Jumat, 06 Februari 2009

RADAR JOGJA - BANTUL - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul mengklaim mampu mengurangi angka pengangguran setiap tahun. Berbagai program dianggap mampu mengentaskan persoalan pengangguran.

Angka pengangguran pada tahun 2007 sebanyak 34.162 orang. Dientaskan rata-rata 2.100 orang per tahun. Namun, Disnakertrans Bantul juga mencatat sebanyak 2 ribu pengangguran baru terjadi setiap tahun.

"Terutama berasal dari lulusan sekolah dan perguruan tinggi. Terakhir, jumlah tersebut ditambah lagi sebanyak 299 orang akibat PHK," kata Kepala Disnakertrans Bantul Sugeng Sudaruno kemarin.

Sugeng mengatakan, program pengentasan kemiskinan antara lain lewat penempatan tenaga kerja ke berbagai daerah dan luar negeri. Lalu, program transmigrasi serta program padat karya produktif pengentasan pengangguran.

"Khusus program padat karya produktif pengentasan pengangguran ini disediakan dana sejumlah Rp 3,8 miliar," katanya.

Anggaran tersebut akan dialokasikan untuk berbagai kegiatan produktif yang dilakukan masyarakat setelah mengajukan proposal kepada disnakertrans.

Proposal-proposal yang masuk selanjutnya diverifikasi. Dengan model padat karya produktif, Disnakertrans optimistis mampu mengentaskan pengangguran.

Karena itu, Disnakertrans akan menyeleksi proposal-proposal yang mampu meningkatkan produktifitas para pengelola. (din)


EmoticonEmoticon