Kamis, 05 Februari 2009

SLEMAN: Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sleman menjamin tahun ini pihaknya tidak akan menaikan tarif air minum. Sebelumnya, wacana kenaikan tarif air sempat mengapung setelah PDAM Sleman mendapat penghapusan bunga hutang dari pemerintah pusat sebesar Rp16,5 miliar. Wacana itu mencuat karena skenario penghapusan utang menyaratkan harga dasar air harus sesuai dengan biaya operasional.

Direktur PDAM Sleman, Suratno menyatakan, pihaknya telah mengambil sejumlah langkah agar harga dasar air mampu menutup biaya operasional. Sebelumnya, biaya operasional PDAM jauh melebihi harga dasar air. Saat ini harga dasar air minum di Sleman sebesar Rp2.000 per meter kubik atau Rp2 per liter. Dia menegaskan, menaikkan harga air bukanlah alternatif kebijakan yang pihaknya ambil.

“Untuk mencapai full cost recovery atau pemulihan biaya operasional, cara yang kami lakukan adalah mengoptimalkan unit-unit pelayanan sehingga biaya operasional dapat ditekan. Jadi kami tidak perlu menaikkan tarif air. Kebijakan itu menjadi alternatif terakhir jika semua skenario kami tidak berjalan,” ungkapnya siang tadi. (Budi Cahyana)


EmoticonEmoticon