HUT KE-261 KRATON YOGYA ; Sultan: Momentum untuk Introspeksi

YOGYA (KR) - Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan, peringatan Hadeging Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat ke-261 yang hampir bersamaan dengan peringatan Hari Lahirnya Pancasila dan seabad Kebangkitan Nasional merupakan momentun yang tepat untuk melakukan introspeksi diri dan refleksi diri. Meneladani nilai-nilai Pancasila dan semangat Kebangkitan Nasional untuk bersikap arif dan bijak dalam menjalani kehidupan ini.

“Momentum semaan Alquran ini adalah saat yang tepat untuk melakukan refleksi keinsyafan diri untuk mensyukuri atas nikmat Allah SWT yang diberikan kepada manusia dan alam semesta negeri ini. Dengan bersyukur menjadikan kualitas hati manusia yang tertinggi. Dengan melakukan mujahadah akbar ini, kita bersihkan jiwa dan hati kita semua. Semoga Allah SWT berkenan melimpahkan rahmat dan hidayahnya,” kata Sultan saat orasi pada puncak acara Semaan Alquran di Keben, Kompleks Kraton Yogya, Rabu (4/6) tadi malam.

Sebelum melakukan orasi, Sultan bertemu dengan puluhan kiai se Jawa-DIY, di Gedong Jene Kraton Yogyakarta, di antaranya KH A Mustofa Bisri dari Rembang, KH Zawawi Imron dari Sumenep, Madura, KH Anwar Mansur dari Kediri, dan beberapa kiai sepuh lainnya. Orasi budaya dimulai pukul 21.45 WIB diikuti 20 ribu jamaah.

Dalam orasinya, Sri Sultan Hamengku Buwono X juga mengupas tentang rasa syukur atas keselamatan Negeri atau Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat hingga usianya yang ke-261.
Penanggung jawab Semaan Alquran, Gusti Joyokusumo mengatakan, kepemimpinan HB IX Kraton Yogyakarta sudah meletakkan pondasi budaya yang kuat, hingga bergabungnya Nagari Ngayogyakarta dengan NKRI. (*-7)-z

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Program Super Murah "Back To School" Matahari Godean Toserba & Swalayan

Kasus Corona DIY Tambah 10 Jadi 169, Ada dari Klaster Gereja dan Indogrosir

Bebas 2 Pekan, Napi Asimilasi di Yogya Diciduk Gegara Nyolong Motor