Sempat Titip Pesan ke Teman, Pria Gunungkidul Ini Bunuh Diri di Kuburan

Gunungkidul - Seorang warga Kecamatan Playen, Gunungkidul, Suharto (63) ditemukan gantung diri di area pemakaman Desa Plembutan Barat, Playen. Sebelum gantung diri, Suharto sempat meninggalkan pesan ke temannya.

Kapolsek Playen, AKP Jusuf Tianotak mengatakan, kejadian yang terjadi tadi siang, Rabu (6/3/2019) berawal saat Wagiyo (55) warga Dusun Plembutan timur, Desa Plembutan, Kecamatan Playen, Gunungkidul bertemu dengan Suharto di tempat pemakaman Dusun Plembutan Barat, Desa Plembutan, Kecamatan Playen, Gunungkidul. Keduanya sempat mengobrol dan Suharto mengeluh tidak enak badan.

"Dari keterangan saksi (Wagiyo), saat bertemu itu korban bilang badannya sudah tidak kuat lagi serta menitipkan keluarganya kepada saksi," ujarnya saat dihubungi detikcom, Rabu (6/3/2019).

Sambung Tianotak, karena dianggap hanya candaan semata, Wagiyo lalu melanjutkan perjalanan ke rumahnya. Namun, karena perasaan Wagiyo tidak enak, ia lalu berinisiatif untuk pergi ke tempat pemakaman tersebut guna memastikan keadaan Suharto.

"Nah, pas sampai kuburan itu saksi mendapati korban sudah gantung diri di salah satu rumah yang ada di kuburan," katanya.

Lanjut Tianotak, mendapati Suharto meninggal dengan cara gantung diri, Wagiyo langsung melaporkan kejadian itu Polsek Playen. Mendapat laporan tersebut, polisi bersama tim medis dari Puskesmas Playen II langsung menuju ke lokasi penemuan.

"Dari keterangan tim medis, korban gantung diri dengan tali wana biru dan posisi kakinya menumpang di atas meja. Selain itu tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan pada tubuh korban," ujarnya.

"Dan setelah memeriksa sekitar TKP, terdapat pula tulisan yang ditujukan kepada saksi yaitu 'Mbah Yo Aku Ojo Dipeti, Harto'," imbuhnya.

Tianotak menambahkan, saat ini jenazah Suharto telah disemayamkan di rumah duka dan kemungkinan akan segera dimakamkan hari ini.

Sumber : DetikNews Yogyakarta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Program Super Murah "Back To School" Matahari Godean Toserba & Swalayan

Kasus Corona DIY Tambah 10 Jadi 169, Ada dari Klaster Gereja dan Indogrosir

32 Tim Ikut Turnamen Neofutsal