut," kata Sunardi.

Petugas Pos Angkatan Laut Pantai Sadeng, Serma Suhirta merilis nama-nama pengunjung yang hilang yakni Dodo (23) dari Kuningan (Jawa Barat), Aci (23) dari Karawang (Jawa Barat) dan Tridadi (30) dari Klaten (Jawa Tengah).

"Sampai saat ini, kami masih melakukan pencarian lewat kapal dan pemantauan dari darat," kata dia.

Sebelumnya, Tim Search and rescue (SAR) Korwil II Pantai Baron menerjunkan 50 personel di seluruh kawasan pantai di Kabupaten Gunung Kidul.

Sumber : Antara News

14.06 | Posted in , | Read More »

Blog Archive

Labels

Recently Added

Recently Commented