|

BANDARA ADISUTJIPTO PERLU DIBENAHI; KBRI Singapura Datangkan Dubes ke Yogya

YOGYA (KR) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura mengundang beberapa duta besar dari beberapa negara yang ada di Singapura untuk mengenal lebih dekat objek wisata di Yogyakarta.
Rombongan duta besar yang antara lain berasal dari Singapura, Belgia, Panama, Laos, Angola, Nigeria, Brasil, Thailand tiba di Bandara Adisutjipto, Kamis (18/12) menggunakan pesawat Garuda GA877. Kunjungan tersebut sekaligus menandai dibukanya lagi penerbangan langsung Garuda Indonesia rute Jogja-Singapura.

“Duta-duta besar yang tinggal di Singapura sengaja kami datangkan ke Yogyakarta untuk medorong jumlah wisatawan asing datang ke Indonesia, khususnya Yogyakarta,” kata Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Wardhana. Dikatakannya, tahun 2007 jumlah wisatawan asing yang datang ke Indonesia sejumlah 5,5 juta wisatawan. Sebanyak 1,4 juta di antaranya adalah warga negara Singapura.
Di Singapura ada sekitar 900 ribu ekspatriat atau warga asing yang menetap disana. Sementara setiap tahun ada 10 juta wisatawan yang mengunjungi Singapura. Penerbangan langsung Garuda Indonesia, Singapura-Yogya merupakan peluang bagi pariwisata di Yogyakarta.
Menurut Wardhana, keragaman objek wisata di Yogyakarta merupakan peluang, tinggal bagaimana mengenalkan kepada wisatawan asing.
Objek wisata seni budaya, keindahan alam, atraksi seni merupakan daya tarik bagi wisata asing. Wardhana percaya, jika dikemas secara menarik, waktu tinggal wisatawan di Yogyakarta akan lebih lama, bisa 3-4 hari.
Meski demikian, Wardhana juga memberikan masukan. Bagaimanapun kesan pertama yang dirasakan oleh wisatawan saat datang pertamakali. Ia memberikan saran, kondisi bandara Adisutjipto dibenahi untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan asing. (Apw)-n

Posted by Wawan Kurniawan on 15.05. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels