Jumat, 06 Februari 2009

HARIAN JOGJA: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Yogyakarta menggelar aksi damai hari ini. Aksi dimulai dari perempatan Tugu menuju kantor Gubernur DIY, Gedung Agung, dan berakhir di perempatan Kantor Pos Besar.

Di kantor Gubernur DIY para pengunjuk rasa menuntut pemerintah kota Jogja konsisten mengembalikan Yogyakarta sebagai kota pendidikan. Aksi juga mengecam kapitalisme pendidikan yang telah masuk ke pendidikan di Yogyakarta.

Aksi juga menuntut pemerintah merealisasikan anggaran pendidikan sebesar 20% dari APBN. Aksi damai sempat membuat jalan malioboro macet. menurut koordinator lapangan, Ramah Adin, Yogyakarta sebagai kota pendidikan telah kehilang ruh.,

"Roh pendidikan di Yogyakarta perlu dikembalikan. kami meminta stop berbagai bentuk bentuk kapitalisme pendidikan," katanya.

Selain mengecam kapitalisme pendidikan di DIY yang semakin mahal, aksi juga mengecam adanya UU Badan Hukum Pendidikan (BHP) yang telah disahkan beberapa waktu lalu. (Rasno AS)


EmoticonEmoticon