Kamis, 29 April 2010

DANUREJAN: Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku kecewa dengan banyaknya siswa SMA, MA dan SMK yang tidak lulus Ujian Akhir Nasional (UAN). “Kalau ditanya perasaan melihat banyak yang tidak lulus, saya kecewa tapi mau gimana lagi? Yang penting sekarang kita menolong yang tidak lulus,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Rabu (28/4).

Ditanya, apakah akan mencopot Prof. Suwarsih Madya dari jabatan sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga terkait tingkat ketidaklulusan SMA sederajat yang mencapai 23%, Sultan tersenyum.

“Ya nggak sampai begitulah. Jangan melempar isu seperti itu,” ujar suami GKR Hemas ini sambil tersenyum. Pada tahun ini, dari jumlah peserta UAN tingkat SMA sebanyak 41.657 siswa yang terdiri atas 19.505 siswa SMA/MA dan 22.152 siswa SMK, siswa tidak lulus mencapai 4.629 siswa SMA/MA dan 4.614 siswa SMK.

Bagi siswa tidak lulus bisa mengikuti ujian ulangan pada 10-14 Mei. Menurut Gubernur kini waktunya sejumlah pihak membantu siswa yang dinyatakan belum lulus.

“Kewajiban kami menolong mereka [siswa yang tidak lulus]. Kalau bisa, lulus semua dengan jujur. Itu saja yang saya kira saat ini mendesak dilakukan,” tuturnya. Ditanyakan mengenai koordinasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, Ngarsa Dalem mengatakan sudah berdialog.

Namun, pembahasan tersebut masih sebatas obrolan singkat di telepon. “Kemarin sudah saya telepon. Saya minta untuk evaluasi, mungkin ada matrikulasi, supaya yang ngulang bisa dapat nilai bagus. Jumat besok, kami akan ketemu untuk evaluasi,” ujar Sultan.

Sementara, sedikitnya sepuluh sekolah di Jawa Tengah dan lima sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) siswanya 100% tidak lulus UAN SMA/MA 2010. Hasil UAN juga menunjukkan kebanyakan dari siswa jurusan IPS harus mengulang untuk pelajaran bahasa Indonesia dan jurusan IPA mengulang biologi. Demikian disampaikan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh, Rabu (28/4) sore di Jakarta.

“Untuk Jateng, rinciannya adalah satu sekolah di Kota Semarang, satu sekolah di Kabupaten Surakarta, empat sekolah di Kabupaten Cilacap, satu sekolah masing-masing di Kabupaten Magelang, Purworejo, Temanggung dan Kabupaten Boyolali. Total peserta di seluruh sekolah itu 142 orang,” ujarnya Di DIY, kata Nuh, dua sekolah di Kota Jogja siswanya 100% tidak lulus yaitu SMA Bokpri 3 dan SMA Perak dengan jumlah siswa 16 orang, dua sekolah lagi di Sleman yaitu SMA Binatama dan SMA IKIP Veteran dengan total siswa peserta UAN sebanyak 54 orang dan satu sekolah di Gunungkidul, SMA Pembangunan 4 Playen dengan peserta 21 orang.

Menyinggung tentang UAN ulangan yang akan berlangsung pada 10-14 Mei 2010, dari total siswa yang mengulang pada satu mata pelajaran sebanyak 40.002 siswa terdiri atas jurusan IPS 24.290 (60,72%) siswa, jurusan IPA 14.031 (35,08%) siswa, jurusan bahasa 1.476 (3,69%) siswa, dan jurusan agama 205 (0,51%) siswa.

Siswa paling banyak mengulang untuk jurusan IPA adalah Biologi (31,29%), jurusan IPS adalah bahasa Indonesia (37,87%), jurusan Bahasa adalah bahasa Indonesia (62,26%), dan jurusan agama adalah bahasa Inggris (31,71%). (edi/her/JIBI)


EmoticonEmoticon