|

13 Formasi kosong

HARIAN JOGJA - GONDOKUSUMAN: Pada hari pertama pengembalian berkas calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kota Jogja, Senin (17/11), yang difokuskan di tujuh loket di Gedung Asrama Mahasiswa UGM di Jl Andung No 10, Baciro, Jogja, terlihat sepi. Pantauan Harian Jogja, kemarin, di tujuh loket yang dibuka dan diisi oleh 42 petugas dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja, Dinas Ketertiban dan Dinas Kesehatan, tidak banyak melayani antrean calon yang akan mengembalikan formulir pendaftaran.

"Lumayan lancar, apalagi di sini lebih baik pelayanannya, karena petugasnya langsung mengembalikan map kami jika tidak lengkap," kata Murni (27), warga Sedayu, Bantul yang mengaku mendaftar untuk posisi pustakawan dan telah bekerja di salah satu sekolah di Jl Babarsari, Jogja.
Dia mengungkapkan selain lancar, hingga hari pertama pengembalian berkas tersebut, dirinya bersama dengan ratusan pendaftar lain belum menemukan adanya iming-iming dari calo yang menawarkan kemudahan jadi PNS.

Data yang ada di BKD Kota Jogja mencatat sebanyak 254 pelamar telah mengembalikan berkas pada hari pertama. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10% berkasnya dikembalikan karena tidak lengkap. Kemudian 6% dari jumlah pelamar atau sebanyak 15 orang berasal dari luar DIY, yakni beberapa kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kepala Sub Bidang Administrasi BKD Kota Jogja, Suhartiningsih, mengakui pada proses pengembalian berkas yang dilakukan oleh pelamar CPNS kali ini, pihaknya selektif dalam hal persyaratan. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya permasalahan administratif. "Jika berkasnya lengkap, langsung kami kasih nomor pendaftaran dan sekaligus pula nomor ujian," kata Suhartiningsih.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Kota Jogja, Hardono, mengatakan meski Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Menneg-PAN) mengatakan akan memberikan kesempatan kepada lulusan SMA dalam perekrutan CPNS, Pemkot Jogja pada tahun ini tidak mengajukan untuk perekrutan dari SMA. "Ya, seperti yang kami ajukan kemarin. Khusus untuk calo, kami akan menindak jika ditemukan. Lagi pula, di setiap loket pengembalian berkas kami sediakan kotak pengaduan," tegas Hardono.

3.500 Pelamar

Dari Kabupaten Sleman dilaporkan, hingga hari kelima pendaftaran CPNS Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui sistem online, tercatat sekitar 3.500 pelamar telah mengajukan lamaran. Dari tiga formasi yang terbuka bagi pelamar umum, kebanyakan pendaftar mengajukan lamaran untuk posisi tenaga teknis.

Iswoyo Hadiwarno, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sleman, mengatakan jumlah lamaran untuk mengisi lowongan tenaga teknis mencapai 2.000.
Padahal, dari sisi jumlah lowongan yang tersedia, jumlah bagi tenaga teknis paling sedikit daripada dua formasi lainnya. Dari 331 lowongan, 219 lowongan diperuntukkan formasi tenaga pendidikan, 65 untuk formasi tenaga kesehatan dan hanya 47 untuk formasi tenaga teknis. “Paling sedikit peminatnya adalah formasi tenaga kesehatan. Kalau tenaga pendidikan lumayan banyak, tapi tidak sebanyak tenaga teknis,” terangnya kepada Harian Jogja, kemarin.

Membeludaknya peminat tenaga teknis pada pendaftaran CPNS di lingkungan Pemkab Sleman, juga jelas terlihat pada hari pertama penyerahan berkas, kemarin. BKD sampai terpaksa harus menambah jumlah loket pengembalian berkas formasi tenaga teknis. Semula, terdapat tiga loket untuk penyerahan berkas formasi tenaga teknis, kesehatan dan pendidikan. Masing-masing loket dibagi lagi menjadi dua loket, untuk pelamar laki-laki dan perempuan.

Berdasarkan pantauan Harian Jogja, antrean pelamar berlangsung selama dua jam, sejak pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. “Karena antrean di loket tenaga teknis sangat panjang, kami harus menambah satu lagi loket untuk memperpendek antrean dan mempermudah para pelamar,” ujar Iswoyo.
Terkait dengan sejumlah keluhan tentang sistem registrasi online yang terkadang error, Kepala BKD Sleman menyatakan hal itu disebabkan setidaknya dua hal. Alasan pertama, sistem yang kelebihan beban karena banyaknya pengakses pada saat hampir bersamaan. “Kalau mengakses pada waktu jam kerja, memang kadang lama karena bebannya sangat banyak. Kami menyarankan para pelamar mengakses pada jam-jam yang tidak sibuk, seperti tengah malam atau menjelang dinihari.”

“Tapi, yang disebut error juga bisa karena pelamar yang tidak memahami mekanisme pendaftaran online. Kemarin, ada yang mengeluh kepada saya, tapi ternyata karena yang bersangkutan tidak bisa mengikuti alur pendaftaran lewat online,” ungkap dia. Salah satu pelamar, Daru Buana (26), mengatakan dirinya merasa terbantu dengan mekanisme pendaftaran online. Meski demikian, menurutnya sistem online bukannya tanpa kendala. “Kadang, kalau salah harus mengulang lagi dari awal, padahal sudah hampir selesai mengisi formulir. Tapi, secara keseluruhan tidak ada masalah,” ujar pelamar posisi pengawas tenaga kerja itu.

Dari Kabupaten Bantul dilaporkan pendaftar CPNS meningkat apabila dibandingkan dengan jumlah pendaftar hari pertama. Di hari pertama, 450 formulir diterima panitia, sedangkan kemarin formulir masuk 814 lembar, sehingga total formulir yang masuk 1264 lembar. “Sebagian besar masih didominasi tenaga teknisi. Total lamaran yang masuk untuk tenaga teknisi hingga hari ini 450 pelamar. Pada hari pertama jumlah pelamar tenaga teknisi juga paling banyak, yaitu 300 pelamar,” kata Maman Permana, Kabag Kepegawaian Pemkab Bantul.

Secara keseluruhan, pelamar yang memasukkan formulir hingga hari kedua untuk tenaga teknisi sebanyak 645, tenaga kesehatan 211 dan tenaga pendidikan 408 pelamar.

Tenaga pendidikan terdiri dari 178 tenaga guru SD, 90 tenaga guru SMP, 57 tenaga guru SMA dan 83 tenaga guru SMK. Maman mengimbau para pelamar mengikuti prosedur pendaftaran CPNS dengan benar. “Jangan tergiur hasutan pihak-pihak yang berjanji bisa mempercepat pendaftaran tapi harus membayar,” ingatnya.

FORMASI KOSONG
di pendaftaran CPNS Kota Jogja

Nama jabatan Lulusan
1.Fisoterapis D3 fisioterapi
2.Sanitarian D3 Kesehatan lingkungan
3.Dokter sp bedah Dokter sp bedah
4.Apoteker S1 Apoteker
5.Penyuluh sosial S1 Sosiologi
6.Pranata humas S1 HI
7.Penyuluh pajak S1 Akutansi
8.Auditor S1 Akutansi
9.Instruktur S1 manajemen
10.Penyuluh perindag S1 Tindustri
11.Penata ruang S1 T Sipil
12.Penelaah teknik bang S1 T Sipil
13.Sandiman S1 elektro
Sumber BKD

Posted by Wawan Kurniawan on 17.09. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels