|

Ulat Jedung Serang Tanaman Ubi Jalar di Bantul

BANTUL--MICOM: Petani ubi jalar di Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Bantul terancam gagal panen. Puluhan hektare tanaman ubi jalar mereka terserang ulat jedung yang dengan cepat merusakkan tanaman.

Salah satu petani Radiman menjelaskan, hama ulat telah mewabah selama sepekan ini. Pada awalnya biasa saja dan jumlahya tidak begitu banyak, namun sepekan kemudian jumlah ulat itu menjadi banyak bahkan mencapai ribuan.

"Sekali serang, satu petak lahan ubi jalar bisa habis daunnya. Tidak butuh waktu lama, hanya dua tiga hari saja," kata Radimin, Senin (23/1).

Ia menyebutkan ciri ulat itu berwarna hitam bergaris putih kuning, tidak begitu besar. "Kira-kira seukuran jari telunjuk orang dewasa," imbuhnya.

Menurut dia ulat lebih senang menyerang ubi jalar biru. Dari pengalamannya bertahun-tahun menjadi petani ubi, serangan hama ulat jedung kali ini terbilang paling parah karena jumlahnya sangat banyak.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertahut) Bantul Edy Suhariyanta mengimbau petani agar rutin menyemprotkan pestisida, terutama pada malam hari. Pasalnya, ulat jedung itu baru bermunculan ke permukaan atas daun setelah matahari terbenam. (AU/OL-04)

Sumber Berita: Media Indonesia Sumber Foto : sabitha.multiply.com

Posted by Wawan Kurniawan on 19.11. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels

Recently Added

Recently Commented