Rabu, 21 Mei 2008

SLEMAN (KR) - Prestasi akademik sekolah di Sleman, khususnya tingkat SMA ternyata sangat bagus. Berdasarkan data Hasil Ujian Nasional (Unas) tingkat SMA se Propinsi DIY tahun 2006/2007 lalu, prestasi akademik SMA baik negeri maupun swasta di Kabupaten Sleman cukup membanggakan. Menurut Kabag Humas Pemkab Sleman Dra Endah SW, untuk jurusan IPA dilihat dari ranking pencapaian nilai dari 3 mata pelajaran yaitu Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, 7 SMA dari Sleman masuk dalam posisi di 40 dari 142 SMA se DIY. Ketujuh SMA tersebut adalah SMAN 1 Godean di peringkat 8, SMA Kolese De Britto peringkat 11, SMAN 1 Pakem peringkat 14, SMAN 1 Cangkringan peringkat 22, SMAN 1 Sleman peringkat 26, SMAN 1 Kalasan peringkat 31 dan SMAN 1 Mlati peringkat 41.

“Sedang untuk jurusan IPS, dari ranking pencapaian nilai 3 mata pelajaran yaitu Ekonomi, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, ada 10 SMA masuk dalam posisi di 40 dari 171 sekolah di DIY. Yakni SMAN 1 Godean di peringkat 9, SMA Kolese De Britto di peringkat 10, SMAN 1 Sleman di peringkat 11, SMAN 1 Pakem di peringkat 12 , SMAN 1 Kalasan di peringkat 13, SMAN 1 Depok di peringkat 19, SMAN 1 Prambanan di peringkat 32, SMA Muhammadiyah Pakem di peringkat 33, SMAN 2 Ngaglik di peringkat 35 dan SMAN 1 Mlati di peringkat 37,” ujar Endah kepada wartawan, Sabtu (10/5). Sedangkan untuk jurusan Bahasa, dari ranking pencapaian nilai 3 mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa, bahkan masuk kedalam 3 besar dari 9 SMA se DIY. Yakni SMA Kolese De Britto di peringkat 3, SMAN Seyegan di peringkat 9. Demikian pula prestasi non akademik SMA-SMA di Sleman juga cukup menggembirakan.

“Jadi tidak heran kalau SMA-SMA di Sleman banyak diminati masyarakat luar Sleman seperti dari Bantul, Kulonprogo, Gunungkidul dan Kota Yogya. Terutama untuk SMA-SMA yang berbatasan wilayahnya dengan Sleman. Banyak pula siswa yang datang dari wilayah Jawa Tengah seperti Magelang, Klaten dan bahkan dari luar Jawa. Orangtua mereka dengan sengaja mengirimkan anaknya untuk belajar di Sleman,” kata Endah. Untuk meningkatkan kualitas, lanjutnya, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemkab Sleman di tingkat SMA. Di antaranya dengan membuat sekolah andalan, membuat kurikulum bersifat muatan lokal, meningkatkan profesionalitas guru, dan meningkatkan sarana dan prasarana sekolah. “Saat ini jumlah SMA di Kabupaten Sleman ada 51 sekolah, yang menyebar di 17 kecamatan terdiri dari 17 SMA Negeri dan 34 SMA swasta,” tambah Endah. (Has)-n

17 komentar

Halo!!!
Memang....SMA-SMA di Kab.Sleman apalagi yang Negeri semakin lama semakin megkhawatirkan posisi sekolah kami di kota...banyak anak-anak yang nilainya T.O.P memilih ke SMAN Kab.Sleman setelah mereka tidak diterima di Padmanaba,Smansa,atau Smada......kalau pada tahun-tahun yang lalu mereka masih lanjut ke SMAN 4,atau yang lainnya.....Tetapi mereka sekarang lebih memilih ke Kabupaten..sering prestasi mereka tak terduga...SMAN 1 Godean saya akui memang salah satu runner up pesaing kami...benar-benar prestasi yang tak terduga buat kami.

ehm..just wanna say..TOP buat SMA2 di kab Sleman...tingkatkan prestasimu...terutama buat anak2 SMA De Britto...terus maju dan lakukan yang terbaik dengan hati dan pikiranmu...chayooo...

pendidikan di sleman gag ketinggalan ma di kota!!
jadi jangan remehkan pelajar dari sleman...


meskipun di gunung..

sma n 1 pakem ato yang lebih dikenal dengan sebutan smapa..
mempunyai prestasi yang cukup tinggi dan patut di pertimbangkan..


smapa jaya!!!

maju terusss!!!


raihlah cita2 mu!!!

Iya...iya..bagi anak2 yg sekolah d kota...Jangan ngremehin sekolah2 yg d kab.sleman donk....

Sekolah2 d kabupaten Sleman tuh sebenernya emang bagus2 kog! Apalagi SMA N 1 Godean....
Hahahahahhaaaaa.........

Semangad2 bwd semuanya.....

yoi palagi Kolese de Britto

top markotop lah


Hidup JB hidup JB

LETDA.ADIT SETIAWAN delete 7 Juni 2009 14.38

ASKUM...


HIDUP SMA N 1 GODEAN...


bagi teman2 semuanya keluarga besar sma n 1 godean,
aku buatkan wadah pemersatu alumni sma n 1 godean khususnya alumni tahun 2007

silahkan buka blog alumni di

www.smago2007.wordpress.com


hidup smago

SMAPA LULUS 100%!!!!

sukses buat semuanya!!!

SMA PALUSE JG LULUS 100%!!LANJUTKAN

sipp2 buat anak2 sma kabupaten sleman, jagan mau kalah dengan teman2 sma2 di jogja,tingkatkan prestasi baik akademik maupun non akademik tanpa ada tindakan kecurangan, baik kecurangan dari tindakan ekstrim sampai menggunakan perantara dunia maya!sadarlah wahai kawan..

bener2 amazing.gw tertarik scul d kaBupaten!

Nilai unasku 36,05 delete 21 Desember 2009 21.42

Assallam...
Sebenernya semngat anak-anak Sleman itu tinggi untuk bersaing dengan anak2 Kodya Yogyakarta. Alasannya sih sebenarnya gampang, ya karena punya dendam dengan sistem kuota untuk masuk sekolah. Jelas aja, sistem kuota itu menurut saya kurang adil. Anak2 sudah susah payah ikut unas& dapet nilai bagus. Tapi gara2 sistem kuota& pindah C1. Masyaallah, banyak siswa Sleman yang strezzz. Secara angan2 nilai sudah mampu mengalahkan anak2 Jogja... Jadi... apakah ada solusi terbaik untuk sistem kuota ini.

Secara nyata anak2 yang bersekolah di Kodya yang pinter2 itu banyak juga yang dari kabupaten sekitarnya kayak Sleman. Kalau anak2 Sleman bisa ditampung di sekolah yang berkaulitas di Sleman sendiri, hasilnya tidak akan jauh dengan SMA di kota saya kira. Tinggal bagaimana pemerintah kabupaten memaksimalkan potensi ini. Sekolah tidak harus di kota...sudah jauh, bising, mahal, capek lagi....

Ada hikmah yg baik dari sistim kuota, yaitu Sekolah2 di luar Kodya mendpt input siswa2 pandai. Dan ini mengangkat prestasi Sekolah2 di luar Kodya. Memang utk jadi pintar gak hrs sekolah di Kota n lagian lalu lintas di Kota macet.

masuk sma 1 depok saja

Keberhasilan Pendidikan adalah Kwalitas SDM, Guru, Murid dan lingkungan, sumber ilmu adalah Buku dan Akal pikiran, bukan seragam, bukan lustrum, bukan thetek bengek ......yang ujung ujungnya duwit. logika kalau murid berontak " seragam saya masih layak bisa dipakai mosok suruh beli bakal sragam lagi" murah 1 Stel Rp.100.000,-....belum lagi tambah ongkos jahitannya. Adapun yang di suruh bayar Murid2 kelas XII yang sebentar lagi selesai. Bukan hanya sragam thok -thok, masih ada embel2 yang lainnya ....yang mana dead line pembayarannya tgl 10 Agustus 2010 sebesar Rp.500.000,- ( tidak dirapatkan). Ditambah biaya sebesar 480.000,- yang harus diangsur 6 kali ( dirapatkan dgn wali murid). Coba bayangkan berapa persen generasi bangsa indonesia bisa mengenyam "Pendidikan yang Layak" untuk menuju Indonesia Maju.

SMAPA,,
bukan sekolah biasa

Selamat untuk SMAN 1 GODEAN krn untuk tahun 2011 menjadi ;
juara 1(lagi) se-Sleman (program IPS)
juara 5 se-Sleman (IPA)

dan masuk dalam jajaran ranking 10 besar di DIY.

DECHOEZA/SMAGO go....


EmoticonEmoticon